Benda dan hal ihwal selalu cenderung salah.

Agustus 7, 2007

 

Bahwa tahun, bulan, hari, jam dan detik adalah siasat manusia untuk menghitung pergerakan energi dari sejarah bumi/dunia dalam tata surya ini.

Sesungguhnya gejala pergantian waktu adalah gejala psikologis, karena didalam benak kita yang ada adalah memori, masa lalu, tidak ada rekomendasi. Seperti hukum Murphy mengatakan yang dikutip oleh Stephen Hawking :

Benda dan hal ihwal selalu cenderung salah!.

Gelas utuh di atas meja berada dalam keadaan sangat tertib, tetapi gelas pecah di lantai merupakan keadaan kacau balau. Orang dapat dengan mudah membayangkan dari gelas di atas meja dalam masa lalu menjadi pecahan gelas di atas lantai dalam masa depan, tetapi tidak sebaliknya.

Formula waktu yang ditemukan manusia ini memang cemerlang, dia bisa mengukur perubahan energi pada diri manusia dari muda menjadi tua, pagi hingga larut. Fungsi Waktu menjadi fungsi manajemen bagi manusia terhadap perubahan/pergerakan energi dalam kehidupan manusia di ruang tata surya ini, bukan lagi hanya di Bumi. Matahari dan Bulan adalah Barometer satuan Waktu di Bumi ini, karena manusia pada dahulu kala baru mengenal dua benda ini untuk mengukur setiap perubahan dan pergerakan yang terjadi di Bumi. Hanya dua benda itulah yang bisa diamati secara kasat mata oleh manusia prasejarah, lalu manusia memilihnya untuk dijadikan patokan. Pada saat Matahari muncul di ufuk timur disebutlah Pagi dan ketika Matahari tenggelam di ujung laut masuklah kita ke dalam Senja. Begitulah terus menerus€.

 

Bola waktu yang terus bergerak sepersekian detik, setiap menit, setiap jam dan seterusnya adalah momentum baru, Manusia tak sanggup untuk menghentikannya barang sejenak. Manusia perlu mengabadikannya dalam benak, dalam angka, oleh karena itu alam Waktu sesungguhnya adalah alam imajinasi, penghitungan angka tahun nampak seperti berhitung secara linier, karena manusia memang perlu mengukur dan menghitung proses perjalanan sejarahnya, padahal hakekat Waktu adalah dari tiada menjadi meng-ada dan menjadi tiada kembali, yaitu suatu gerak melingkar, berpusar, bertawaf dan melarut.

Catatan : Lupa sumbernya, arsip lama tersimpan di harddisk, saya sih ga bakalan ngakuin kalo saya pertama kali menemukan artikel ini *siul-siul*

 

 

30 Responses to “Benda dan hal ihwal selalu cenderung salah.”

  1. Anang Says:

    PERTAMAX!!!

    ::::::::::
    selamat, sudah bisa komen pertama di blog saya😀

  2. Anang Says:

    yeach!!!

    ::::::::::
    yeach juga😛

  3. Anang Says:

    ngikut hattrick… apaan sih ini…. bukannya komentar yang bener malah nyepam….

    ::::::::::
    *kasih mas anang monitor bekas, cara ngasihnya dilemparin*

  4. cK Says:

    *ngakak-ngakak ngeliat 3 komen pertama*😆

    ::::::::::
    lho, kok ngakak, pasti kalian ngenet satu bilik ya?👿

  5. almascatie Says:

    hakekatnya hampir mirip dengan JAS MERAH nya soekarno ya….

    ::::::::::
    ya, intinya pastinya ketidakpastian😀

  6. kangguru Says:

    Siancai siancai

    *tumben serius euy*

    ::::::::::
    halah, kupipes ini wak..😛

  7. Paijo Says:

    Kok filsafat banget ya …. Salam eksperimen aja.

    ::::::::::
    saya aja mumet Kang, salam eksperimen juga.

  8. arya Says:

    liat serial Hero nggak? ada tokoh yang bisa menghentikan waktu, namanya Hiro Nakamura. menurutku, itulah kekuatan terbesar yang bisa dimiliki manusia (bukan kekuatan kebal dr senjata, bisa terbang, dlsb).

    ::::::::::
    di filem animasi “over the hedge” juga ada lho karakter (hammy the squirrel) yang bisa menghentikan waktu..😛

  9. zam Says:

    sudah melakukan riset™ belum?

    ::::::::::
    ah, kamu mengingatkan kepada S-Thing keparat..😛


  10. Benda dan Materialisme …. itu yang paling bahaya!

    ::::::::::
    wah bahaya? mungkin tergantung cara menggunakannya kan?

