Top Ten Pernyataan Sikap Antobilang
Juni 18, 2008
Apa kabar Indonesia?
Sudah tau berita soal kelakuan para Geng Cewek Nero di Pati? sudah baca soal pembakaran pondok pesantren IlmuGiri di Bantul oleh warga sekitar karena tuduhan kyai-nya ‘kumpul kebo’? Sudah tau juga kalau Luthfi dikeroyok oleh kelompok mahasiswa TIK ITK IPB karena sebuah tulisan singkat di blog yang dianggap mencemarkan nama IPB di mata dunia?
Dua berita pertama banyak bisa ditemukan di Detik. Kalau berita ketiga boleh dibaca di blog Herman. Sudah baca? Nah salah satu komentar saya di postingan Luthfi (sekarang sudah ditarik dari peredaran), adalah :
solusinya IPB dibubarkan. dan lutpi bebas menggunakan header “blogger IPB”.
Waaaaah, ternyata komentar ini menuai permasalahan di kemudian hari, setidaknya menjadi salah satu pembenaran bahwa nama IPB sudah tercemarkan akibat postingan Luthfi yang dibaca dan dikomentari saya yang berasal dari UGM.
Nah, saya buat sepuluh pernyataan sikap perihal kasus ini, silahkan disimak :
10.
Kasus pemukulan/pengeroyokan Luthfi oleh Mahasiswa IPB justru malah mencemarkan nama IPB itu sendiri.
9.
Antobilang mempersilahkan orang mengatakan bahwa “Antobilang ngawur memberikan komentar soal pembubaran IPB”.
8.
Perlu dipertimbangkan adanya tambahan dalam kurikulum jurusan terkait tentang pengayaan Bahasa Indonesia terutama penggunaan majas atau gaya bahasa sindiran (satire)
7.
Gaya bercanda bloger berbeda dengan mahasiswa jurusan ITK. Lagi-lagi di sini perlu ada pelajaran tambahan tentang makna denotasi dan konotasi dalam pemaknaan kata “ditimpuk”
6.
Saya tidak marah walaupun UGM dikatakan bosok oleh Joesatch tahun lalu, Hi Joe™!.
5.
SMS Luthfi pagi ini mengganggu tidur. Terima kasih atas usahamu untuk menjelaskan bahwa posisiku tidak bersalah dalam konflik ini.
4.
Alumni IPB boleh marah atas komentar soal Pembubaran IPB, saya maklum. Lihat poin 8.
3.
Majas Totem Pro Parte adalah Pengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian. (cuma mengingatkan)
2.
Kenapa masalah ini baru diblow-up setelah luthfi wisuda? Tentu saja ini demi melindungi Luthfi dari tindakan yang jauh lebih memalukan nama IPB.
1.
Dulu nilai Bahasa Indonesiamu pas Ujian Akhir Nasional SMU berapa to, Lut?
**Panas… Nyalain AC**




Juni 18, 2008 at 3:10 pm
Ternyata budaya kekerasan emang sudah mendarah daging dimana-mana…
Btw, udah nonton tayangan RCTI kemarin tentang STIP?
Juni 18, 2008 at 3:11 pm
koe kapan LULUS??
Juni 18, 2008 at 3:14 pm
Ah antobilang cerdas orangnya
Sungguh pandai berbahasa
Kepadanya aku menjura
Walau dia belum sarjana
Masalah ndak ngerti majas
Memang saya yang kurang cerdas
Tapi mohon jangan panas
Komen saya juga bercanda toh, Mas
Saya memang sudah alumni
Tapi banyak yang ‘ku tak mengerti
Bila Anto sudi kemari
Mohon ajarkan diriku ini
*sembah takzim pada Antok*
Juni 18, 2008 at 3:17 pm
Nggak diajari majas, malah diajari soal pengalihan isu.
Ini bukan bahas soal Sarjana yeeee…
Juni 18, 2008 at 3:23 pm
@ Antobilang:
Duhai tuan Antobilang yang bijak bestari
Ijinkanlah hamba memohon ampun
Telah menyinggung masalah yang agak sensi
Tentang kapan skripsi anda tersusun?
