Saya Kapok Bikin Banner
Juni 3, 2008
Antobilang kapok bikin banner? Apa jadinya antobilang tanpa banner? He?
Iya, saya tahu, ibarat manusia lainnya, mata pencaharian blog ini ya dari banner. Banyak orang tau blog ini, ya dari banner. Tapi lama-kelamaan merasa beberapa banner buatan saya kok sia-sia saja, ya. Cuma nampang doang di sidebar atau di postingan. ‘Ruh’ yang hendak dibangkitkan dengan banner itu malah tertidur pulas.

Saya membuat banner pembubaran FPI sudah sejak jaman baheula, tapi kekerasan FPI itu tetap berulang. Saya juga tahu, pastinya sejak awal harusnya sadar bahwa FPi tidak akan bubar dengan sebuah banner. Wong hukum di negara sebesar Indonesia ini saja melempem, kok.
Kebetulan, Pak Mendagri yang mantan Gubernur Jeteng itu bilang kalau ada 2 syarat untuk membubarkan suatu organisasi massa, yaitu : “Pertama, apabila dia melakukan tindakan mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Kedua, menerima bantuan asing atau membantu tanpa persetujuan dari pemerintah. Jadi itu persyaratan pembubaran suatu ormas“.
Lhooo, Pak Menteri yang ada di Jakarta sana aja sudah menyebutkan begitu, kok masih belum dibubarkan? Denger-denger sih, FPi sendiri tidak tercatat sebagai organisasi massa (ormas). Lha iya, wong terdaftar saja tidak kok mau dibubarken? Enaknya ya ditabokin satu-satu, gantung di monas




Juni 3, 2008 at 6:03 pm
sudah bubarken saja. gitu aja kok repot?? o_O
*gus dur mode ON*
Juni 3, 2008 at 6:13 pm
bubarkan fpi!!
siap leksagunawankan
Juni 3, 2008 at 6:27 pm
Duh, nasib bannermu to.
Juni 3, 2008 at 6:28 pm
ehmm…markas fpi di sleman diserang daB!!
btw saya sudah donlot lagune
Juni 3, 2008 at 6:43 pm
FPI Cen telo tenan!, coba aja di survey kebanyakan dari mereka ngerti Islam ga, yang ada cuman preman, pengangguran stres ga da kerjaan!! hah indonesiaku
Juni 3, 2008 at 6:50 pm
Mungkin Bannernya masih dianggap boongan, bukan Banner beneran!
*halah*
Juni 3, 2008 at 6:53 pm
bikin petisi online lagi po piye?
Juni 3, 2008 at 7:06 pm
dunia sudah terbalik..
maka bukan lagi sripta manent, verba volant..
namun Verba manent, sripta volant..!
Saatnya kita BERTERIAK…!
Juni 3, 2008 at 7:18 pm
bikin petisi, vote rizieq for president. bersih ga ada koruptor negeri ini, pada ciut nyalinya.
Juni 3, 2008 at 7:33 pm
hmmmm….., bubarkan apanya ? lha…FPI kan belum berstatus sebagai Ormas, mau gantung satu-satu di Monas ? walah, jangan nantang Mas Anto
Juni 3, 2008 at 8:07 pm
calon penguasa baruh :d
Juni 3, 2008 at 8:48 pm
* Berpikir keras dan memcoba memahami komentar dari Anangku…
Rasa rasanya sepanjang sejarah FPI tidak pernah memburu koruptor..juga tidak pernah mengobrak abrik daerah Mangga Besar/Hayam Wuruk/Gajah Mada,
Juni 3, 2008 at 10:39 pm
dahlah To…tiada guna kita memikirken FPI-bangsat-laknat-keparat itu
*lha kok malah misuh2*
Juni 3, 2008 at 10:50 pm
Bagi orang2 tertentu, selalu ada alasan untuk melakukan kekerasan thd orang lain
Sedihnya, agama sekalipun bukan lagi jaminan kedamaian…
Juni 4, 2008 at 12:48 am
Singkirkan semua yang merusak NKRI
MERDEKA!
*Megawati add on*
Juni 4, 2008 at 1:37 am
Jika ngotot dan masih keras kepala sepertinya memang harus begitu, Nto. Mereka meminta konflik horizontal? Oke. Kasi saja seperti apa yang mereka mau. Sudah terbuktikan, kalo di daerah lain jadi merembet dan FPI di daerah kena eksesnya? Jember. Sleman. Cirebon. Bentar lagi Sumatra juga kayanya.
