Pisowanan Agung Kraton Yogyakarta

Oktober 28, 2008

Hari ini, rencananya mulai pukul 14.oo akan dimulai pelaksanaan Pisowanan Agung di Alun-alun Kraton Yogyakarta. Pisowanan sendiri adalah budaya leluhur yang memberikan fasilitasi bagi wong cilik untuk berinteraksi dengan pemimpinnya, dalam hal ini ngarso dalem, Sri Sultan HB X. Berbagai berita di media cetak maupun elektronik di wilayah Jogyakarta maupun nasional rupanya sudah gencar memberitakan tentang event ini. Merti Budaya, sebuah organisasi yang didapuk sebagai penyelenggara event ini, memberitahukan bahwa akan dihadirkan tak kurang dari 300.000 rakyat di alun2 kraton. Jumlah yang tak sedikit itu tentunya akan memberikan potensi gangguan kemanan dan ketertiban yang perlu diwaspadai.

Selain mengangkat agenda RUU Keistimewaan DIY yang masih dipeti-es-kan oleh para elit di Jakarta, hal yang membuat Pisowanan Agung kali ini sayang untuk dilewatkan, yaitu jawaban Sri Sultan HB X tentang kesediaan beliau untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu 2009. Seperti diketahui bahwa banyak asosiasi atau paguyuban perangkat desa semacam Apdesi yang mengutarakan dukungan dari seluruh masyarakat terhadap majunya Sultan sebagai capres RI.

sultan HB X

Tentang pencalonan Sultan ini sendiri, memang sudah banyak partai kecil maupun besar mewacanakannya. Sultan memang menjadi tokoh ‘alternatif’ yang dirasa mampu unuk menjadi pemimpin negeri ini. Meskipun harus disadari bahwa kenyataan prosentase elektibilitas Sultan berada jauuuuuh di bawah calon-calon karatan lainnya. Dalam berbagai kesempatan, Sultan berulang kali mengisyaratkan bahwa beliau menunggu sebuah kendaraan untuk ditunggangi jikapun beliau mau maju dicalonkan sebagai capres. Sikap menunggu ini memang sikap yang wajar menurut saya. Karena wacana jalur independen rupanya semakin tidak jelas mekanisme maupun kelayakannya. Terlalu berlebihan atau kepedean kalau seseorang maju melalui jalur independen tanpa dukungan basis massa yang kuat dan merata. Dukungan asosiasi ataupun paguyuban rasanya harus diwaspadai jiakalau ada penunggangan kepentingan golongan tertentu, sehingga mengurangi makna filosofis budaya yang melatarbelakangi tradisi Pisowanan Agung.

Saya yakin Sultan mewarisi sikap bijaksana Ayahandanya, sehingga keputusan beliau sore ini akan menjadi jawaban yang melegakan sekaligus bermakna bagi kemajuan demokrasi di tanah Yogyakarta, maupun Indonesia pada umumnya. Saya mengharapkan Sultan akan memberikan teladan bagi para tokoh lainnya di pentas politik nasional, bahwa kekuasaan bukanlah sebuah penurutan nafsu manusawi (tak tau diri) belaka. Kekuasaan adalah bentuk wujud kepercayaan Tuhan yang dititipkan melalui suara-suara orang kecil. Kekuasaan adalah cara Tuhan menolong orang-orang kecil melalui tangan para pemimpinnya.

26 Responses to “Pisowanan Agung Kraton Yogyakarta”


  1. Sisi positif Sri Sultan adalah… beliau bersih dari pelanggaran HAM dibanding beberapa saingannya.

  2. guspitik Says:

    jadi gmana gerakan 1000buku kita to?


  3. semoga seorang pemimpin tetap menjadi pemimpin 🙂

  4. funkshit Says:

    menunggu laporan berikutnya. . .

