Saya Kapok Bikin Banner

Antobilang kapok bikin banner? Apa jadinya antobilang tanpa banner? He?

Iya, saya tahu, ibarat manusia lainnya, mata pencaharian blog ini ya dari banner. Banyak orang tau blog ini, ya dari banner. Tapi lama-kelamaan merasa beberapa banner buatan saya kok sia-sia saja, ya. Cuma nampang doang di sidebar atau di postingan. ‘Ruh’ yang hendak dibangkitkan dengan banner itu malah tertidur pulas.

Saya membuat banner pembubaran FPI sudah sejak jaman baheula, tapi kekerasan FPI itu tetap berulang. Saya juga tahu, pastinya sejak awal harusnya sadar bahwa FPi tidak akan bubar dengan sebuah banner. Wong hukum di negara sebesar Indonesia ini saja melempem, kok.

Kebetulan, Pak Mendagri yang mantan Gubernur Jeteng itu bilang kalau ada 2 syarat untuk membubarkan suatu organisasi massa, yaitu : “Pertama, apabila dia melakukan tindakan mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Kedua, menerima bantuan asing atau membantu tanpa persetujuan dari pemerintah. Jadi itu persyaratan pembubaran suatu ormas“.

Lhooo, Pak Menteri yang ada di Jakarta sana aja sudah menyebutkan begitu, kok masih belum dibubarkan? Denger-denger sih, FPi sendiri tidak tercatat sebagai organisasi massa (ormas). Lha iya, wong terdaftar saja tidak kok mau dibubarken? Enaknya ya ditabokin satu-satu, gantung di monas :|

51 Tanggapan ke “Saya Kapok Bikin Banner”


  1. 1 cK Juni 3, 2008 pukul 6:03 pm

    sudah bubarken saja. gitu aja kok repot?? o_O

    *gus dur mode ON*

  2. 2 westnu Juni 3, 2008 pukul 6:13 pm

    bubarkan fpi!!
    siap leksagunawankan :)

  3. 3 dana Juni 3, 2008 pukul 6:27 pm

    Duh, nasib bannermu to. :(

  4. 4 westnu Juni 3, 2008 pukul 6:28 pm

    ehmm…markas fpi di sleman diserang daB!!
    btw saya sudah donlot lagune :)

  5. 5 daaan Juni 3, 2008 pukul 6:43 pm

    FPI Cen telo tenan!, coba aja di survey kebanyakan dari mereka ngerti Islam ga, yang ada cuman preman, pengangguran stres ga da kerjaan!! hah indonesiaku :(

  6. 6 kangtutur Juni 3, 2008 pukul 6:50 pm

    Mungkin Bannernya masih dianggap boongan, bukan Banner beneran!
    *halah*
    :roll:

  7. 7 venus Juni 3, 2008 pukul 6:53 pm

    bikin petisi online lagi po piye?

  8. 8 Mas Kopdang Juni 3, 2008 pukul 7:06 pm

    dunia sudah terbalik..
    maka bukan lagi sripta manent, verba volant..
    namun Verba manent, sripta volant..!

    Saatnya kita BERTERIAK…!

  9. 9 Anang Juni 3, 2008 pukul 7:18 pm

    bikin petisi, vote rizieq for president. bersih ga ada koruptor negeri ini, pada ciut nyalinya.

  10. 10 Yoyo Juni 3, 2008 pukul 7:33 pm

    hmmmm….., bubarkan apanya ? lha…FPI kan belum berstatus sebagai Ormas, mau gantung satu-satu di Monas ? walah, jangan nantang Mas Anto :)

  11. 11 Geblek Juni 3, 2008 pukul 8:07 pm

    calon penguasa baruh :d

  12. 12 Iman Brotoseno Juni 3, 2008 pukul 8:48 pm

    * Berpikir keras dan memcoba memahami komentar dari Anangku…

    Rasa rasanya sepanjang sejarah FPI tidak pernah memburu koruptor..juga tidak pernah mengobrak abrik daerah Mangga Besar/Hayam Wuruk/Gajah Mada,

  13. 13 diditjogja Juni 3, 2008 pukul 10:39 pm

    dahlah To…tiada guna kita memikirken FPI-bangsat-laknat-keparat itu
    *lha kok malah misuh2*

  14. 14 Eko Juni 3, 2008 pukul 10:50 pm

    Bagi orang2 tertentu, selalu ada alasan untuk melakukan kekerasan thd orang lain
    Sedihnya, agama sekalipun bukan lagi jaminan kedamaian…

  15. 15 indera keenam Juni 4, 2008 pukul 12:48 am

    Singkirkan semua yang merusak NKRI

    MERDEKA!

