Kasoeltanan Berdjaya!

Maret 24, 2008

Setiap liburan memang kota Jogja selalu banjir pendatang. Bloger jogja pun (hampir selalu) kebagian rejeki bertemu dengan orang-orang hebat di jagad blog yang datang ke kota ini. Kasoeltanan Ndojokarta yang sok ramah pun selalu menyediakan tangan lebar untuk menyambut siapapun yang datang ke kota ini.

Kang Kombor & Dokter Dani Iswara.

Iring-iringan kopdar dimulai dengan Kang Kombor yang bertemu dengan Dokter Dani Iswara. Bertempat di Kedai Djambur kami menjamu kedua tamu tersebut. Kang Kombor sedang berlibur bersama keluarga di Medari. Sedangkan Dokter Dani Iswara, kebetulan merupakan bloger bali yang sedang menimba ilmu di kota gudeg. Obrolan para jelata yang ngalor-ngidul dan tak pernah bisa fokus, jangan dianggap sesuatu yang serius. Saya cuma berharap mereka berdua tak jera datang duduk bersama para jelata hina-dina ini.

Karaoke bersama Apel Loenpia.

Esok harinya, juragan Pepeng mengabarkan bahwa ada kawan-kawan dari Loenpia yang datang ke Jogja. Kebetulan ada 2 apel (bila dikonversikan ke dalam istilah CA menjadi tomatoes!) Loenpia datang bersama juragan tribal itu. Ada mbak Niningss dan mbak Wiwik. Lagi-lagi Kedai Djambur menjadi tempat kami bercengkrama. Pada dasarnya model guyonan yang tak jauh berbeda antara Loenpia dan CA, maka langsung nyabung saja dan gayeng terus sepanjang malam. Diakhiri dengan karaokean di hepipapi, di mana Zam dengan sukses meraih poin 98 saat menyanyikan lagu Makhluk Tuhan Yang Paling Sexy. Lanjut ngopi-ngopi di angkringan jakal, sampai subuh!

Survey Ratoe Boko.

Esoknya, siang hari Saya, Gunawan, Zam dan Ekowanz survey ke lokasi acara Pasak Boemi. Sempat melihat-lihat lokasi dan memilih tempat untuk acara Sabtu. Belum lama muter-muter, hujan langsung menyergap kami. Untung saja di dekat situ ada sekumpulan siswi SMA yang berteduh. Bukan niat iseng yang membuat kami berteduh ke gubuk itu. Tapi pandangan mata sayu mereka yang bisa diartikan sebagai meminta perlindungan, maka kami pun tahu diri.

Hujan terus berjatuhan sampai hari menjelang petang, dari balik rerimbunan, muncullah beberapa manusia berkostum hitam. Ah, ternyata rombongan teman-teman DetikForum yang sedang mengadakan gathering. Nampak di sana ada Bung Annots yang tampak cerah ceria dan berwibawa. Tapi begitu berkumpul bersama kami, luntur sudah aura bijak yang bersinar di wajahnya berganti dengan aura bengis dan tolol.

Dengan panduan Annots, kamipun menikmati Nasi Wiwit di daerah Kalasan yang akhirnya secara sepihak saya putuskan sebagai menu makan siang untuk acara Pasak Boemi.

Juminten Bajing Loncat.

Malamnya lanjut ke kawasan Nol Kilometer. Mas Pitra (Media Ide, BajingLoncat) ternyata sudah datang di lokasi. Maaf sekali mas Pitra yang harus menunggu para jelata tukang molor. Begitu hujan mulai reda, hampir semua jelata sudah mulai terkumpul. Mas Pitra pun dengan sabar dan militan datang kembali ke lokasi kami duduk-duduk. Sekitar pukul 11 malam, rombongan berpindah tempat nongkrong (yang istilah kerennya “pintong”). Pintong ke Angkringan tugu, karena Ninings dan MAs Pitra belum pernah mencobai Kopi Joss. Sampai pukul setengah satu dinihari, kamipun membubarkan diri.

Kiriman Batagor dari Bandung.

Sesaat setelah kami semua selesai mengangkat pantat dalam posisi sempurna, datanglah SMS dari kawan-kawan Batagor yang sudah tinggal beberapa kilometer saja dari Kota Jogja.