  5. anapalis Says:

    saya tadi juga sempet terkena macet, saking banyak peserta dari berbagai penjuru yg tumplek di alun-alun.. fyiuh. trus gimana hasil keputusannya..

  6. mizan Says:

    Sultan jadi mencalonkan diri menjadi presiden ya?

  7. aGoonG Says:

    Tetep ndukung Kanjeng Sultan 🙂

  8. antobilang Says:

    @ mizan : betul, beliau mencalonkan diri. dan untuk itu saya jadi tambah khawatir.

  9. Zulfi Says:

    Sultan akhirnya mencalonkan diri meski banyak juga pro-kontra, yg bahkan muncul juga dari internal masyarakat Yogya.

    Akan tetapi, saya sepakat, bahwa Sri Sultan untuk maju jadi capres. Agar ada calon alternatif yang sudah terbukti kompeten secara birokrasi maupun intelektual, dan juga bersih track-recordnya.

  10. veta Says:

    cuman berpikir…. jika dia maju dan kalah… pasti akan kewirangan sekali


  11. Sultan itu memiliki darah RAJA, jadi sangat cocok jadi RAJA di indonesia

  12. zen Says:

    @balisouvenirs: Kok argumene Sultan cocok jadi raja indonesia mergo dek ne raja juga? emange indonesia kerajaan. ngawur ae.

  13. bangsari Says:

    aku sih ndukung saja. soale persoalan endonesa itu hampir tak terpecahkan, bahkan mungkin tak terpetakan. siapa tau saja beliau punya solusi yang lebih baik. daripada kuatir rak mending optimis to…

  14. Ihsan Says:

    kalah menang adalah hal yang biasa dalam kehidupan dan demokrasi, ga usah alergi kalo nanti kalah, justru sultan harus maju biar kita rakyat ind mempunyai bnyk alternatif pemimpin yang akan kita pilih.


  15. sayangnya hujan,..jadi saya lebih baik nongkrong makan bakso di depan sd keputren..

  16. annots Says:

    Kalo menurutmu, satrio piningit itu ada ga Tok?


  17. Jadi ingat tentang filosofi memilih WTS. Kalau ada 2 atau lebih WTS yang harus dipilih, sebaiknya memilih yang belum pernah diajak kencan.

    Bisa digunakan dalam hal pemilihan presiden gak ya? 😀

  18. antobilang Says:

    @ kang sandal : kalau Mae West (seorang bintang panas dari negeri Paman Sam) pernah bilang : “When choosing between two evils, I always like to try the one I’ve never tried before.” Hihihihi. Podo wae yoh 😛

  19. zam Says:

    saya kok pesimis sultan bakal terpilih jadi presiden.. :p

    sultan itu cuma populer di wilayah “lokal Jogja” saja.. 😀

    dan karena “bersih”, justru “dukungan” akan sulit.. terutama bagi mereka yang “nyari untung” dari kejamnya poliik kita..

    jadi, kapan Jogja jadi negara sendiri?

    *kabur*

  20. antobilang Says:

    @ zam : yo ngunu dab, sepakat aku. di tribun utama pas acara pisowanan hanya ada satu atribut partai, RepublikaN. yang mestinya kita semua tahu, suara sebesar apa yang bakal diraup partai tersebut. Tanpa koalisi, saya kok nggak yakin bakal mendominasi. Sedangkan kalau koalisi, kira2 partai mana yang tidak ‘berkacamatakuda’ mencalonkan Ketumnya sendiri?

  21. agungche Says:

    sultan 4 president? la mengko sing dadi governore sopo????