  11. joerig Says:

    waktu terus berputar, sampai tiba saatnya waktu itu harus berhenti berputar, dan selama waktu itu berputar, manusia ikut ber-evolusi bersamanya …

    ::::::::::
    kalau sudah tak mau berevolusi, apakah berarti sudah tak ada gunanya manusia itu hidup, teh?

  12. rd Limosin Says:

    Mestinya klo nemu artikel di harddisk, buat konperensi pers. Trus diserahkan ke negara…😛

    Hi Roy!™

    ::::::::::
    lho, yang lain kemana? kok baru ngomong sekarang? hah?
    pasti ada motif ekonomi deh😛


  13. Membahas ‘perbedaan benda dan hal’ atau ‘relativitas’ sih ?😕

    ::::::::::
    mungkin keduanya, mungkin bukan, ingat ini postingan bermata ganda.😀


  14. Waktu yang cuman sepersekian detik juga sangat berharga bagi pembalap F1.
    Kalo ga percaya, tanya aja sendiri.

    ::::::::::
    wah, lupa nanya mas.😛


  15. bener nggak??

    ::::::::::
    lha, belum jadi nanya je?

  16. ayahshiva Says:

    wah serius banget neeh

    ::::::::::
    serius? hihihihi..😀

  17. k'tutur Says:

    😳

    ::::::::::
    lho kenapa kang?

  18. diditjogja Says:

    konon fotografi adalah seni menghentikan waktu…
    bukan begitu bung?

    ::::::::::
    iya, setuju aja deh kalo didit yang ngomong😛

  19. deking Says:

    Tumben serius Nto, lagi normal opo malahan lagi stress😀
    BTW kalau kata Einstein sich waktu adalah besaran yang relatif
    Secara matematik dan Fisika sich semakin cepat kelajuan maka semakin lambat proses perubahan waktu.
    Tapi kalau secara sosial memang waktu benar2 relatif. Coba dibandingkan antara naik kereta api Yogya-Bandung dengan didampingi nenenk2 yg ngorok dengan didampingi dan ngobrol dengan gadis manis, disiplin, baik hati, setia, ramah, dll

    ::::::::::
    lain cerita kalau menyangkut ‘daerah’ itu😀


  20. Om Anto… Pamit ya…
    :mrgreen:

    ::::::::::
    manggil om? ndak sopan😛

  21. talkwithme Says:

    aduh otaknya ga nyampe hahaha🙂
    bang anto,kalo mau masukin shout box ke WP gimana critanya?hehe

    ::::::::::
    kalo WP gratisan belum bisa bos!😀 hosting sendiri tinggal kupipes kode htmlnya😀

  22. peyek Says:

    wah ternyata larut berevolusi juga!

    ::::::::::
    ya, demikian juga semua orang harus begitu cak…

  23. venus Says:

    woooo…pantesan, tumben postinganmu sekeren ini. lha copy paste😀

    dapet dari mana? server di belanda? udah dicek metadatanya belom? huahahaha…

    ::::::::::
    hahahhaa…simbok, diaaaaaaaaam!!!😆

  24. Kang Adhi Says:

    lama gak ketemu di dunia blogshpere, gara-gara “waktu” haha. makasih masih nengok blog saya.

    ::::::::::
    welkom bek Kang! senang bisa jumpa lagi dengan blogger seperti kang adhi, wordpress-id kering tanpa oase pemikiran dari kang adhi.

  25. Takodok! Says:

    Lagi gak mudeng mbacanya😦

    #21
    bang Anto? engkongGirang™ kaleee..:mrgreen:

    ::::::::::
    halah, nini2 ikutan aja nih😛

  26. ndarualqaz Says:

    halah, arep liburan wae ngepost serius….

    ::::::::::
    sersan..serius tapi santai

  27. aad Says:

    kalo selalu salah trus yang bener piye ???

    ::::::::::
    yang bener adalah yang tidak salah😀

  28. ayah Says:

    yeah.
    harun yahyaaaeah…

    bumi berputar…, dari barat ke timur… ukh siapa bilang?!
    memang salah…, sudah tahu salah dipercaya.

    ::::::::::
    yah begitulah, kembalikan ke masing-masing😀

  29. asukowe Says:

    Saya belum tahu…. masih awam, njenengan belajar bumi ya?

  30. ulfah Says:

    w ge binggung cinta petama saya yang mana…….
    tapi sampai saat iniw belum pernh pacaran……
    w binggung ikhhhhh….. cinta pertama tuh yang kayak gmn….????/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s