Itu yang mereka mau? Baik. Saya ulang komen saya di blog Momon:
Dan saya nggak akan tarik ucapan saya itu, peduli setan ada PM-PM mendakwahi-memaki-mencarut-marut-sampe-nantang ke YM saya. Untuk yang demikian, saya ulangi saja: Cari saya di kota Blangpidie, Aceh Barat Daya. Mudah carinya. Cari info ke ketua-ketua pemudanya. Sudah? Nah, kalo sudah, bikinlah masalah, dan saya pastikan kalo pun bisa pulang nggak akan jadi manusia normal lagi. Nggak akan jadi orang waras lagi.
Preman kampung? Terserah. Toh, gaya yang sama juga bukan yang dibikin gerombolan itu? Mentang-mentang ada massa di Jakarta.
Mereka lupa, bahwa ratusan massa mereka tidak merata disebarang tempat. Malah cuma kroco-kroco belaka di Sumatra sini. Mereka boleh kirim berapapun dengan alasan jihad. Datanglah bertiga, lusa berlima, minggu depan ratusan, ribuan, kapanpun kami terima dengan rencong terbuka, selama niatnya cari masalah.
Nggak usah sok perang segala. Yang sabilillah lah, jihad lah. Udah pernah benar-benar dalam pertempuran belum? Udah pernah dihujani peluru belum? Kalo cuma ngandelin kayu sama rame-ramean, anak-anak TK juga bisa!
Alasan bela Islam? Bullshit!
Waktu puluhan umat muslim di negara ini dizalimi sama aparat negara, waktu Satpol PP ngusir pedagang kaki lima yang udah bayar pajak, waktu petani di Pasuruan ditembak dan dibela dengan alasan peluru mental, waktu orang-orang di Aceh dipijak-pijak dan diperlakukan sebagai WNI kelas II, waktu masyarakat adat diusir dari hutan-hutan yang dijadikan Taman Nasional, kemana itu Si Habib-habib yang sesumbar jihad 24 hours?! Tiarap? Ngurusi Si Cut Memey? Cengar-cengir di infotainment ngurusi seorang Steven Emmanuel?
Bah! Cuih!
Heran saya, setiap kecaman begini dibelokkan pada Ahmadiyah. Saya sendiri menolak Ahmadiyah dan liberalisme ala kebebasan urat-syahwat itu!. Tapi masalah Ahmadiyah dan memukuli wanita, anak-anak dan doyannya FPI bikin ribut dimana-mana jangan dicampur-aduk. Kalo JIL dan Ahmadiyah bersikap sama pun, saya akan mengeluarkan koleksi kamus KEBUN BINATANG saya. Sama saja!
Seperti kejadian di Sleman semalam. Sehabis markas di serang, pengendara motor yang lewat dihajar cuma dengan modal DICURIGAI. Memang ini negara mbahnya apa, pake hukum sendiri?!
Sudah. Muak saya berpanjang-panjang.
FPI memang harus dibubarkan dan dinyatakan setara dengan PKI jika masih keras kepala! Usir Habib-habib congkak itu kalau masih menolak hukum positif negara ini. Subversif itu namanya!
Pemerintah
tolol bin begoini juga, yang tegas dong! Jangan cuma urusan BBM saja bisa berwibawa. Jangan sama demonstran saja kirim belasan unit SSK buat nggebuki pemrotes kenaikan BBM. Giliran sama FPI jadi ciken!Selesaikan urusan Ahmadiyah dan buka itu label Islam jika tidak mengakui syahadat, serta bubarkan FPI sekalian!
Juni 4, 2008 at 2:18 am
hehhh….(menghela nafas panjang karena sesak)..
Juni 4, 2008 at 2:39 am
lex, lex, sabar, lex…
Juni 4, 2008 at 4:53 am
Tadi sore sayah liyat konvoi mongtor sekitar 100 biji.
( Ndase make ubel-ubel, jenggotnya gondrong karena ndak mampu mbeli pisau cukur, baunya apek karena bajunya ituh-ituh ajah ndak pernah dicuci, tiyap orang mbawa bambu sejengkal dengan bendera
PKIFPI di acung-acungkeun.Kenalpot mongtornya meraung-raung ),
sedang menuju ke Jogja….
Juni 4, 2008 at 6:14 am
Yg saya benci adalah prilaku
.
mengatasnamakankekerasan yg dlakukan.Kita berdoa biar semuanya baek2 ajah. -_- amin….
Kita tunggu masalah lain d episode lain.
Juni 4, 2008 at 6:56 am
GANYANG FPI!!
Juni 4, 2008 at 7:55 am
[...] desakan datang dari banyak kalangan. Menuntut pembubaran FPI karena telah meresahkan masyarakat. Salah satu yang menyerukan pembubaran FPI adalah Gus Dur. Seruan tersebut lantas dibalas dengan [...]
Juni 4, 2008 at 8:20 am
lha dalah…kalo digantung di Monas trs qt sama donk sama FPI yg suka kekerasan?? :-/
sabar…sabar….