  22. escoret Says:

    aku pribadi,ndak setuju klo sultan maju nyalon jadi presiden….
    kultur masyarakat jogjalah yg membentuk sultan menjadi bener2 raja….artinya,posisinya bener2 di nomer satukan….sebab meng-acu pada sebuah kerajaan .

    kerajaan identik dengan glamor kekuasaan,dan otoriter….
    ini beda dengan inggris yg bisa secara mutlah ,bahwa rajalah yg berkuasa di NEGARA..!!!
    itu yg paling utama….

    lainya,sultan masih di bawah golkar….dan golkar tidak menyalonkan sultan sebagi kandidat presiden….ada JK,surya paloh dll….

    jadi,saya kurang setuju jika sultan nyalon jadi presiden….tengok aja…gunung kidul masih ada kampung yg masih gelap kalo malem,sama juga kulonprogo….listrik belom merata…..
    mnrtku,ngurus saja zona aman di jogja….jgn terpancing oleh kekuasaan yg lebih besar…

    *pepeng,warga jogja yg kagen jogja klo hr sabtu*

  23. Vj_holic Says:

    Kalo saya sih setuju banget, Indonesia saat ini lagi membutuhkan orang seperti Kanjeng Sri Sultan, Habis Bosen sich calon2 presiden yang lain……

  24. maswino Says:

    Punten dalem sewu… Saya termasuk warga Yogya yg krg condong apabila Ngarsa Dalem maju sbg Capres… Bukan krn meragukan kemampuan bliau.. tapi kalopun toh jd RI1, sehebat apapun adalah hal yg tdk mungkin untuk bisa memuaskan semua pihak… Apalagi di jaman yg kurang santun spt ini… Ungkapan kekecewaan dari yang tdk puas bisa berwujut apa saja.. termasuk yg melanggar adab kesopanan… Saya hanya ngeman… sungguh ! Saya hanya ngeman…

  25. Mbah Maridjan Says:

    Sultan sudah sangat matang perhitungannya. Bener itu, Yud. Dia ngitung detil program penumpukan harta benda duniawinya, sampe jual segunung aset2 Jogja. Mulai Ambarrukmo Plaza, Saphir Square, sampe pantai di Kulonprogo yg mau jd tambang itu, juga konon Pangkalan Tentara di sana. ckckckck…..
    Asu tenan.
    Makane, aku sebagai abdi dalem Sultan HB IX. ora sudi babar blas nyembah anake sing kemproh kae.

    Nah, mangkane setelah si thole wagu kae nyalon presiden, lan aku ngerti iku mung kanggo golek duit, akhirnya aku sms Mbakyu Roro Kidul, kusuruh kirim angin lesus buat terapi kejut. Jadilah mbakyuku kuwi ngirim puting berliur ke atas tanah si Herjuno sing skrg ditanduri pabrike, kang aran PT Unipersitas Gadjah Modo. Modaro! Wis dikandhani ojo kemaruk kok isih cenanangan……

    Padahal miturut aku, Idham Samawi jauuuh luwih pantes nyapres tinimbang Herjuno thong2sot kae….

  26. Mbah Maridjan Says:

    Sultan sudah sangat matang perhitungannya. Bener itu, Yud. Dia ngitung detil program penumpukan harta benda duniawinya, sampe jual segunung aset2 Jogja. Mulai Ambarrukmo Plaza, Saphir Square, sampe pantai di Kulonprogo yg mau jd tambang itu, juga konon Pangkalan Tentara di sana. ckckckck…..
    Asu tenan.
    Makane, aku sebagai abdi dalem Sultan HB IX. ora sudi babar blas nyembah anake sing kemproh kae.

    Nah, mangkane setelah si thole wagu kae nyalon presiden, lan aku ngerti iku mung kanggo golek duit, akhirnya aku sms Mbakyu Roro Kidul, kusuruh kirim angin lesus buat terapi kejut. Jadilah mbakyuku kuwi ngirim puting berliur ke atas tanah si Herjuno sing skrg ditanduri pabrike, kang aran PT Unipersitas Gadjah Modo. Modaro! Wis dikandhani ojo kemaruk kok isih cenanangan……

    Padahal miturut aku, Idham Samawi luwih pantes nyapres tinimbang Herjuno thong2sot kae….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s