Rakyat Bergolongan Putih

‘Prestasi’ Jawa Tengah dengan 35 % suara golput (alias golongan putih) pada pilkada akhir bulan lalu sebenarnya sudah cukup memalukan. Lebih dari 1/3 jumlah penduduk Jawa Tengah enggan memberikan suara kepada calon pemimpin daerah. Bahkan, berpolitik.com pernah menuliskan jika perbandingan suara 35 % itu terhadap jumlah keseluruhan warga yang memiliki hak pilih, maka pasangan Bibit-Rustri hanya mengantongi 25,82 % suara. Berbeda sekali dengan saat dihitung berdasarkan jumlah warga yang menggunakan hak pilih, yaitu 39.13 %.

Memang ini adalah kesempatan pertama bagi rakyat untuk memilih langsung pemimpin tingkat provinsi, tentunya masih banyak kekurangan di sana-sini. Bisa jadi penyebabnya juga soal belum meratanya sosialisasi calon-calon pemimpin tersebut.  Banyak juga analisis yang menyatakan rendahnya harapan rakyat kepada para (calon) pemimpin itu sehingga banyak yang memutuskan untuk golput. Atau mungkin juga rakyat takut memilih pemimpin yang salah, yang justru nantinya akan menyengsarakan. Repot memang, hampir tak ada pilihan. 

white-flag

Mae West, seorang bintang panas dari negeri Paman Sam pernah bilang :
“When choosing between two evils, I always like to try the one I’ve never tried before.” Hihihihi.
 

Angka 35% memang bukan sebuah jawaban atas proses demokrasi yang diharapkan dalam proses pemilihan kepala daerah. Di mana kepala daerah tingkat provinsi yang kebijakan-kebijakannya akan ’sangat dekat’ dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. 

Kejadian yang sama, apakah akan menimpa Jawa Timur hari ini? Mari kita tunggu. 

42 Tanggapan ke “Rakyat Bergolongan Putih”


  1. 1 ngodod Juli 23, 2008 pukul 4:54 am

    ktp-ku masih surabaya dan aku ndak pulang buat nyoblos. hehehehehe…

  2. 2 Nazieb Juli 23, 2008 pukul 5:16 am

    Ya, semoga saja partai saya itu menang lagi, juga nanti pas pilpres..
    :D

  3. 3 Dhimas Juli 23, 2008 pukul 6:22 am

    Karena terlihat dalam debat cagub tidak ada yang meyakinkan.. jadi angka tersebut sangat masuk akal..

  4. 4 Anang Juli 23, 2008 pukul 6:24 am

    akankah jatim membuat rekor

  5. 5 aGoonG Juli 23, 2008 pukul 6:59 am

    GolPut sekarang merupakan hak juga
    Kata penghuni lingkungan kumuh:

    ” Aku kalau milih dapetnya apa sih
    Kehidupanku juga gini juga
    Mana ada mereka perhatiin kaum kayak aku
    Kaum kumuh yang terpinggir
    Hidup aja di pinggir kali
    Mereka mana mau ke sini
    Pasti harus pake sepatu bot lapis tujuh
    Secara gitu … ”

    Apakah janji mereka yang terpilih bisa terwujud.
    Itu yang disangsikan para golput-er

  6. 6 mizan Juli 23, 2008 pukul 7:00 am

    kemarin hampir aja golput juga

  7. 7 dnial Juli 23, 2008 pukul 7:24 am

    Kamu milih?

    Ada juga yang golput seperti aku, Aku dipastikan golput besok, karena nggak bisa pulkam :D

    Eniwey…
    Golput itu pilihan. Ada yang bilang nggak baik, ada yang bilang sebagai sanksi atas ketidakberesan partai dan sistem politik di Indonesia, banyaknya so-called wakil rakyat yang korupsi, pemimpin yang gagal membuktikan janji, dll.

    Tingkat golput di AS saat pemilihan presiden aja bisa sampai 40%.

    So, golput?

