Mari Memburu Jembatan!

Begitu saya melontarkan ide ini, maka biasanya tanggapan yang muncul adalah : Eh? Ngapain? Mau cari apa? Ntar di sana mau ngapain aja? Jawabannya gampang: Memburu jembatan, ketemu jembatan dan motret jembatan. Ya sudah itu saja, memangnya mau ngapain lagi.

Memburu Jembatan. Sekilas terdengar janggal. Tapi biarlah, setiap orang pasti punya rahasia akan sesuatu hal yang disukai. Kepada hal-hal sederhana yang tak terpikirkan sebelumnya, kita seringkali mampu memetik kebahagiaan. Dan kepada hal-hal yang rumit dan kita prediksi, kadang justru kita menuai kekecewaan.

Nah, soal (memotret) jembatan ini adalah hobi baru yang sedang saya geluti. Sebetulnya sudah sejak lama saya ingin memotret beberapa jembatan yang menurut saya unik. Jembatan-jembatan kayu atau yang dirangkai dengan akar-akar pohon. Belum lagi jembatan kayu yang menghubungkan dua gunduk bukit dan dilintasi para pencari rumput memanggul bawaan besar-besar. Buat saya itu indah. Seindah burung buat Pakdhe Mbilung, seindah lulus buat Tika, seindah makanan buat Chika, dan seindah mudik ke Purwokerto buat Arya.

p1420925-2

Hunting pertama ini saya lakukan akhir pekan lalu di jembatan Srandakan bersama Gage & Peter. Jembatan legendaris, boleh dibilang begitu. Jembatan yang sudah rusak sejak tahun 2000 ini tetap difungsikan, bahkan sampai jembatan pengganti sudah selesai dibangun. Jembatan lama ini putus karena bagian penyangganya longsor, sehingga persis di tengah badan jembatan patah. Antara 2 patahan yang terpisah itu dibangun jembatan darurat dari kayu. Cuma ada sepeda motor dan sepeda kayuh atau pejalan kaki yang lewat di situ. Dulu–sewaktu jembatan pengganti belum selesai dibangun– kendaraan kecil semacam colt dan kendaraan pribadi saja yang diijinkan melintas. Itupun dengan penjagaan khusus karena harus bergantian, satu persatu.

Srandakan bridge

Obyek paling menarik di tempat ini adalah jembatan kayu yang menghubungkan 2 badan jembatan yang ringsek ke bawah. Alas jembatan disusun dari kayu, sedangkan sisi kanan kiri jembatan disusun dari rangka besi yang kuat. Kayunya memang sudah tampak usang, karena memang sudah sejak tahun 2000 melawan cuaca dan menahan beban. Basahan sisa hujan semalam dan beberapa rumput liar yang tumbuh di sela-sela alas jembatan, membuat kamera ingin segera meloncat dari tas.

Matahari memang sedikit malu-malu pagi itu. Beberapa awan mendung menghalang-halangi berkas sinar pagi, sehingga cuma sedikit terang yang datang memantulkan air-air di kayu jembatan usang. Di tempat ini, para penghobi fotografi bisa mendapatkan momen bagus untuk dibidik lewat lensa. Rombongan petani bercaping yang berangkat ke ladang, atau ibu-ibu bersepeda keranjang yang akan pergi ke pasar tentunya adalah yang sungguh sayang untuk dilewatkan. Jika kemudian didukung dengan sinar matahari pagi yang cerah, tentunya perburuan momen ini akan menjadi semakin menyenangkan. Salah satu hal yang patut diperhatikan adalah hari pasaran Pasar Tradisional di sekitar jembatan. Paling tidak ada dua pasar yang dekat dengan lokasi yaitu Pasar Mangiran di Srandakan, Bantul  dan Pasar Brosot di sisi barat, Kulon Progo. Hari pasaran Pasar Brosot adalah Pon dan pasaran Pasar Mangiran adalah Wage. Jika tepat pada hari pasaran tersebut maka lalu lintas pedagang cukup banyak.

p1420714-3

Dari atas jembatan lama ini, jika kita melihat ke arah Utara, maka akan terbentang di kejauhan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang bersembunyi di antara kabut. Aliran Sungai Progo yang meliuk-liuk dari hulu bisa disaksikan dari sini. Tepat sebelum jembatan, aliran terpisah jadi dua. Bagian daratan tengah ini dimanfaatkan oleh penduduk untuk bercocok tanam atau sekadar menanam tanaman rumput untuk pakan ternak. Bentang alam ke arah utara ini juga layak untuk dijadikan objek jika kabut bersahabat.