Mengenai isu yang sedang terjadi
Saya paham maksud tuan untuk membela diri
Dengan menerbitkan 10 poin petisi
Semoga tidak membawa kontroversi..
Juni 18, 2008 at 3:24 pm
Ah… kirain Luthfi dipukulin sudah masuk Detik.
Saya juga ndak marah waktu UGM dikatakan bosok!
Bahkan saat dikatakan ITS a***g Lap*ndo pun saya ndak marah.
Waktu ITS nyekorsing mhsnya yang bilang gitu, baru saya marah.
Di satu sisi, arogansi terhadap almamater itu perlu. Di sisi lain, arogansi ndak boleh buta dan membutakan kita terhadap kritik membangun.
Juni 18, 2008 at 3:24 pm
nomer 0
antobilang menyatakan akan segera menyusul lutpi wisuda . .
Juni 18, 2008 at 3:28 pm
lah om Zam menohok sekali
Juni 18, 2008 at 3:41 pm
sok artis kamu! pake petisi segala,.. enakan juga makan petis
Juni 18, 2008 at 3:50 pm
apapun komennya, yang penting teh botol nyosor…
Juni 18, 2008 at 4:30 pm
apapun, selamat datang di dunia penganiaya
Juni 18, 2008 at 4:53 pm
Harusnya Lutpi nelpun pake ESIA….
Juni 18, 2008 at 4:57 pm
petisi ? ini petisi toh ? btw petisi itu apa sich ??
Juni 18, 2008 at 5:01 pm
@ suprie,
saya tidak nyebut ini petisi. kalau pernyataan sikap seperti ini dikenal dengan nama manifesto. sedangkan petisi sifatnya memohon/menuntut sesuatu.
Juni 18, 2008 at 6:01 pm
datangi saja anak-anak IPB itu, lalu tanya maunya apa. dia jual, kita beli. tapi, emang anak IPB sekarang jualan apa ya?
Juni 18, 2008 at 6:14 pm
inilah yang namanya negeri keroyokan ™
Juni 18, 2008 at 6:17 pm
Kayaknya juga perlu ada fakultas ilmu blog inih, mas..
Juni 18, 2008 at 6:23 pm
Mau ke bogorkan?
kowe siap2 di cegat nang bogor sesok, Dab…
hahahahaha
Juni 18, 2008 at 6:23 pm
**panik**
PANCAL LEKSA
Juni 18, 2008 at 6:52 pm
panas ya nto??
*guyur anto pake aer seember*
Juni 18, 2008 at 6:56 pm
menurutku yang mencemarkan nama baik itu justru bukan kamu tok.
Juni 18, 2008 at 6:58 pm
>> …… kelompok mahasiswa
TIKIPBWooii.. baca yang bener, dikeroyoknya sama mahasiswa
ITK(Ilmu dan Teknologi Kelautan), bukan TIK (Teknik Instrumentasi dan Kontrol)ITK dan TIK beda fakultas, say!
Sinih..sinih… ke IPB makanya biar pinter dan cepet lulus..
xixixixixixixi
Juni 18, 2008 at 7:00 pm
@ Nona Dita:
Ya? Saya! Saya anak Instrumentasi.. Eh, itu ELINS ding ya..
uh, Red Herring nih saya.. Maapkeun saya, ntok..
*balik kucing*
Juni 18, 2008 at 7:01 pm
Iya tok! Piye sih!? Jadi selama ini telpon2an sama Dita nggak mbahas IPB to?
Juni 18, 2008 at 7:07 pm
@ nonadita
sudah terbetulkan, terimakasih. tentunya saya tersanjung karena diingatkan oleh alumnus IPB melalui kolom komentar.
Juni 18, 2008 at 7:17 pm
@antobilang
Bagus.. jangan lupa betulkan juga skripsimu malam ini, MAS!!
Juni 18, 2008 at 7:23 pm
@ zam :
kontroversi? boleh saja. ini versi saya. kalau ada yang mau bikin versi kontro ya boleh2 saja to ya.
