12 Januari 2010 : Filantropi

Januari 12, 2010

Apa betul mereka dikirim Tuhan untuk menjadi sarana beramal manusia-manusia untuk meraih tiket surga? Dilema.

#365shots

Seberapa banyak penghuni jalanan ini benar-benar orang yang membutuhkan? Pasti–jika melihat keadaan— mereka bukanlah orang berada. Kesempatan untuk mereka merubah nasib lebih baik, pasti kecil. Ditambah lagi dengan kedermawanan yang berbalut cinta kasih menambah rasa ketergantungan mereka. Entah sampai kapan, kehadiran mereka tampaknya sangat sulit untuk dienyahkan. Sedangkan negara saja memelihara mereka dengan pasal dalam undang-undang, bukan memelihara dengan memberi kehidupan yang layak, tapi membiarkan mereka terus-menerus terpaksa-tidak terpaksa berada di jalanan.

8 Responses to “12 Januari 2010 : Filantropi”

  1. kumandigital Says:

    ning prapatan MM yo kang?

  2. antobilang Says:

    kok koe pinter kang? saking apal e yo.. *mlipir*

  3. Frederick Mercury Says:

    ajang beramal? dan ntah gimana, mereka juga beranak-pinak sungguh cepat, sehingga tambah banyak 😐

    btw, iku nang ngendi tah? koq sajak koyo tau weruh? 😐

  4. ndoro kakung Says:

    “kesempatan untuk mereka merubah nasib lebih baik” — kalau ada anak buahku yang menulis begini, langsung kujewer telinganya. yang betul mengubah, bukan merubah. plak!

  5. Chic Says:

    mereka akan selalu ada, selama yang mau ngasih recehan juga ada…

  6. morishige Says:

    kasian anak2 kecil yang harus hidup di jalanan. padahal anak2 seusia mereka harusnya di kelas, belajar.. 😦

  7. Mawi Wijna Says:

    mengamen itu cara mudah dapat uang sepertinya

  8. antobilang Says:

    untung aku bukan anak buahnya ndoro.. tapi anak asuhnya. cih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s