Legenda Kopi Joss

Mantapnya kopi bercampur arang panas yang dikenal dengan ‘kopi joss’, kini cuma tinggal kenangan. Sang mbahurekso daerah Sitisewu, di mana angkringan tersebut berlokasi, saya mintai konfirmasi perihal penggusuran angkringan ini.

Siapa tak tahu Angkringan yang berada di sisi utara Stasiun Tugu itu? Orang yang pernah tinggal atau sekedar singgah di Jogja, harusnya tahu soal angkringan legendaris ini.

Sandalian, sering menghabiskan malam-malamnya sendirian di angkringan itu, begitulah yang biasa terpublikasi lewat junk milis ataupun broadcast via jaiku. Saya, untuk kali pertama menampakkan diri kepada publik blogsphere, ya di tempat ini. Kala itu saya berkesempatan untuk bertemu para penggede blogsphere yaitu Zamroni, Chika, Arya, Fame dan Ekowanz. Jamuan terakhir Sultan Ndoyok dan para jelatanya yang digelar beberapa minggu lalu, juga di angkringan ini. Bahkan Wiki CA mengabadikan angkringan ini dalam satu lema tersendiri sebagai salah satu lokasi resmi kopdar di Kasultanan Ndoyokarta Hadiningrat.

Sempat muncul kekhawatiran ketika maraknya berbagai kafe dan klub yang menawarkan tempat lebih bersih, aneka makanan dan minuman yang lebih mahal dan tentu suasana lebih modern. Perlambang kehidupan malam di Jogja yang melekat di angkringan klasik bermenu kopi joss ini, ditakutkan perlahan-lahan akan tergeser. Nyatanya tidak, angkringan ini tetap menjadi primadona andalan dengan pesona tersendiri di hati masyarakat Jogja untuk duduk bercengkarama dan menikmati angin malam Jogja lewat ‘sruputan’ panas kopi joss.

Dan memang bukan kafe dan klub malam yang menjadi ancaman eksistensi angkringan tugu. Namun ada hal yang lupa diperhitungkan sebagai sebuah kekuatan terbesar, yaitu tangan-tangan penguasa. Dengan segala macam keinginan untuk menciptakan citra bersih dan rapi yang ada di benak pemerintah kota, sehingga lapak-lapak kumuh semacam ini tak layak di kota ini dan harus diberangus. Persetan dengan kekhasan tradisi yang melekat di angkringan itu, persetan pula dengan pupusnya kerinduan anak Jogja yang bakal mati merindu ingin merasakan aroma kopi joss dengan iringan suara khas kereta api kala dia pulang nanti.

Beberapa bulan yang lalu, Pasar Klithikan yang ada di sisi ruas jalan Mangkubumi terpaksa direlokasi oleh kebijakan pemerintah kota yang mungkin ‘sumpek’ dengan keberadaan emplek-emplek di emperan toko. Sekarang pasar itu dipindah ke Pasar Pakuncen, dan pastinya atmosfir klithikan yang merakyat dan ‘ndeso’ turut sirna dengan bangunan yang ‘magrong-magrong’ dan benderang lampu listrik. Nama lain Pasar Klithikan yaitu ‘Pasar Senthir’ untuk menyebut pasar malam dengan penerangan dari lampu senthir (lampu minyak), kini tak lagi relevan dengan Pasar Klithikan yang baru.

Tadi malam, seusai Jumintenan, saya dan kawan-kawan eblis jelata mengunjungi lokasi angkringan yang ada di utara Stasiun Tugu. Potongan ruas jalan yang biasanya sangat ramai riuh dengan berbagai komunitas sepanjang malam, kini hanya tinggal menyisakan kesepian. Sepi.

Sekarang mari kita tunggu, setelah klithikan dan angkringan tugu digilas kebijakan penataan kota, siapa lagi yang akan menerima undian penggusuran?

Angkringan Kali Code? Pasar Kembang? Alun-alun Kidul? Ringin Pakualaman?

94 Tanggapan ke “Legenda Kopi Joss”


  1. 1 venus Mei 17, 2008 pukul 11:37 pm

    sarkem ki jik ono gak sih? gak digusur? lokasi resmi kopdar blogger2 jalang juga? hyahahaha…

  2. 2 Mbilung Mei 18, 2008 pukul 12:20 am

    berikutnya warung lendir mu itu tok.

  3. 3 Dimas Mei 18, 2008 pukul 12:58 am

    ya ampun! sebagai dimas jogja *njuk ngopo dim?* daku merasa kecewa atas penggusuran angkringan dengan kopi jossnya itu :(
    duh pak wali… bukannya itu salah satu wisata malam khas jogja yang bisa menjadi daya tarik unik buat pengunjung kota kita? wis mbuh! *ngepak koper pindah ke jakarta*

  4. 5 Nayantaka Mei 18, 2008 pukul 1:19 am

    Ndherek belosungkowo Lha terus sesuk yen aku balik jogja, sampeyan arep nraktir nang endi dab?