Beberapa lainnya pulang ke tempat tinggalnya, dan beberapa menunggu di hotel tempat Niningss dan Fany menginap. Beberapa saat kemudian Aki Herry, Teh Mina, DB, dan Gie datang dengan Xenia putih yang katanya digeber habis-habisan semenjak dari Bandung.

Ancuk, Surabaya ngirim Siwi.

Siwi si anak nakal menelpon Fany, tapi herannya kok saya yang suruh njemput jeng Siwi di bawah jembatan Janti. Oke lah, daripada anak orang diculik orang sial. Wakakakak. Sesampainya di hotel ternyata Kang herry, DB, dan Gie sudah lenyap. Terakhir diketahui mereka malah menguji nyali tidur di parkiran RS Bathesda (doh maafkan kami!😐 ).

Pasak Boemi

Acara Pasakboemi yang didesain khusus sebagai ajang bertemunya para penghuni baru yang dikenal dengan sebutan jelata, dengan para sesepuh dan leluhur CA. Namun karena berbagai alasan kesibukan yangharus bisa dimaklumi, maka acarapun berlangsung tidak lengkap. Meski demikian tetap saja, gelar gojekan kere kemplu tetap laris. Perut kaku sukses dikocok para pembanyol tak waras itu.

pasak.jpg

Pagi itu, berkumpul di Bunderan UGM. Hampir semua peserta tepat waktu! sungguh prestasi membanggakan *terharu*. Ada Zazi yang kebelet ketemu Teh Mina, namun urung ikut Pasak Boemi karena harus mengikuti latihan Cheerleader. Wuah, *tabok gun* kenapa kami lupa melihat penampakan rok mini keesokan harinya yah?😐

Di perjalanan, eh sudah di dekat lokasi, ding. Si Gun jatuh😐 Untungnya beberapa hari sebelum pelaksanaan, dokter Dani sudah megingatkan untuk membawa peralatan P3K. Ah, terimakasih mas Dokter. Lain kali hati-hati, Gun.

Acara diisi dengan keliling komplek Kraton Ratu Boko, Zam pun bertugas sebagai gay, eh guide untuk para peserta. Selanjutnya acara perkenalan karena memang ada beberapa yang masih malu untuk berkenalan. Contohnya Pepeng dan Siwi, cuma bisa malu-malu berpandangan tanpa mau saling menyapa. Diselingi dengan ledekan khas CA, apalagi kalau bukan soal Muka Kotor dkk acara perkenalan pun berjalan amburadul dan acak-adut.

Bu Memeth yang mengadopsi 3 ekor anak kucing itu, akhirnya memberanikan diri untuk membimbing para jelata bermain-main. Macam-macam permainan psikologi tentang team building dan sebagainya, dipandu oleh Bu Memeth dengan penuh celaan dari para jelata tak tahu terima kasih. Mulai dari permainan gosok-gosok punggung dan pegang-pegangan tangan, yang diakhiri dengan acara jongkok bersama. Pokoknya acara berlangsung seru, seru dan saru! Sayangnya Bu Memeth belum cukup kuat mentalnya menghadapi anak-anak kurang ajar seperti kami.

Sambil menunggu makan siang, beberapa beristirahat di bawah pohon dan menikmati pemandangan. Sedangkan beberapa lainnya meneruskan acara jelajah candi. Kawasan ini memang cukup luas sehingga pasti sukses membuat kaki & punggung sampeyan pegal, jika dipaksa mengitari keseluruhannya. Tidak disarankan untuk panjenengan, panjenengan dan penjenegan.

Ditutup dengan makan siang, dan berfoto-foto. Rombonganpun segera turun bukit menuju kota Jogja. Saya sendiri langsung terkapar nikmat di kost sampai malam. Melewatkan saat mengantar rombongan Batagoris.😐

Akhirnya, perjalanan panjang ini sudah diakhiri dalam postingan ini. Mohon maaf jika banyak kekurangan dalam menjamu tamu selama di Jogja, saya sebagai Menkopul Kasoeltanan Ndojokarta bertanggung jawab atas segala sumpah serapah dan saran kritik. Mungkin servis tak selalu memuaskan, tapi itu kemampuan yang bisa kami berikan. Semoga lain waktu berkenan untuk datang kemari.

