Living Fossil merupakan penutup rangkaian Program Internasional FKY XX 2008. Bertempat di Kampung Seni Nitiprayan RT 01/02 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
[update] Lokasi depan rumah Pak Ong Hary (Seniman). Mulai pukul 16.00 tepat dan durasi hanya 30-45 menit [/update]
Yoko Ishiguro (を現代に) adalah seorang performer dan aktris. Yoko mempelajari faktor-faktor psikologis dan neurobiologis yang memungkinkan manusia mendapatkan, menggunakan, dan memahami bahasa (psikolinguistik) di Universitas Tsukuba. Kemudian ia terlibat di Kelompok Teater Su-punk Dan, Techno Performance Unit Grinder, dan kelompok teater YUBIWA hotel. Selama periode tersebut, dia tampil di berbagai macam tempat alternatif, seperti candi, bar, gudang, klub strip, dsb. Karenanya, ia belajar untuk “bermain” dengan menciptakan sense of distance antara tubuhnya, audiens, dan ruang. Sejak itu, dia tertantang untuk menjadikan tubuhnya menjadi sangat sadar atas realitas terkini. Pada tahun 2005, Yoko Ishiguro mulai menciptakan karya, baik karya personal, maupun kolaborasi, di Jepang dan di luar Jepang.
Pementasan Living Fossil di Kampung Nitiprayan ini akan menghadirkan performa : ”Sebelum Hadir”. Sebelum kehadiran, biasa disebut “masa lalu”. Hal ini terjadi di manapun di planet ini. Akumulasi kehadiran –yang disebut masa lalu– terdiri dari lapisan-lapisan yang tak terhitung. Lapisan baru yang disebut hadir- datang dalam kesinambungan dan tak terbatas. Di bawah beban lapisan-lapisan itu, masa lalu memfosil melewati waktu yang sangat lama. Dan masa lalu yang lebih tua terkubur semakin dalam di dalam tanah.
Dan masa lalu itu, bagaimanapun, “ADA”. Benar-benar ada, terkubur jauh di bawah kaki kita. Ini seperti memori kita. Memori yang lebih tua pergi ke suatu tempat di dalam otak kita, dan kadang kadang tidak pernah muncul kembali. Ini disebut “forgetfulness”. Kita memiliki memori dari masa purba, dan juga Paleozoic era. Dan bahkan, mereka bisa jauh lebih tua dari itu. Itu adalah momen ketika kehidupan terlahir di bumi, di mana memori mulai terakumulasi. Sejak itu, mereka (ingatan-ingatan itu) terakumulasi tanpa jeda apapun hingga sekarang, saat ini.
Mereka (ingatan-ingatan itu) memfosil. Jika seseorang menggali mereka, mereka akan datang. Tapi ingatan-ingatan tersebut bisa jadi tetap aktif meskipun tubuh tubuh mereka telah mati. Dan kita juga menjadi terfosilkan.
Dikumpulkan : dari berbagai sumber literatur di internet dan booklet acara.
Tertarik? Yuk, mari datang ke Kampung Nitiprayan Yogyakarta pada tanggal 4 Juli 2008 pukul 16.00.
Filed under: In My Search





Anto ini hebat, konsisten promosiin kegiatan2 FKY!
Semoga sukses liputan2nya..
Pasti meriah tuh mas, aduh pengen pulang
ndeleng ah…
dadi kowe ga sido seneng Dita?
@ dita : dulu aku sering pakai nickname antohebat lho.. **ditabok**
@ laporan : ya mari, ayo pulang
@ ndodod : ndeleng sapa E?
@ pitik : cah S-2 kok guyonan e basi.
hmm…kalo semarang rada sepi festival yg kayak ginian
*ngiri*
jauh om.. di surabaya aja..
kopdar lagi sama kaliyan?!
*keluh*
@ didut : ke jogja doms ah
)
@ ulan : ulan ke jogja ahja, tu bareng didut
@ tika : sing ngejak koe ki sopo? mangkat dewe-dewe! hush!
di bandung ada ga ya??
aq lupa kemarin final Cheerleader
eh ntok, mending situ nulis festival ini buat majalah saya…
*tapi gak dibayar ya ntok*
kayake apik
dilayanin anto lansung????
*ngumpet*
Tertariiik, tapi gag bisa ikutan hmmm
sepertinya pernah baca yg kek gini, dimana ya??
*mbolak-mbalik tret Milist CA*
fossil ??
purba mana mas anto ??