Juni 4, 2008 at 9:15 am
waduh..
jangan di gantung di monas om.. enggak ngenakin pemandangan.. eman-eman monas nya
Juni 4, 2008 at 11:12 am
saya juga tidak setuju dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI apapun alasannya
Juni 4, 2008 at 11:18 am
[...] masyarakat kita Banyak preman di mana-mana Atasnamakan agama segala Tapi kasarnya sama [...]
Juni 4, 2008 at 11:23 am
ternganga liat koment alexR
@mbel.. mereka sudah sampe mana ?? duh saya blom menguasai ilmu kebal nich
Juni 4, 2008 at 11:24 am
wis lulus tok?
Juni 4, 2008 at 11:55 am
setuju, saya setuju dengan pembubaran FPI , however saya gak setuju dengan kekerasan…
Juni 4, 2008 at 12:06 pm
banner-nya perlu dibikin lebih gede, jadi baliho… trus dipasang di monas. gimana…?
Juni 4, 2008 at 12:14 pm
di Bali ada FPI ga yah.. mmm FPI paan siy..
*dijitak anto*
Juni 4, 2008 at 12:34 pm
udah digerebek tuh, tapi kok kayak nego gitu yah ? FPI …
Juni 4, 2008 at 1:42 pm
mas, mas, kalo situ mau nabokin, lantas satu per satu digantung, lha apa ndak tambah ruwet bundhet mas?
Juni 4, 2008 at 1:42 pm
fpi emang norak. jadi bikinin header aku aja ya?
Juni 4, 2008 at 2:10 pm
iah obet juga pengennya di bubarin ajah….
maw demo, masa demo sendirian,,,,
lagian takut ntar di pukulin ma FPI lagi,,,,
serem,.,,,meresahkan…..
Juni 4, 2008 at 3:00 pm
banner nya kurang manjur, mesthi kurang sajèné tok
@ alex, wah ati2 bror, darah tingginya ntar kumat
Juni 4, 2008 at 3:20 pm
*liat komen alex®*
wah komennya lebih panjang dari postingannya haha..
btw tok, kalo bosen bikin banner, ya bikinkan saja mock-up untuk layout baruku hahaha…
Juni 4, 2008 at 3:25 pm
laskar jihat sing nggegirisi wae bisa dibubarken,
mosok eppei gag bisa
ah ciken kleyan
* pinjem tameng *
Juni 4, 2008 at 4:24 pm
Wah.. jgn berhenti untuk berkarya donk to.. sayang.. biar aja yg berhenti FPI (BUBAR).
Juni 4, 2008 at 5:06 pm
capek denger beritanya..mending nonton JAV
Juni 4, 2008 at 7:04 pm
@ didut : tumben aku setuju ama kamu.. **toss**
du, tapi sayang aku udah tobat
Juni 5, 2008 at 12:08 am
Perbuatan salah harus mendapat sesuai dengan hukum yang berlaku! Masalah mbubarin atau nggak! aku nggak tau dech!
Juni 5, 2008 at 1:24 am
[...] lain akan terinspirasi melakukan hal serupa. Mungkin juga hal tersebut membangkitkan semangat sebagian orang yang sempat pesimis akan hal tersebut. Bahwa FPI bukanlah organisasi yang tak tersentuh dan tak bisa bubar/membubarkan [...]
Juni 5, 2008 at 1:49 am
FPI salah….Karena menggunakan kekerasan dalam menyadarkan umat…
AKKBB lebih menyesatkan dengan membela Ahmadiyah…
Salam kenal dari padhepokananime
Juni 5, 2008 at 10:11 am
@ antobilang
beneran kamu udah tobat??!
kemaren…. katanya…lho??
Juni 5, 2008 at 10:48 am
ati, ati kowe digrudug FPI lho. bar kuwi silitmu diithik-ithik. po ra modar kowwe?
Juni 5, 2008 at 2:56 pm
sayangilah FPI. mereka berguna untuk memberi contoh pada anak kecil tentang apa kekerasan itu, dan peringatan, “datanglah ketika Tuhan sedang membagikan otak manusia, bukan ketika Tuhan sedang membagikan otak udang.”
Juni 6, 2008 at 2:50 pm
gimana kalo digengbeng satu satu, tok?
Juni 6, 2008 at 9:24 pm
maaf mas anto, itu gambar saya pasang buat signature forum saya boleh gak? mohon ijinnya, terima kasih.
Juni 10, 2008 at 3:23 am
Haiah, mana sempat mereka onlen dan melihat banner sampeyan..
Mereka kan sibuk shalat dan mengasah parang untuk jihad..
Juni 14, 2008 at 2:55 pm
@alex
weleh-weleh.. komentnya dah bisa jd artikel sendiri
( panjangnya ) * dadi melu mumet *
@ ulan
gimana kalo digantungnya di TUGU PANCORAN aja?!