    *Megawati add on*

  16. 16 alex® Juni 4, 2008 pukul 1:37 am

    Lha iya, wong terdaftar saja tidak kok mau dibubarken? Enaknya ya ditabokin satu-satu, gantung di monas :|

    Jika ngotot dan masih keras kepala sepertinya memang harus begitu, Nto. Mereka meminta konflik horizontal? Oke. Kasi saja seperti apa yang mereka mau. Sudah terbuktikan, kalo di daerah lain jadi merembet dan FPI di daerah kena eksesnya? Jember. Sleman. Cirebon. Bentar lagi Sumatra juga kayanya.

    Itu yang mereka mau? Baik. Saya ulang komen saya di blog Momon:

    Tak ada cara lain, kalo pemerintah ndak sanggup numpas ini gerakan, semua front yang ada di Indonesia mesti kompak mengganyang FPI.

    Semua. Semua barisan yang ada. Seperti apa yang pernah dilakukan terhadap PKI dulu, demikian yang harus dilakukan terhadap FPI. Nyatakan sebagai aliran terlarang sekalian.

    Tak ada cara lain ketika berhadapan dengan orang-orang kepala beton dan cuma mengerti bahasa kayu, batu, rantai dan kepalan, selain melawan dengan cara yang sama. Nggak ada cara lain, Mon.

    Saya sudah sejak dulu provokasikan hal begini sama anak-anak di daerah saya. Sudah siap saja kalau untuk front begitu. Berani itu FPI ke sini dan bikin ulah yang sama, saya bersumpah mereka nggak akan pulang segar-bugar!

    Dan saya nggak akan tarik ucapan saya itu, peduli setan ada PM-PM mendakwahi-memaki-mencarut-marut-sampe-nantang ke YM saya. Untuk yang demikian, saya ulangi saja: Cari saya di kota Blangpidie, Aceh Barat Daya. Mudah carinya. Cari info ke ketua-ketua pemudanya. Sudah? Nah, kalo sudah, bikinlah masalah, dan saya pastikan kalo pun bisa pulang nggak akan jadi manusia normal lagi. Nggak akan jadi orang waras lagi.

    Preman kampung? Terserah. Toh, gaya yang sama juga bukan yang dibikin gerombolan itu? Mentang-mentang ada massa di Jakarta.

    Mereka lupa, bahwa ratusan massa mereka tidak merata disebarang tempat. Malah cuma kroco-kroco belaka di Sumatra sini. Mereka boleh kirim berapapun dengan alasan jihad. Datanglah bertiga, lusa berlima, minggu depan ratusan, ribuan, kapanpun kami terima dengan rencong terbuka, selama niatnya cari masalah.

    Nggak usah sok perang segala. Yang sabilillah lah, jihad lah. Udah pernah benar-benar dalam pertempuran belum? Udah pernah dihujani peluru belum? Kalo cuma ngandelin kayu sama rame-ramean, anak-anak TK juga bisa!

    Alasan bela Islam? Bullshit!

    Waktu puluhan umat muslim di negara ini dizalimi sama aparat negara, waktu Satpol PP ngusir pedagang kaki lima yang udah bayar pajak, waktu petani di Pasuruan ditembak dan dibela dengan alasan peluru mental, waktu orang-orang di Aceh dipijak-pijak dan diperlakukan sebagai WNI kelas II, waktu masyarakat adat diusir dari hutan-hutan yang dijadikan Taman Nasional, kemana itu Si Habib-habib yang sesumbar jihad 24 hours?! Tiarap? Ngurusi Si Cut Memey? Cengar-cengir di infotainment ngurusi seorang Steven Emmanuel?

    Bah! Cuih!

