Pray

November 5, 2010

Pray for Indonesia!

Ganesa

Oktober 21, 2010

Butuh lebih dari sekadar semangat untuk kembali mengisi blog usang ini. Sesungguhnya tidak ada kesibukan di sini. Kalau dibilang sibuk dari dulu juga begitu, nyatanya tetap ngeblog juga ‘kan?

Di awal ‘kembali menulis’ ini, saya ingin bercerita tentang Ganesa. Gajah putera dewa Syiwa, penulis Sloka Mahabaratha yang diceritakan oleh Vyasa– sang leluhur Pandawa dan Kurawa. Kebanyakan dari kita pasti tau tentang patahnya sebelah gading Ganesa, tapi banyak yang mungkin tidak tahu kenapa patah? Gading itu patah saat dia menulis Mahabaratha.  Dengan janjinya kepada Vyasa untuk terus menulis, sementara Vyasa mendendangkan Sloka pena Ganesa patah. Tidak ingin mengganggu Vyasa, maka dipatahkannya sebelah gadingnya sebagai pengganti pena.

Cerita ganesa adalah tentang konsistensi. Sesuatu yang belum bisa saya penuhi. Awal tahun saya menulis resolusi untuk mengisi sehari satu foto di blog. Hanya bertahan di hari ke 96. Selepas itu, kicauan twitter menenggelamkan blog. Password blog pun benar-benar lupa. Bahkan dalam adress bar saya, alamat blog ini tak tampak lagi. Menyedihkan tentunya. Dulu setiap saya ketik “a” muncul alamat blog ini siap ditulisi.

Tidak ada terlambat untuk sebuah permulaan baru. Mari menulis lagi.

Kalau ditanya akan diisi apa blog ini? Saya sendiri tidak tau jawabannya. Saya akan kembali menulis apa saja. Apa saja yang penting atau tidak penting. Banyak sekali remah-remah kehidupan yang sebenarnya terlalu sayang jika tidak ditulis di sini.

Selamat menulis. Lagi.