26 Januari 2010 : Beringin Raja

Januari 26, 2010



26 Januari 2010 : Beringin Raja, originally uploaded by antobilang365.

Pohon beringin sering digunakan sebagai perlambang kekuasaan dan pengayoman. Perlambang ini bukan tanpa maksud, sosok pohon besar dengan batang yang kokoh dan daun yang rimbun mengandung pesan agar penguasa selalu mengayomi rakyatnya. Di lingkungan Keraton Solo, pohon beringin yang berada di alun-alun adalah lokasi ‘pepe’ (berjemur), yang merupakan perlambang hak petisi bagi rakyat yang tidak puas terhadap kebijakan raja. Dengan berbalut pakaian serba putih, rakyat duduk di bawah pohon beringin Dewandaru dan Jayandaru.

3 Responses to “26 Januari 2010 : Beringin Raja”

  1. mawi wijna Says:

    Namun beringin, semakin tua dan besar, kok malah jadi terkesan angker yah? Melenceng dari makna beringin sebagai pengayom.🙂

  2. Sita Says:

    Beringin di Jaman Majapahit juga berfungsi buat ‘pepe’ tok…
    bacanya dari Novel Gadjah Mada sih..😀

  3. jarwadi Says:

    seolah beringin ini ingin memeluk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s