    Heran saya, setiap kecaman begini dibelokkan pada Ahmadiyah. Saya sendiri menolak Ahmadiyah dan liberalisme ala kebebasan urat-syahwat itu!. Tapi masalah Ahmadiyah dan memukuli wanita, anak-anak dan doyannya FPI bikin ribut dimana-mana jangan dicampur-aduk. Kalo JIL dan Ahmadiyah bersikap sama pun, saya akan mengeluarkan koleksi kamus KEBUN BINATANG saya. Sama saja!

    Seperti kejadian di Sleman semalam. Sehabis markas di serang, pengendara motor yang lewat dihajar cuma dengan modal DICURIGAI. Memang ini negara mbahnya apa, pake hukum sendiri?!

    Sudah. Muak saya berpanjang-panjang.

    FPI memang harus dibubarkan dan dinyatakan setara dengan PKI jika masih keras kepala! Usir Habib-habib congkak itu kalau masih menolak hukum positif negara ini. Subversif itu namanya!

    Pemerintah tolol bin bego ini juga, yang tegas dong! Jangan cuma urusan BBM saja bisa berwibawa. Jangan sama demonstran saja kirim belasan unit SSK buat nggebuki pemrotes kenaikan BBM. Giliran sama FPI jadi ciken!

    Selesaikan urusan Ahmadiyah dan buka itu label Islam jika tidak mengakui syahadat, serta bubarkan FPI sekalian!

  17. 17 kangdiman Juni 4, 2008 pukul 2:18 am

    hehhh….(menghela nafas panjang karena sesak)..

  18. 19 mbelgedez Juni 4, 2008 pukul 4:53 am

    Tadi sore sayah liyat konvoi mongtor sekitar 100 biji.

    ( Ndase make ubel-ubel, jenggotnya gondrong karena ndak mampu mbeli pisau cukur, baunya apek karena bajunya ituh-ituh ajah ndak pernah dicuci, tiyap orang mbawa bambu sejengkal dengan bendera PKI FPI di acung-acungkeun.
    Kenalpot mongtornya meraung-raung ),

    sedang menuju ke Jogja….

    :lol:

  19. 20 t4rum4 Juni 4, 2008 pukul 6:14 am

    Yg saya benci adalah prilaku mengatasnamakan kekerasan yg dlakukan. :| .
    Kita berdoa biar semuanya baek2 ajah. -_- amin….

    Kita tunggu masalah lain d episode lain.

  20. 22 AngelNdutz Juni 4, 2008 pukul 8:20 am

    lha dalah…kalo digantung di Monas trs qt sama donk sama FPI yg suka kekerasan?? :-/
    sabar…sabar….

  21. 23 ulan Juni 4, 2008 pukul 9:15 am

    waduh..
    jangan di gantung di monas om.. enggak ngenakin pemandangan.. eman-eman monas nya

  22. 24 blok03 Juni 4, 2008 pukul 11:12 am

    saya juga tidak setuju dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI apapun alasannya

  23. 25 funkshit Juni 4, 2008 pukul 11:23 am

    ternganga liat koment alexR
    @mbel.. mereka sudah sampe mana ?? duh saya blom menguasai ilmu kebal nich

  24. 26 gus pitik Juni 4, 2008 pukul 11:24 am

    wis lulus tok?

  25. 27 suprie Juni 4, 2008 pukul 11:55 am

    setuju, saya setuju dengan pembubaran FPI , however saya gak setuju dengan kekerasan…

  26. 28 windede Juni 4, 2008 pukul 12:06 pm

    banner-nya perlu dibikin lebih gede, jadi baliho… trus dipasang di monas. gimana…?

  27. 29 Biyung Nana Juni 4, 2008 pukul 12:14 pm

    di Bali ada FPI ga yah.. mmm FPI paan siy..

    *dijitak anto* :D

  28. 30 Setiaji Juni 4, 2008 pukul 12:34 pm

    udah digerebek tuh, tapi kok kayak nego gitu yah ? FPI …

  29. 31 paman tyo Juni 4, 2008 pukul 1:42 pm

    mas, mas, kalo situ mau nabokin, lantas satu per satu digantung, lha apa ndak tambah ruwet bundhet mas?

  30. 32 kw Juni 4, 2008 pukul 1:42 pm

    fpi emang norak. jadi bikinin header aku aja ya?