Setelah banyak mengambil objek serta momen di jembatan ini kami pun bergegas menuju ke selatan, ke Pantai Pandansimo. Sayangnya gerimis dan kondisi pantai yang kotor membuat kami segera balik kanan dan kembali ke Jogjakarta. Tidak lengkap kalau jalan-jalan tanpa makan-makan, maka kami menggenapinya di Soto Bu Mulyono di daerah Pandak. Soto babat yang maknyuss layak dikunjungi kalau anda mampir ke Bantul!

NB : Kalau ada rekomendasi jembatan keren buat saya kunjungi, isikan di comment yah!

40 Tanggapan ke “Mari Memburu Jembatan!”


  1. 1 Herman Saksono Januari 13, 2009 pukul 2:07 am

    Hmmmm foto preman happy puppy mana?

  2. 2 PeTeeR Januari 13, 2009 pukul 2:07 am

    Jalan-Jalan dan Makan-Makan……

  3. 3 PeTeeR Januari 13, 2009 pukul 2:12 am

    @Momon
    Templet komen baru ya mon?

  4. 4 endik Januari 13, 2009 pukul 2:32 am

    rekomendasi jembatan? jajal neng shirat al mustaqim dab..

  5. 5 Dony Alfan Januari 13, 2009 pukul 3:13 am

    Mantab tenan fotomu, Tok! Kapan2 kau harus bimbing akyu yak!
    Btw, aku ngekek2 moco komentare Endik :lol:

  6. 6 rosyada Januari 13, 2009 pukul 8:10 am

    eh ada yang keren jembatan yang menghubungkan dua menara petronas, hehehe :D

  7. 7 yogi2007 Januari 13, 2009 pukul 8:43 am

    itu jembatan semanggi juga keren, bos.. hehehehe….

  8. 8 restlessangel Januari 13, 2009 pukul 9:31 am

    oooohhhh itu di samping jembatan brosot itu tah….

    kl jembatan lahar piye ? :mrgreen:

  9. 9 arya Januari 13, 2009 pukul 1:00 pm

    wah anto wis progress, aku masih stagnan :D

  10. 10 arya Januari 13, 2009 pukul 1:02 pm

    eniwei, mudik ke purwokerto memang indah!

  11. 11 Abdee Januari 13, 2009 pukul 3:38 pm

    sekali kali memotret dr atas jembatan sepur badran…

  12. 12 ngodod Januari 13, 2009 pukul 3:53 pm

    mungkin moto jogja dari jembatan layang lempuyangan wayah wengi apik, dab.

  13. 13 AngelNdutz Januari 13, 2009 pukul 4:06 pm

    jembatan merah di Surabaya kala matahari merah keren tuh

  14. 14 aGoonG Januari 13, 2009 pukul 5:59 pm

    *Komen serius*
    Jembatan Bantar bisa
    Terlihat ada 3 jembatan sekaligus
    2 jembatan searah dan 1 jembatan kereta api
    Letak di perbatasan bantul kulonprogo
    Jalan wates-purworejo sebelum ke sentolo.

  15. 15 westnu Januari 13, 2009 pukul 9:07 pm

    hajinguuuuuuuuuk!!!! fotone apik tenan!!!!
    jembatan besi waktu mau ketempat pak bagong itu bagus lhoo…pernah buat syuting video klip kla project. tapi sayangnya disampingnya udah ada jembatan baru. tapi klao dilihat dari angle berbeda bisa diakali :D

  16. 16 hedi Januari 13, 2009 pukul 11:25 pm

    foto kedua apik banget, eh tunggu jembatan suramadu jadi aja, ntar bisa jadi obyek bagus :P

  17. 17 geblek Januari 14, 2009 pukul 6:57 am

    anu itu poto yg ke2 yg pakde2 lg nggandeng ontelnya keren :)

  18. 19 agungche Januari 14, 2009 pukul 6:05 pm

    wah fotone apik bos..
    kapan2 ngejak nek arep golek jembatan.

  19. 21 phery Januari 15, 2009 pukul 4:32 pm

    jembatan yang menuju kulonprogo di jalan wates apik mas

  20. 22 -GoenRock- Januari 15, 2009 pukul 6:57 pm

    Wasyuuuuuuuh! Keren-keren mas Dhab!!! *angkat jepol papat*

  21. 23 Hasan Syah Januari 15, 2009 pukul 8:33 pm

    ngomong2 soal jembatan, jembatan suramadu katanya mau beroperasi….