@ dnial
saya kira yang namanya arogansi, dimanapun ya gak bener. mungkin kalau pembelaan (dan bukan disebut arogansi) boleh, deh.
@ sam hedi
wahahaha. semoga IPB secara intitusi tidak mendiamkan begitu saja persoalan ini.
@ ndorokakung
kalau datangi alumni yang di bogor dan bermata bulat itu aja piye, ndor?
@ herman
saya nelpon dita nanyain soal kamu kok, man. sudah man, tidur man.
Juni 18, 2008 at 7:24 pm
@ nonadita
baca lagi soal Argumentum ad populum ; Argumen yang digunakan untuk mendapatkan popularitas dengan menggunakan issue-issue yang sentimental daripada menggunakan fakta atau alasan.
Juni 18, 2008 at 7:34 pm
point 6:
saya selaku alumnus UGM mungkin ngerasa risih kalo dibilangin bosok. tapi saya sepakat, bahwa perbedaan pendapat yang diwujudkan dalam bentuk postingan dalam BLOG merupakan murni kritik sosial. kalo ndak mau mikir pake otak dan berkeputusan menggunakan hati, maka kita tak ubahnya manusia gua atau orang hutan yang ndak berlogika dan ndak beretika.
mahasiswa kudu kritis dan cerdas dalam menyiasati kritik2 sosial, karena itu adalah bukti bahwa selama di universitas, mereka ndak cuman menuntut ilmu, tapi juga mempupuk kedewasaan pemikiran
Juni 18, 2008 at 7:43 pm
Wah pelik juga..
menurut saya
1) Lutfi tak perlu menghapus postingannya, berarti secara tidak langsung ia mengakui bahwa tulisan itu ‘ bohong ‘ apapun alasannya.
2) Ukuran pencermaran nama baik masih harus dibuktikan, jika didepan pengadilan harus memenuhi unsur ada yang ‘ tercemar ‘ atau ‘korbannya ‘ . Jadi tidak semudah itu. Kalau saya jadi lutfi dengan mudah akan saya buktikan bahwa mereka tidak mempunyai alasan tercemar nama baiknya. Problemnya apakah para mahasiswa yang digebuki itu mau bersaksi.
3) Penyelesaiannya, mesti dilaporkan ke polisi karena lutfi sebagai korban yang digebukin. Jadi ada delik aduan, bahwa lutfi di keroyok dan ia pasti bisa menunjuk siapa yang mengeroyok. Masalah ada postingan yang membuat mereka tersinggung adalah hal lain. Jadi mereka bisa terkena pasal penganiayaan.
4) Konsekuensi lain. Lutfi pasti akan dikucilkan oleh komunitas kampus, karena kejadian seperti ini cenderung membuat kampus atau otoritas menutup nutupi. Itu tinggal pilihan Lutfi.
Juni 18, 2008 at 7:47 pm
@ khofia
jangan terjebak emosi kalau baca postingan setan mipa itu.
baca ini
dan tentu saja link-link terkaitnya.
@ mas iman
kebetulan luthfi baru saja diwisuda, saya pikir ini jalan bagus buat ngangkat kasus ini ke permukaan. FYI, saya sudah tau masalah ini sejak kejadian, tapi belum berani mengangkat, karena khawatir akan terjadi seusatu yang hal yang sifatnya intimidatif kepada luthfi.
Juni 18, 2008 at 9:07 pm
Sampeyan ini masuk trah sosio-yustisia apa Nto?
Juni 18, 2008 at 9:36 pm
bagi link yg lutpi dipukuli dunk to
masa sampe segitunya seh
kaya ga sekolah aja tuh
Juni 18, 2008 at 9:47 pm
Kok saya jadi tersindir ya ?
Kan Om Amed sudah mewanti-wanti supaya lebih baik jangan pake satire supaya orang lain nggak salah mengerti.
Hidup Amed…. !!