  31. 33 owbertku Juni 4, 2008 pukul 2:10 pm

    iah obet juga pengennya di bubarin ajah….

    maw demo, masa demo sendirian,,,,

    lagian takut ntar di pukulin ma FPI lagi,,,,

    serem,.,,,meresahkan…..

  32. 34 titov Juni 4, 2008 pukul 3:00 pm

    banner nya kurang manjur, mesthi kurang sajèné tok :D

    @ alex, wah ati2 bror, darah tingginya ntar kumat :lol:

  33. 35 Faniez Juni 4, 2008 pukul 3:20 pm

    *liat komen alex®*
    wah komennya lebih panjang dari postingannya haha..

    btw tok, kalo bosen bikin banner, ya bikinkan saja mock-up untuk layout baruku hahaha…

  34. 36 paydjo.Net Juni 4, 2008 pukul 3:25 pm

    laskar jihat sing nggegirisi wae bisa dibubarken,
    mosok eppei gag bisa

    ah ciken kleyan

    * pinjem tameng *

  35. 37 Relz Juni 4, 2008 pukul 4:24 pm

    Wah.. jgn berhenti untuk berkarya donk to.. sayang.. biar aja yg berhenti FPI (BUBAR).

  36. 38 didut Juni 4, 2008 pukul 5:06 pm

    capek denger beritanya..mending nonton JAV

  37. 39 antobilang Juni 4, 2008 pukul 7:04 pm

    @ didut : tumben aku setuju ama kamu.. **toss**

    du, tapi sayang aku udah tobat :lol:

  38. 40 ciput Juni 5, 2008 pukul 12:08 am

    Perbuatan salah harus mendapat sesuai dengan hukum yang berlaku! Masalah mbubarin atau nggak! aku nggak tau dech!

  39. 41 padhepokananime Juni 5, 2008 pukul 1:49 am

    FPI salah….Karena menggunakan kekerasan dalam menyadarkan umat…
    AKKBB lebih menyesatkan dengan membela Ahmadiyah…
    Salam kenal dari padhepokananime

  40. 42 nonadita Juni 5, 2008 pukul 10:11 am

    @ antobilang
    beneran kamu udah tobat??!
    kemaren…. katanya…lho??

  41. 43 bangsari Juni 5, 2008 pukul 10:48 am

    ati, ati kowe digrudug FPI lho. bar kuwi silitmu diithik-ithik. po ra modar kowwe?

  42. 44 ngodod Juni 5, 2008 pukul 2:56 pm

    sayangilah FPI. mereka berguna untuk memberi contoh pada anak kecil tentang apa kekerasan itu, dan peringatan, “datanglah ketika Tuhan sedang membagikan otak manusia, bukan ketika Tuhan sedang membagikan otak udang.”

  43. 45 tikabanget™ Juni 6, 2008 pukul 2:50 pm

    gimana kalo digengbeng satu satu, tok? :mrgreen:

  44. 46 Firebird Juni 6, 2008 pukul 9:24 pm

    maaf mas anto, itu gambar saya pasang buat signature forum saya boleh gak? mohon ijinnya, terima kasih.

  45. 47 Nazieb Juni 10, 2008 pukul 3:23 am

    Haiah, mana sempat mereka onlen dan melihat banner sampeyan..
    Mereka kan sibuk shalat dan mengasah parang untuk jihad..

  46. 48 singkat_onwae Juni 14, 2008 pukul 2:55 pm

    @alex
    weleh-weleh.. komentnya dah bisa jd artikel sendiri
    ( panjangnya ) * dadi melu mumet *

    @ ulan
    gimana kalo digantungnya di TUGU PANCORAN aja?! :D


  1. 1 I love FPI « Deteksi Lacak balik pada Juni 4, 2008 pukul 7:55 am
  2. 2 Mereka at nonadita di sini! Lacak balik pada Juni 4, 2008 pukul 11:18 am
  3. 3 Backfired (Re FPI) « OMG! Opinions - Uncensored Lacak balik pada Juni 5, 2008 pukul 1:24 am

Tinggalkan Balasan




Tweet tweet

Laskar Jelata

DMC-FZ50

Couple

Lady Train

Welcome Springs!

Anak-anak kali Code.

Pedicab Silhouette

More Photos