6 Januari 2010 : Tembok Kamoe Takkan Pernah Roentoeh?

Januari 6, 2010

Kalau kemarin saya motret bomber graffiti, hari ini waktunya mural. Jika graffiti menggunakan pylox, mural ini menggunakan cat. Keistimewaan tulisan-tulisan mural adalah selalu penuh pesan moral. Salah satunya, adalah : Tembok Kamoe Takkan Pernah Roentoeh?

#365shots

Salah satu hasil karya mural di sela pembongkaran dinding di seberang Galeria Mall, Jl. Herman Yohannes. Tembok-tembok kota memang menjadi salah satu media street art mural yang banyak memberikan petuah, semangat dan kritik dalam coretan warna-warna.

8 Responses to “6 Januari 2010 : Tembok Kamoe Takkan Pernah Roentoeh?”

  1. isnuansa Says:

    Hmmm, kreatif. Makin banyak aja mural sekarang, tapi sayang, banyak juga yang dicorat-coret di timpa tulisan tangan-tangan jail.😉

  2. k1n6k0n9 Says:

    keren banget uy.. ulasanya

  3. geblek Says:

    waks keren mas, itu pasti sayang kalau mau dibongkar

  4. christin Says:

    eh ya ampun ini dinding yang penuh mural itu?? kenapa dibongkar😦

  5. gunawanrudy Says:

    atas nama modernisasi dan kebersihan. hahaa.🙂

  6. Mawi Wijna Says:

    wah…ini yang deket lampu merah itu kan? di timur jalan? baru ndak lewat sana bentar dah begini?

  7. morishige Says:

    bisa juga jadi “tembok takkan roentoeh.
    kamoe pernah roentoeh?”

  8. tukangpoto Says:

    Keren,mas! anda masih punya kamera untuk meminjam mata,saya sudah tidak punya..hiks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s