Ah, apakah saya perlu menambahkan satu atribut lagi pada mahasiswa ?
selain telat lulus.Juni 18, 2008 at 10:23 pm
@ abasosay
kampus saya beralamat di jl.socio justicia
@ ade bayut
bisa klik di herman atau luthfi juga posting tersendiri.
@ om fertob
waktu saya nulis komentar itu, amed belum mengeluarkan fatwa soal pelarangan penggunaan satire. hihihihi.
duh yang udeh kopdar.. sebelum ke sorong, mampir jogja napa?
Juni 18, 2008 at 11:19 pm
Opo sampeyan yo perlu digepuki ndhisik biar cepetan wisuda?
Juni 18, 2008 at 11:25 pm
@ Nayantaka
Wooooooooooo, pakdee ngawur tenan ik. digepuki tomat-tomat gelem aku
Juni 18, 2008 at 11:45 pm
Kamu ndak diancam macam-macam tho, Nto??
Kalo ada, kabari saja… arsenik atau kemenyan sama-sama bagus utk dipake dari jauh itu…..
*ngerokok di pojok*
Juni 19, 2008 at 12:29 am
wooo…
baru sadar saya klo kampus sampeyan itu Utara jalan… kampus saya yang Selatan jalan…
*nyiapin
golokkopdar Utara-Selatan*Juni 19, 2008 at 2:50 am
BUBARKAN UGM!
RA SARJANA SIJI RA SARJANA KABEH!
*mlayu*
Juni 19, 2008 at 2:53 am
@ alex : santai bro, itu jalan terakhir. gyahahah. mereka jual, kita beli.
@ abasosay : iya bung, kapan2 ikutlah jumintenan.
@ arya : tak kirim komentarmu ke Pak Rektor.
Juni 19, 2008 at 5:56 am
Huehehehe…Anto memang pintar berkata kata.
Tumben main kesini lagi dan ternyata mendapat berita panas.
Juni 19, 2008 at 9:32 am
luthfi aku mendukungmu…….
laporin ke kepolisian ajah mereka-mereka ituh….
hmmmmm…..
Juni 19, 2008 at 9:35 am
@iman brotoseno:
justru luthfi menghapus itu tulisan karema terpaksa..
Dia dipaksa karena jika tidak diha[us mungkin dy tambah bonyok…
@ antonbilang:
Bubarkan IPB n UGM aja y biar adil
Juni 19, 2008 at 10:06 am
ini orang2 kenapa pada ngomong bubarin IPB, bubarin UGM segala?
Membubarkan institusi itu tidak mudah, dan untuk kasus yang kayak gini jelas bukan solusi…
**lupa PR dari Antok untuk belajar majas tadi malam**
Masih ada cara lain yang bisa ditempuh. Misalnya training ngeblog (tutor: Momon), pengayaan majas (dosen tamu: Antok), penyusunan syarat2 skripsi (sayah juga mau) yang lebih mudah sehingga mahasiswa abadi yang ngegebukin Lutfi itu ndak stres sehingga malah praktek smackdown ke Lutfi..
btw btw, cepatlah lulus sebelum stres!
@antobilang
>> baca lagi soal Argumentum ad populum
Nopo meneh niku? Sampeyan tambah pinter, pripun nek kulo dados murid sampeyan..
Juni 19, 2008 at 10:17 am
@antobilang:
hiya… sejak acara di JEC dulu itu pingin ngikut juminten cuman belum pas waktunya aja…
sok sibuk saya…*nyiapin angkringan buat jumintenan*
Juni 19, 2008 at 11:26 am
kalo semua orang sudah merasa yg paling benar begitulah jadinya
Juni 19, 2008 at 12:23 pm
[...] … yayayayya … bahasa Indonesia saya memang patut dipertanyakan . Thanks untuk Mas Ipoul Bangsari untuk tumpangan nginepnya semalem [...]
Juni 19, 2008 at 2:02 pm
intinyaaa…kpn lulus tok?
*ditimpuk pake skripsi*
*tapi skripsi orang*
Juni 19, 2008 at 2:22 pm
@ imcw : selamat datang, dok… hahaha, lagi suka yang panas-panas nih

@ sluman slumun slamet : betul pak dosen
@ hanggadamai : boleh2, tapi ntar kalo aku abis wisuda ya
@ dita : opo ki
@ abasosay : besok jumat!
