Hari Bloger Nasional yang dicanangkan oleh Menkominfo saat perhelatan Pesta Bloger 2007 lalu di Blitz Megaplex, bisa menjadi sebuah pengakuan eksistensi bloger dalam tata kehidupan di negeri ini. Sebuah tanggung jawab maha berat dibebankan dipundak rekan-rekan bloger, utamanya sebagai corong perubahan dan perjuangan kebebasan berpendapat.

Lebih dari soalan beban bloger akibat pengakuan eksistensi tersebut, baik itu dalam bentuk tugas menyampaikan berita perubahan dalam postingan atau aksi nyata yang digadang-gadang sebagai tagline Pesta Blogger 2008 “Blogging for society” rasanya kita masih perlu untuk duduk bersama, bercengkrama dan berinteraksi dengan sesama bloger yang berdiam di wilayah Yogyakarta.

Mungkin sekedar menikmati camilan di Angkringan Umar Kayam, Sawitsari I.3 pada hari Senin (27/10) esok. Mungkin lewat sruputan wedang jahe dan sate telur puyuh akan terlahir ide dan keseriusan untuk berbuat sesuatu bagi kota Jogja, atau berbuat sesuatu untuk kehidupan bloger yang lebih baik.

Kami, rekan-rekan jelata dari CahAndong yang berniat mengumpulkan rekan bloger yang ada di Jogjakarta untuk duduk bersama menikmati seremonial Hari Bloger Nasional pada tanggal 27 Oktober 2008. Tidak ada batas komunitas, batas pagerank, batas saldo tabungan atau bahkan batas karma, apalagi batas waktu pengumpulan skripsi. Kita semua sama, duduk sejajar sebagai bloger Jogja yang peduli pada sesamanya.

Link :