  8. 8 aGoonG Juli 23, 2008 pukul 7:31 am

    Hidup GooLPut :mrgreen:

  9. 9 Yahya Kurniawan Juli 23, 2008 pukul 7:47 am

    Kalo saya lebih baik nyoblos … ah sudahlah …

  10. 10 matriphe Juli 23, 2008 pukul 8:03 am

    waaa.. la kok sing dikutip Bintang Panas Paman Syam??

    sudah beralih kibalt rupanya.. Dari Negeri Timur ke Negeri Barat..

  11. 11 dewanto Juli 23, 2008 pukul 8:37 am

    @ matriphe
    Setujuu :lol:
    fokus saya juga ke situ :P
    bila beliau memilih two evils
    nah kemaren itu lima baru semuwa
    jahhh…. kira-kira nyoba semuwa nda’ ya?

  12. 12 goop Juli 23, 2008 pukul 8:39 am

    jah… :cry:
    salah login, bisa dieditin ngga ya :P

  13. 13 sempak Juli 23, 2008 pukul 8:54 am

    Mae west nomor urut berapa mas daB??
    **siyap nyobloz**

  14. 14 arya Juli 23, 2008 pukul 9:41 am

    aku termasuk yg 35% itu ya?hahahaha
    rakyat sekarang semakin cerdas. ndak akan milih kalo calon pemimpinnya ndak berkualitas.

  15. 15 didut Juli 23, 2008 pukul 9:46 am

    pengalaman sy saja yg melek informasi sy tdk tahu profil calonnnya seperti apa…nah, kalo kita tidak kenal calonnya seperti apa mosok hrs milih juga.

    apakah harus memilih tetapi tidak tahu calon msh lbh baik drpd tdk memilih sama sekali?!?

  16. 16 akokow Juli 23, 2008 pukul 9:52 am

    rakyat sudah mengobarkan bendera putih ternyata :D

  17. 17 tak sengaja golput Juli 23, 2008 pukul 10:38 am

    Mungkinkah ini cermin demokrasi kita? Apa perlu kembali ke masa sebelumnya cukup wakil rakyat saja yang memilih atau mengubah sistem republik menjadi sistem kerajaan.

  18. 18 ndoro kakung Juli 23, 2008 pukul 11:14 am

    terjemahan utk kutipan mae west: kalau ada anto dan momon, kupilih yang belum pernah kupakai … mesti sepo kabeh … :D

  19. 19 yusdi Juli 23, 2008 pukul 11:31 am

    sulit memang memilih antara 2 setan atau lebih….

  20. 20 alle Juli 23, 2008 pukul 12:00 pm

    OOT dikit,.. hari ini kantor2 diliburin di Jatim,.. enaknyaaa…
    coba PEMILU ada juga di Jogja,. bisa ada tambahan sehari libur dah :D

  21. 21 MaNongAn Juli 23, 2008 pukul 1:13 pm

    GOLPUT antara lain dikarenakan :
    1. sengaja tidak memilih.
    2. tidak tahu mau meilih yg mana.
    3. HAK memilihnya sengaja dihilangkan.

    Semoga PEMILU bukan berarti ajang balas dendam dgn tindakan-tindakan anarkhis.

    .::he509x::.

  22. 22 gagahput3ra Juli 23, 2008 pukul 1:26 pm

    Horeee Golput!!!!

    Kayaknya sih Jatim juga gitu hari ini. :D Tadi nonton liputan 6 pas bener pas lagi ngeliput gang Dolly. Disitu sih sepi banget. Mungkin karna gak ada yang pantes dipilih, ato karna pilkadanya siang2. Coba malem2…rame deh pasti (di gang dolly maksudnya). :mrgreen:

  23. 23 arifrahmanlubis Juli 23, 2008 pukul 1:36 pm

    jatim kapan pengumumannya?

  24. 24 ManusiaSuper Juli 23, 2008 pukul 2:19 pm

    Sodara saya di Sidoarjo milih ga ya?

  25. 25 adipati kademangan Juli 23, 2008 pukul 4:50 pm

    Mae west kuwi lhoh, sampeyan sudah pernah dicoba sama Mae West tah?

  26. 26 nihdia Juli 23, 2008 pukul 5:07 pm

    Wah Pak De Karwo sepertinya bakal menang nih di Jatim. Setidaknya seperti hasil quick count versi LSI hari ini.

    Ayo jangan golput!

