Arsip untuk Kategori 'Desain Jelek'

Suplemen Desain

Baru dua edisi ini saya berlangganan sebuah majalah desain, Concept. Dahulu, biasanya paling banter saya beli tabloid ponsel atau majalah politik atau kalau lagi pengen ya tabloid esek-esek. Majalah ini (harus) saya beli dengan uang tabungan yang saya sisihkan dari uang ‘jajan’. Ide segar di otak yang sudah buntu akibat overload pekerjaan yang membabi-buta bisa dikucurkan kembali. Kreatifitas menembus batas yang termuat di majalah itu membuat saya merasa berselancar di dunia desain yang membuat saya terus berdecak kagum.
Ya memang pada dasarnya saya ini bukan desainer betulan, jadinya ya memang perlu dipermak sana-sini biar bisa kelihatan nampak seperti seorang desainer. Pekerjaan saya yang mengharuskan untuk selalu mengupgrade skill desain setiap waktu. Karena saya sadar, bagi seorang amatiran macam saya ini, bisa jadi suatu waktu mencapai tingkat kebuntuan yang membahayakan. Saya akan kehilangan ajang aktualisasi jika suatu saat tak lagi punya hasrat untuk mendesian.
Oh, tidak! ini tidak boleh terjadi.
concept.jpg
Pertama saya beli majalah concept ini saat edisi lux bergambar penarik becak, majalah dibungkus dengan kantong plastik. Majalah concept ini selalu memiliki tema khusus yang akan dibahas tuntas di edisi saat itu. Majalah concept volume 03 membahas tentang kemasan dan seluk beluknya. Jadi jangan heran kalau sampeyan akan mendapati kemasan-kemasan rokok jadul ala postingan mas djoko di sana. Lalu untuk volume 04 yang terbit bulan ini, khusus membahas tentang review komik. Mulai dari pembahasan tokoh-tokoh kartun serta para penggagasnya. Sampai sejarah perkembangan komik nusantara sejak versi Petruk dan Gareng, Gundala Putra Petir, Panji Tengkorak dan beberapa tokoh legendaris lainnya. Selain membahas substansi desai, majalah ini juga membahas pernak-pernik desain, mulai dari teknik cetak, color management, sampai teknik mempertahankan loyalitas pelanggan kita.
Selain majalah concept yang berversi cetak ini, dulu saya suka mendownload majalah vektorika yang berversi digital. Versi yang tersedia dari jilid 1 sampai 9. Bisa didownload di situs vektorika, gratis! Majalah ini khusus menampilkan tentang hasil desain yang bisa menginspirasi para desianer pemula. Memang hasil yang dipajang tentu, sesuai namanya, hanya bergenre vector.
Selamat mengunduh inspirasi untuk pencerahan gaya desainmu :D

Koran-Koranan

Sudah lama sekali saya pengen buat satu edisi koran-koranan ini. Mengikuti jejak Paman Tyo yang dulu sampai membuat sebuah blog khusus untuk men-submit karya koran-koranan ini. skrinsyut-koran-copy.gifMeskipun waktu saya membuat dan kontes koran-koranan itu terpaut sangat jauh, saya tetap ingin berpastisipasi. Sebenarnya kegiatan membuat koran-koranan ini sangat mengasyikkan. Kita bisa membuat berita sendiri, seolah-olah kita ini wartawan majalah gosip yang asal nulis berita dengan judul yang heboh. Alat desain yang digunakan tak perlu sampai menyeret Ilustrator, pakai saja MS.Word yang edisi 2007. Sudah cukup baik untuk sekedar menyalurkan hobi iseng ini.

Saya sendiri membuat koran-koranan ini (sekarang) karena sekedar ingin menumpahkan ide konyol dalam tempelan berita-berita yang saya juluki ME : Maba Emporium (suplemen bergizi untuk mahasiswa frustasi karena skripsi). MABA = Mahasiswa Bangkotan :P . Proses pembuatannya sendiri memakan waktu sekitar 3 jam. Kalau sampeyan punya waktu dan benwit yang longgar bisa di klik versi penuh KORAN-KORANAN buatan Antobilang (111 Kb) atau (203 Kb).

Saya sendiri tidak tahu kelanjutan blog koran-koranan tersebut. Sampeyan bisa melihat karya-karya yang jauh lebih inspiratif dari blogger-blogger lain di blog KORAN-KORANAN. Atau mau sekedar men-submit karya sampeyan? siapa tahu si abang Jagalapak mau terjaga dari tidurnya dan menampilkan karya sampeyan.koran-red1.png

Halaman Berikutnya »