Dan sekarang, biarkan kami menikmati derita Kopdarlag ini sendirian.

48 Responses to “Kasoeltanan Berdjaya!”


  1. bagos bagos..dibuat program rutin saja…
    melekatkan tali silahturahmi…
    Lain kali buat Seminar ( sedikir lebih serius )..

  2. venus Says:

    aku juga pengen ikut kalo bisa klayapan sampe ke sana mah😦

  3. nico Says:

    Kmaren seru lo mas :D*lirik mas iman yg ga kbagian tiket*

  4. annots Says:

    […Tapi begitu berkumpul bersama kami, luntur sudah aura bijak yang bersinar di wajahnya berganti dengan aura bengis dan tolol…]

    itu pasti karena tobil efek, percayalah :p

  5. ekowanz Says:

    kemarin waktu yg ketemu anak2 sma ada yg nyimpen nomer telponnya ga yah?


  6. Ngga kapok ngga kapok,
    Suatu saat kami datang dengan pasukan yang lebih banyak dan lebih warna- warni lagi. Semoga semoga,
    Bravo buat Cahandong yang selalu seru abis bikin acara,

  7. dani Says:

    ngga kapok kok..
    lain kali lg ya🙂

    @ekowanz:
    halah..si mbak gemana..😀

  8. aRuL Says:

    eh itu langitnya beneran gitu yah?😀
    siwi bawa cerita apa aja tuh…

  9. didut Says:

    baca yg bagian survey
    tanpa skrinsut (teteplah) adlh hoax!!😀

  10. sarah Says:

    Mungkin servis tak selalu memuaskan, tapi itu kemampuan yang bisa kami berikan. Semoga lain waktu berkenan untuk datang kemari.

    Eleh…eleeh….kaya bengkel mobil motor aja euy..🙄 :mrgreen:

  11. tukangkopi Says:

    bikin biro wisata sekalian, nto. terus bikin paket2 acara cahandong..:mrgreen:

  12. eMina Says:

    banjir kopdar di jogja?😯
    pantesan kayaknya cape banget. menjamu tamu yang berhamburan ke jogja. tapi keliatannya tetap semangat waktu jalan -jalan di ratu boko.
    keren yah… ^^
    iya, saya juga kebelet ketemu zazi, tapi sayangnya kenapa cuma bisa ketemu 1 menit? hiks..😥

    terima kasih mas anto, atas sambutannya😀

  13. Hedi Says:

    juminten adalah penasaran pertama

  14. sandal Says:

    yang acara tukar menukar kado itu nggak jadi ya kang?


  15. seru banget euy.. saya mah belum lagi kopdar euy.. payah juga yah,,

    eh visit my new site ya.. idebisnisusaha.com thx

  16. serdadu95 Says:

    selamat atas kesuksesan acaranya…
    rencana mo sowan lapor datang…sayangnya sabtu pagi saya harus dah balik kanan ke mangkasar ( http://serdadu95.wordpress.com/2008/03/23/im-back-review-hiatus/ )so maybe next time-lah…

  17. escoret Says:

    [….] baca yg bagian survey
    tanpa skrinsut (teteplah) adlh hoax!! [….]

    TANPA SKRINSUT..IS BAMBANG..!!!!!!

  18. Pitra Says:

    kasian itu anto.. kayaknya ndak tidur tidur..
    makanya baru posting skrg.. bayar bobo dulu kayaknya…

  19. BLOGIE Says:

    Permainan besutan Bu Memeth kocak abiz semuanyah…
    Ngingetin masa kanak-kanak waktu aku dulu SD..
    Hehe…😀

    Makasih ya mas anto udah nyambut kami dengan hangat di tengah malem yang dingin amat…
    😆

    Kpn2 kopdaran lagi yaa…

    Maju terus CahAndong…🙂

  20. chic Says:

    hiks.. ngga ikutan…😦

    *berlalu*

  21. unai Says:

    wah saya cuman bisa iri..yang lain jengjeng dan hahahihi saya ngerodi…ini ndak adil, ini ndak adillll

  22. ina Says:

    *di pojokan jalan di Makassar, sambil menatap iri*
    😦

  23. zam Says:

    wah panjang juga, ya

  24. deteksi Says:

    jiakakakaka…
    siwi itu ndak kami kiwim cak tobil, tapi dia melarikan diri dari tugas talkshow tentang blog di perpusda… bener2 anak kecil yang pecicilan memang!!! :))


  25. […] Kasoeltanan Berdjaya! […]

  26. Biyung Nana Says:

    hueee.. potonya keren yah (backgroundnya)

  27. cK Says:

    nto, kirimkan saya tiket ke jogja!😈

    *maksa*

  28. cK Says:

    potonya sotosop tuh!😈

    *kabruuur*

  29. -tikabanget- Says:

    KOPDARLAG!!
    sampe tiap malem ngumpul di DJAMBUR..!!!

    BWAHAHAHAHAHAA…!!!

  30. Effendi Says:

    4 kata “GUN” terdeteksi…


  31. […] minggu kemarin anak – anak CahAndong penuh dengan rentetan kopdar gojek kere…maka kini saatnya melangkah kearah yang lebih […]

  32. funkshit Says:

    saya ketinggalan bebrapa acara gara2 hujan laknat . ..


  33. yg kayak gini, ASELIIIIIII IKIN KANGEEEEEEENNNNN

    aku pengen maning loooo^^

    @ blogie :

    salah….justru aku yg sangat terhibur….. ^^


  34. […] ketika mas Alex masih tampak sangat penasaran, sayangnya rekan-rekannya tidak sependapat dengannya. Anto dengan jujur mengutarakan, mewakili isi hati semua (???) peserta bloger berjenis kelamin wortel […]


  35. wah iya tok, kemaren itu aku nyaris ansab.
    ternyata lbh mudah menghadapi sekelompok bapak-bapak 40-50an tahun nan mesum daripada bloger2 sablenk nan jalang, hehehehe….

    tapi, asik bangeth deh yg kemaren itu.
    kayaknya yg paling berperan adalah kawan2 bloger, tul gak ??

  36. paydjo Says:

    gag bisa ikut😦


  37. Mana hotel kami, hah ?:mrgreen:

    Nto, kayaknya Kopdar Yogya nanti diselingi acara yang berguna, semacam bersih – bersih atau apa, gitu.😀

  38. enade Says:

    waaaahhh….

    sayang bgt gak jadi datang …. ditunggu dewi je ..

    ~alasan ding

  39. gambarpacul Says:

    wuah….nyesel ora teko……

  40. Citra Dewi Says:

    Betapa bahagianya kalian rekan2 blogger nyang terus2an kopdar (skripsi udah kelar nto?).
    Aku cuma bisa gigit jari dan ngorek upil ajha!!!!
    IrIIIII

  41. Paman Tyo Says:

    Wah guyub temanan, Le! Bravo!

  42. niningss Says:

    sayang sing sabtu aku ndak ikud…
    tapi puwas…
    suk meneh .. kapan kapan.. tapi tanpa hotel….

  43. antobilang Says:

    *waduh ada paman tyo*

    *panik*

    *keringat dingin*


  44. […] Boemi Lalu 8. My First Trip to Jogjah 9. dhemit-dhemit ratu boko…… 10. Pasak Boemi Lalu 11. Kasoeltanan Berdjaya 12. Sisa 13. Lho! Ada Batagoris Di Pasak Buminya Cahandong? Foto – foto lainnya […]

  45. MaNongAn Says:

    fyuh …. akhirnya bisa selamat sampe rumah lagi.
    *sorry, cuma absen comment*

    .::he509x™::.

  46. frut Says:

    wah iya tok, kemaren itu aku nyaris ansab.
    ternyata lbh mudah menghadapi sekelompok bapak-bapak 40-50an tahun nan mesum daripada bloger2 sablenk nan jalang, hehehehe….

    tapi, asik bangeth deh yg kemaren itu.
    kayaknya yg paling berperan adalah kawan2 bloger, tul gak ??
    siwi itu ndak kami kiwim cak tobil, tapi dia melarikan diri dari tugas talkshow tentang blog di perpusda… bener2 anak kecil yang pecicilan memang!!! :))

  47. frut Says:

    sayang sing sabtu aku ndak ikud…
    tapi puwas…
    suk meneh .. kapan kapan.. tapi tanpa hotel…. sfdfs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s