Thumbnail

Februari 20, 2008

Episode kehidupan di depan kita mirip sebuah thumbnail. Thumbnail, preview image dalam ukuran lebih kecil.

Ketika di klik, akan ditujukan ke image dalam ukuran aseli tanpa pengurangan.

Thumbnail sering nampak indah, menggoda, bening, dan menarik.

Namun saat diklik, selalu ada dua kemungkinan. Yang pertama kemungkinan gambar akan sesuai dengan imajinasi. Kedua, gambar tidak sesuai dengan imajinasi. Kemungkinan kedua ini masih bercabang, yaitu tidak sesuai karena melebihi imajinasi atau tidak sesuai karena tidak memenuhi imajinasi.

Pilihan dalam hidup pun sering demikian. Semua yang terhampar di depan mata, atau menghampiri, atau bahkan yang sedang kita cari, sejatinya baru sebuah preview. Thumbnail.

Nah sekarang, persoalan hidup adalah bagaimana menciptakan ukuran untuk sebuah imajinasi agar tak kecewa ketika melihat hasil versi besar dari thumbnail yang kita pilih ternyata tidak memenuhi imajinasi. Atau tak lantas menjadi terlena saat hasil preview melebihi ekspektasi.

Eh, pencapaian dalam hidup itu (cuma) soal imajinasi ‘kan?

49 Responses to “Thumbnail”

  1. bsw Says:

    Kuku jempol? Oh bukan.. Ternyata soal pilihan hidup ya.
    Kalo Sarah itu thumbnail bukan nTo?
    Sorry bingung mau komen bermutu bagaimana, soalnya pertama..x kan mahal…🙂

  2. pengki Says:

    ntok, tulisan ini bukan gara2 mbak2 yang blognya sering dikunjungi pangsit itu kan ?😀

  3. tukangkopi Says:

    apakah ini maksudnya sama dengan: kalo bermimpi itu gak bayar, ngapain mimpi yang kecil2? mending mimpi yang besar sekalian. apakah begitu?🙄

  4. stey Says:

    Hidup kan emang pada dasarnya pilihan Mas..tinggal kita bisa melihat sebab dan akibat pilihan yang kita ambil dari sebuah preview di otak kita..

  5. cempluk Says:

    kehidupan memang ada sesuai dengan keinginan kita atau malah sebalik nya..tinggal usaha kita aja dalam menggapai nya..

  6. cK Says:

    hhhmm…thumbnail..analogi yang bagus untuk sebuah kehidupan.

    bagaimana menciptakan ukuran untuk sebuah imajinasi agar tak kecewa ketika melihat hasil versi besar dari thumbnail yang kita pilih ternyata tidak memenuhi imajinasi. Atau tak lantas menjadi terlena saat hasil preview melebihi ekspektasi.

    rasanya kita harus membatasi imajinasi agar tidak terlalu liar. tapi bisa juga berimajinasi yang tinggi dan berusaha memenuhi imajinasi tersebut. mencoba meraih apa yang diimajinasikan oleh kita selama ini.

    eh ntok, postinganmu kali ini ngajak mikir lho. tumben…

    *dirajam*

  7. chic Says:

    pencapaian hidup itu dimulai dari pilihan imajinasi memang, tapi kan ada pilihan usahanya juga bukan?

    *pagi-pagi udah baca postingan mikir… d’oh*🙂

  8. suprie Says:

    Nah sekarang, persoalan hidup adalah bagaimana menciptakan ukuran untuk sebuah imajinasi agar tak kecewa ketika melihat hasil versi besar dari thumbnail yang kita pilih ternyata tidak memenuhi imajinasi. Atau tak lantas menjadi terlena saat hasil preview melebihi ekspektasi.

    Ah itu mah tergantung dari usaha dan doa kita, klo mau nda kecewa yah kita harus berusaha lebih keras dan lebih besar dari biasanya. Toh takdir itu ada di ujung usaha manusia! bukan begitu ?

    *ngupil*

  9. pitik Says:

    weh..lha entek ciu pirang mbotol kok tulisanmu koyo ngene le?

  10. alle Says:

    apakah sampeyan menulis ini terinspirasi wisuda kemaren?😀

    *digaplok*

  11. antobilang Says:

    alle bangsaaaaaaaaatwan!!!

  12. Nike Says:

    Ga biasa2nya Anto postingnya kayak gini.
    Ada apa To?

  13. ndoro kakung Says:

    anto sebagai thumbnail kalau diklik kira-kira jadi apa ya?

  14. cK Says:

    ndoro kok avatarnya gambar sarah ya?😕

  15. detnot Says:

    imajinasi yang mau tidak mau harus di jalani kang😀

  16. antobilang Says:

    obsesi, chik… biasa tuh.. hihihi

  17. yanworks Says:

    emang kenyataannya kehidupanmu ki gimana nto? melebihi imaji atau tidak memenuhi?

    kalo … sarah iku termasuk sing endi eh ra sido takon.