  22. 24 hera Januari 16, 2009 pukul 1:26 pm

    wah,,wah…gambar jembatannya keren… :)

    jembatan srandakan??yang mana ya??…atau saya lewat doang tapi lupa?? hihihi…

    Ga nyangka, kalo di foto jadi sekeren itu gambarnya…

    jangan2 photographer ya??? ;)

  23. 25 ikhsan Januari 17, 2009 pukul 10:19 pm

    di sukabumi banyak jembatan lho…

  24. 26 cK Januari 18, 2009 pukul 12:12 am

    kok saya makanan sih?? :-?

    btw itu pake kamera yang biasa? lensanya apa ntok? kok kayak yang wide-lens gitu… *nyubi*

  25. 27 linda Januari 18, 2009 pukul 8:32 pm

    mas antooo…dah lulus belum sih :D

  26. 29 Nyu2 Januari 20, 2009 pukul 11:55 pm

    itu lho tok.. jembatan gantung, dusun duwet kalibawang, kulonprogo. di kali progo juga, nyambungin kulonprogo-sleman (nek ga salah.. or muntilan yo?)
    sekalian agrowisata DUREN!! di kalibawang banyak kebon duren.. *puter lagunya jupe*
    sekalian promosiin kulonprogo.. ;p

    oiya, ada satu lagi jembatan progo KP-sleman: jembatan dekso. masih baru, tp kayaknya dah jadi kok..

    eh, satu lagi: jembatan code belakang sarjito. mumpung isih sepi, akeh sing pacaran dalam gelap.. pasti jadi objek menarik tuh.. :) )

  27. 30 wennyaulia Januari 21, 2009 pukul 1:24 am

    jembatan yang menghubungkan sleman-kulon progo, mas.
    masih baru…di daerah Minggir, Sleman.
    mungkin sama dengan yang dimaksud Nyu2
    jembatan itu miring..uhm, ndronjong tepatnya.
    entah sekarang dah jadi apa belum.
    tp ngeliat sunset dan sunrise dari sana kueren deh,, :mrgreen:
    *promosi mantan tempat KKN

  28. 31 Bang Fer Januari 21, 2009 pukul 6:55 am

    Hu’uh jembatan brosot wae bos,djamin dawa tnan wes…he..

  29. 32 veta Januari 23, 2009 pukul 7:19 pm

    yang di flicrku itu ancer-ancernya kalau dari pasar jejeran (sate klathak) ke timur (ke kiri kalau dari utara) nanti ada kelurahan pleret belok ke selatan (kanan) udah nurut jalan aja lurus, nanti sampai jembatan itu

  30. 33 iaksz Januari 28, 2009 pukul 12:03 am

    yang atas dan bawah itu photo asli apa palsu ???

    kalo ada gunung beneran seperti itu, hii.. kok

    jadi mistis ya ..

    tapi hasil fotonya gue acungin 1,5 jempol ..

    bapaknya apa nyadar kalo kang mas jepret ??

  31. 34 Minanube Januari 29, 2009 pukul 8:07 pm

    wow shoot-nya keren pak, yang orang bawa sepeda. itu pakek apa ambilnya yah heh5x…

  32. 35 sitengky Januari 30, 2009 pukul 11:50 am

    wiiiiihhhhhhhhhh………
    gilaaa………
    fotonya………..
    sumpah…………
    kereeen………

  33. 36 dawiecool Februari 2, 2009 pukul 2:24 am

    ow….keren2 fotonya…
    tu edit pake sotosop ato murni hasil jepretan bro? yg di pic pertama…

    nice idea nih..
    ikutan hunting jembatan ah… :)

  34. 37 erriE Februari 3, 2009 pukul 9:28 am

    sepertinya saya kenal betuL dg jembatan ini????!!!
    *purapura mikir*
    eh toK, hari pasaran di pasar Brosot itu Pon sama Legi…..(ga penting yaks).dudududu….

  35. 38 LiL Lia Februari 11, 2009 pukul 1:02 am

    wah hobinya unik! (n_n) jembatan di surabaya juga bagus waktu malam lho :)

  36. 39 rozy Februari 13, 2009 pukul 10:31 am

    gambarnya keren banget bro
    mantap

  37. 40 Michael Tim Maret 1, 2009 pukul 1:06 am

    I love your site! :)

    _____________________
    Experiencing a slow PC recently? Fix it now!


Tinggalkan Balasan




Tweet tweet

Laskar Jelata

DMC-FZ50

Couple

Lady Train

Welcome Springs!

Anak-anak kali Code.

Pedicab Silhouette

More Photos