@ didut : dan merasa paling kuat…
@ dil : maksut looooo
Juni 19, 2008 at 3:39 pm
@antobilang:
Jumat aku mudik je… Sabtu ambil raport sepupu… Jumat belakang aja ya…
Juni 19, 2008 at 3:49 pm
klo gitu diriku setuju..
buabrkan ipb n ugm setelah diriku juga wisuda
Juni 19, 2008 at 4:34 pm
apapun tulisan atau tindakan! pasti ada tanggung jawabnya!
jadi berhati-hatilah!
kira2 begitu!
Juni 20, 2008 at 12:15 pm
lama ndak mampir mass…sampeyan belom juga lulus tho?? hehe…
)
eh eh rame ngomongin Lutpi tho, 3 hr kemarin ketemu di jalan dia masih seger buger tuh ndak keliatan klo abis dikeroyok (woooo jelas langsung sembuh begitu diwisuda
ITK itu kan terkenal kesolidannya (bener gak ya tulisannya solid gini Nto?CMIIW)+ belagu2nya (wakakaka kompor-kompor dinyalain), ndak heran mereka maen keroyok…dulu juga sempet ada perkelahian antar fakultas (Fak Perikanan vs Fak. Kehutanan) cm gara2 pertandingan bola (apa basket gitu ya lupa saya….) see?
*udah ah segitu aja komennya….bete nih abis bayar PAM 300rebu…
Juni 20, 2008 at 12:23 pm
oia satu lagi, kebanyakan anak2 IPB (except me) serius orangnya (serius apa bod** yak, ga tau lah) mosok ngomong “timpuk anak2 ITK pake batu” ditanggepin serius, lha wong saya yg bukan blogger aja ngerti kok (jangan suruh saya belajar majas2an Nto, dulu bahasa Indonesiaku dapet C)
*manasin opor
Juni 20, 2008 at 2:21 pm
udah..fokus skripsi aja kang
orang tua menanti di kampung halaman.
Juni 20, 2008 at 2:33 pm
@ wisnu : prembak-prembik
Juni 20, 2008 at 2:37 pm
gigi balas gigi saja… halah malah manas2i….
itulah indonesia, bung!
Juni 20, 2008 at 2:42 pm
hayuuuu kita ke ksno.kta smperin orngnya ……
(crtanya sambil marah )
Juni 20, 2008 at 4:01 pm
ayuk mas… kita lulus dulu baru qta beli jualannya mreka..
hohoho…
oooooo,
ternyata bakat rusuh itu dimulai dari sini toh..
Juni 20, 2008 at 10:53 pm
anto…kamu belum lulus???aq udah loh…ayo wisuda bareng…
kan katanya si Bapak **** juga udah nyuruh kamu cepet lulus kan???
hah..klo bicara kekerasan sih sekarang kayaknya nyawa dah ga berharga…sedikit2 timpuk pukul hajar…
ga ngerti mau nya apa an
Juni 23, 2008 at 11:50 pm
ternyata emang serame itu ya..jrg bw soale..
Juni 29, 2008 at 12:46 pm
Om…ternyata kuliah itu begiru ya…kata Ayah nggak gitu deh…gak ada yang pukul-pukuan…Gimana ya nanti pas Faiz kuliah ya..semoga gak ada lagi yang timpuk-tmpukan ya om…
Juni 29, 2008 at 3:40 pm
ada apa ya?
ada apa ya?
ada apa ini?
saya, joesatch, adalah orang baik2, kok
Juli 6, 2008 at 9:53 am
wah kasihan luthfi ….
rupanya harus hati-hati ya nulis ..
Januari 25, 2012 at 6:06 am
[...] … yayayayya … bahasa Indonesia saya memang patut dipertanyakan . Thanks untuk Mas Ipoul Bangsari untuk tumpangan nginepnya semalem . Like this:SukaBe the first [...]