  18. urip sakdermo mampir ngombe, ayo ngombe…

  19. antobilang Says:

    doh, sebegitu dekatkah image diriku dengan sarah? sampai semua orang selalu menghubung2kan postingan saya dengan sarah? ah mungkin ini yang disebut dengan jodoh…. wakakakakakakakkakakakak

  20. dobelden Says:

    lg bingung milih antara dua gadis apa dua pria bos😆

  21. Guh Says:

    Ekspektasi bisa berawal dari imajinasi, tapi apa imajinasi
    harus dijadikan ekspektasi?

    Kalau kekecewaan memang begitu menakutkan, ya ga usah punya ekspektasi saja😛

    Buat saya sih imajinasi boleh liar se liar2nya dan semesum2nya. Heheu.

  22. antobilang Says:

    Saya setuju sekali dengan bagian paling akhir Guh, yang = “semesum2nya”😆

  23. Luthfi Says:

    skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi skripsi😛

  24. cK Says:

    wah lutpi nekat. awas pi, ntar tu kata skripsi dimasukin bleklis…😆 😆

  25. cK Says:

    baru nyadar, teglen blog elo berubah…🙄

    nggerundel, nggremeng, lan nggombal

    😆 😆

  26. aRya Says:

    saia milih paan yaw
    golput bole
    huhhhhu

  27. leksa Says:

    hebat si Anto,..

    memang!, thumbnail JAV seperti itu.. kadang diklik hasilnya sesuai ekspetktasi ,.. kadang juga ngga..

    Bukti kalo Anto terinspirasi sangat dalam dari thumbnail2 ituh…

  28. chobynet Says:

    ku kira kau tak serius ingin miliki sarah?

    ‘bengong”

  29. Sarah Says:

    Wah…mikir ini, postingan mikir..

    Yang pertama kemungkinan gambar akan sesuai dengan imajinasi. [amin amin amin]
    Kedua, gambar tidak sesuai dengan imajinasi [nah disinilah tantangan hidup bagaimana kita bahkan bisa merasa beruntung dengan kondisi tersebut]

  30. funkshit Says:

    “ntok, tulisan ini bukan gara2 mbak2 yang blognya sering dikunjungi pangsit itu kan ?”

    @pengki
    mbak mbak yang mana nich kang ? mbak venus ya ?

    ah imajinasi.. saya juga sering berimajinasi semau saya. klo ngga bisa melakukan sesuatu di dunia nyata, kita kan bebas berbuat semau kita di dunia imajinasi sendiri

  31. funkshit Says:

    imajinasi saya skrg adalah dengan sarah diatas saya :D:D

    *eh ini bukan imajinasi.. tapi beneran

  32. manusiasuper Says:

    Kalau ternyata cuma thumb aja yang ada, gambarnya udah dihapus?

  33. omith Says:

    hahaha kabeh dihub hub no karo sarah..
    *cekikian*

  34. nico Says:

    hehehe… analoginya dapet nto, tumben. abis dapet ilmu apa darii ujung kulon sono:D

  35. yati Says:

    weih….jadi pilosopis gini? kesambet, to?

    eh, filosofis apa…mesum? klik gambar soalnya :p gambar paan tuh?

  36. aRuL Says:

    semuanya kembali lagi ke orangnya, bagaimana memikirkan sesuatu yah🙂


  37. Ujung – ujungnya sih kamu juga yang menentukan.😀

  38. mZ.anGgIe Says:

    semakin tinggi berimajinasi
    semakin sakit juga jika kita terjatuh
    jika imajinasi kita tak sesuai dengan kenyataan…
    kalau udah sampai disitu tergantung diri kita aja lagi mau tetap terjatuh atau cepat – cepat bangkit lagi…;)

  39. dewa19 Says:

    wah, keren nih blognya?
    numpang lewat!!!

  40. Citra Dewi Says:

    enake jadi seleb bloq.
    selalu dikelilingi oleh penggemar juga dalam imajinasi.
    Imajinasiku: To, kamu akan jalan2 trus dan ngurusin ini bloq terus. Anto udah diikat dan terikat dgn dunia maya ini. Asyiiik

  41. nelson Says:

    imajinasi anda luar biasa!!

  42. Mas Kopdang Says:

    tulisan yang menarik, Mas…
    Keren!

  43. Rully Says:

    tambnel di komen sini kecil bangget yak?:mrgreen:

  44. dewi Says:

    klo ternyata pas diliat aslinya ga sesuai harapan? yang tinggal mundur lagi ajah, atau gambarnya di thumbnail lagi😛

  45. antobilang Says:

    @ mbak dewi : gimana kalo klik thumbnail yang lain aja? hahahaha… enaknya kalo punya stok thumbnail yang buanyak :p


  46. Eh, pencapaian dalam hidup itu (cuma) soal imajinasi ‘kan?

    Benar. Semua tergantung pada kepandaian kita bersyukur dan realistis terhadap ekspektasi kita

  47. Nazieb Says:

    Great post..
    Makanya untuk bikin gambar yang bagus, ya pake software yang sesuai, jangan pake MS Paint ajah:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s