6 Januari 2010 : Tembok Kamoe Takkan Pernah Roentoeh?
Januari 6, 2010
Kalau kemarin saya motret bomber graffiti, hari ini waktunya mural. Jika graffiti menggunakan pylox, mural ini menggunakan cat. Keistimewaan tulisan-tulisan mural adalah selalu penuh pesan moral. Salah satunya, adalah : Tembok Kamoe Takkan Pernah Roentoeh?
Salah satu hasil karya mural di sela pembongkaran dinding di seberang Galeria Mall, Jl. Herman Yohannes. Tembok-tembok kota memang menjadi salah satu media street art mural yang banyak memberikan petuah, semangat dan kritik dalam coretan warna-warna.





Januari 6, 2010 at 8:49 pm
Hmmm, kreatif. Makin banyak aja mural sekarang, tapi sayang, banyak juga yang dicorat-coret di timpa tulisan tangan-tangan jail.
Januari 6, 2010 at 8:49 pm
keren banget uy.. ulasanya
Januari 6, 2010 at 9:47 pm
waks keren mas, itu pasti sayang kalau mau dibongkar
Januari 6, 2010 at 11:58 pm
eh ya ampun ini dinding yang penuh mural itu?? kenapa dibongkar
Januari 7, 2010 at 12:41 am
atas nama modernisasi dan kebersihan. hahaa.
Januari 7, 2010 at 8:14 am
wah…ini yang deket lampu merah itu kan? di timur jalan? baru ndak lewat sana bentar dah begini?
Januari 7, 2010 at 10:32 am
bisa juga jadi “tembok takkan roentoeh.
kamoe pernah roentoeh?”
Januari 23, 2010 at 11:58 pm
Keren,mas! anda masih punya kamera untuk meminjam mata,saya sudah tidak punya..hiks.