  27. 27 escoret Juli 23, 2008 pukul 5:34 pm

    golput kan pilihan juga..!!!!

    gitu aja kok repot..!!!!

  28. 29 plain love Juli 24, 2008 pukul 2:51 am

    kata tetangga…

    kalo pemilihan walikota dapet uang… tapi kalo gubernur gini malah nggak dapet uang’E

    daripada nyoblos ya mending buka warung… dapet uang.

  29. 30 ulan Juli 24, 2008 pukul 9:26 am

    aku golpink om.. itu berapa persen yak??

  30. 31 warmorning Juli 24, 2008 pukul 12:58 pm

    kata seseorang memilih untuk tidak memilih adalah HAK ! :)

  31. 32 antobilang Juli 25, 2008 pukul 2:34 am

    sumber kompas :
    Jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai angka 30-40 persen. Itu belum termasuk surat suara yang tidak sah karena unsur kesengajaan dari pemilih. Jika jumlah suara tidak sah dimasukkan dalam kategori golput, maka angkanya lebih besar.

    wow :|

  32. 33 Laporan Juli 25, 2008 pukul 7:14 am

    Golput atau tidak tetep WNI pak.

  33. 34 Abdee Juli 25, 2008 pukul 2:16 pm

    “Jawa Tengah dengan 35 % suara golput”

    Kalo saya percaya sekitar 15-20 persen pemilik KTP Jawa Tengah tidak berdomisili di Jawa Tengah (diluar propinsi, diluar pulau, dan diluar negeri).
    Ingat, pemilihan sekarang menggunakan data administrasi kependudukan (pemegang KTP), bukan data pemilih berdasar domisili (tempat tinggal). Jadi angka 35% itu bukan angka golput murni menurut saya. Angka golput adalah angka pemilih yang menggugurkan suaranya. Kalo yang ndak dateng ke pemilihan, belum tentu dia golput.

  34. 35 NdaruAlqaz Juli 26, 2008 pukul 2:39 pm

    jrim banyak yang golput juga, saya ini contohnya… bukan karena males, tak suka atau apapun, tapi emang kebetulan pas hari pemilihan ada kerjaan di solo yang tak bisa ditinggal…..

    tapi buat putaran kedua, aku pasti milih… hidup ******* :lol:

  35. 36 uwiuw Agustus 1, 2008 pukul 12:33 am

    “‘Prestasi’ Jawa Tengah dengan 35 % suara golput (alias golongan putih) pada pilkada akhir bulan lalu sebenarnya sudah cukup memalukan.”

    sy suka sekali kalimat pertama ini…bagaimana gitu heheheh satir banget :)

  36. 37 -=«GoenRock®»=- Agustus 1, 2008 pukul 3:29 am

    Whehehe, aku yo ora nyoblos kok, padahal omahku Magelang. Tapi kan KTPku wes Jakarta, dadine ra ngaruh tho? :mrgreen:

  37. 39 ba_rocks Agustus 27, 2008 pukul 12:08 am

    alaaaaaah tu pemimpin paling cuma omong doang yng di gedein tapi mana buktinyaaaaaaaaaaaa????????????? ung tuk kampanye lebih baek sebagian untuk pendidikan ok kan he……he……..he…….

  38. 40 wyd Agustus 31, 2008 pukul 11:44 am

    saya juga golput selama pilkada walikota dan gubernur di propinsi saya tinggal.
    nikmatnya jadi golput, bisa tidur sampe siang saat pilkada (soalnya jadi hari libur).
    dilihat dari sisi ini sih, maunya pilkada seminggu sekali aja:)

  39. 41 necel Oktober 18, 2008 pukul 3:14 pm

    golput itu dasarnya dari sikap males, males cari info mengenai calon yang bagus, or males datang pas pemilu. Wong itu untuk memilih pemimpin dan wakil rakyatnya sendiri kok, males. bikin malu aja


  1. 1 Berpikir Merdeka Lacak balik pada Juli 24, 2008 pukul 8:03 am

Tinggalkan Balasan




Tweet tweet

Laskar Jelata

DMC-FZ50

Anak-anak kali Code.

Pedicab Silhouette

Magnificient Sunset

Code

Together we stand

More Photos