  5. 6 Hedi Mei 18, 2008 pukul 1:54 am

    lha trus kalo aku ke juminten, aku ngopi ndik endi iki?

  6. 7 ekowanz Mei 18, 2008 pukul 2:09 am

    kopian sih akeh…..cuman legendanya ya salah satunya itu ya di angkirngan tugu ini :(

  7. 8 Goenawan Lee Mei 18, 2008 pukul 3:23 am

    Saya rasa saya akan kehilangan suasananya. Koma, masih bersambung,

  8. 9 Anang Mei 18, 2008 pukul 6:23 am

    wong cilik kudu pasrah lan manut wae

  9. 10 Oom Senang, Hati Riyang... Mei 18, 2008 pukul 6:43 am

    Klithikan Mangkubumi setau sayah nongol 98 an, seirama krismon nyang menghantam republik inih. Jadi ya belom lama.

    Kalok angkringan kopi joss di Tugu itu, singet sayah udah ada sejak situ mingsih belom becus ngelap ingus. Sejak 1986 udah ada.
    Lha kalok sekarang digusur, mungkin udah sewajarnya mesti begetoo. Lha da Jogja sembarang orang sembarang pulak narok lapak.

    Menurut situ, itu trotoar gunanya buwat apa segh ???

    Buwat angkringan kah ???
    Buwat parkir kah ???
    Buwat klithikan kah ???

    :roll:

  10. 11 herman Mei 18, 2008 pukul 6:50 am

    nyruput kopi joss ngeses klobot menyan

  11. 12 leksa Mei 18, 2008 pukul 8:24 am

    suasana dan romantisme nya itu yang susah terganti,..
    lagian tu angkringan ga ngerusak trotoar,..
    itu juga bagian wisata jogja..

    alesan gusur nopo, to?
    Relokasi nya dimana?
    kamu sebagai tukang mproyek tata lahan, mosok ga tau bocoran ne?

  12. 14 wedhouz Mei 18, 2008 pukul 9:42 am

    berarti komunitas angkringan.or.id jogja juga sudah harus mulai siap-siap juga

  13. 15 dilla Mei 18, 2008 pukul 9:44 am

    yaaaaaaaaagghh…!udah gak ada ya tok?? hiks..hiks..:(

  14. 16 Yahya Kurniawan Mei 18, 2008 pukul 9:50 am

    Padahal aku baru 1x ke sana.

  15. 17 cK Mei 18, 2008 pukul 9:55 am

    weeee…berarti saya mesti kesana dulu sebelum digusur…

    *ngarep dikasi tiket ama antok*

  16. 18 muhammadamrul Mei 18, 2008 pukul 10:09 am

    ntar kalo ke jogja, nyoba juga aaah

  17. 19 ndor kakung Mei 18, 2008 pukul 11:12 am

    loh, wis digusur? oalah, mesake …

  18. 20 aLe Mei 18, 2008 pukul 11:14 am

    mari kita berdoa saja *byuh*

  19. 21 Sandal Mei 18, 2008 pukul 12:35 pm

    Setelah berdiri sejak (katanya) 1957, kenapa baru digusur sekarang?

  20. 22 Sandal Mei 18, 2008 pukul 12:37 pm

    Eh nambah, kok warung rokok dan ciu yang berada di ujung paling timur ga ikut digusur?

    Apa karena sudah setor upeti tiap malam?

  21. 24 kalengkrupuk Mei 18, 2008 pukul 2:37 pm

    Lho…. Angkringan lek man digusur??? Walah… edian tenan kiyi… Ada kabar pindah ke mana, ataukah menghilang begitu saja, Dab?

  22. 25 .nico.wija. Mei 18, 2008 pukul 2:39 pm

    Wah, jadi keinget perpisahan dgn zam.. Di angkringan ini.. Ooo.. Angkringan tugu pun tak tahan melepas zam :D

  23. 26 ManusiaSuper Mei 18, 2008 pukul 5:51 pm

    Yah… Apa lagi yang bisa bikin kangen kota ini kalau begitu?

  24. 27 funkshit Mei 18, 2008 pukul 7:20 pm

    senikmat2 nya kapucino ata latte.. tetap tak bisa menggantikan kopi jozz . ..hix . .. apa saya harus belajar bikin kopi areng sendiri :(

  25. 28 funkshit Mei 18, 2008 pukul 7:23 pm

    @muhammad arul
    mau nyoba apa ? sarkem ?? angkringan tugunya udah ngga ada kok

  26. 29 funkshit Mei 18, 2008 pukul 7:29 pm

    oya.. itu yang di poto itu saya lho
    *sekalian hetrik

  27. 30 restlessangel Mei 18, 2008 pukul 7:36 pm

    betul mnrt ndoro mbelgedez, itu angkringan udah lama bgt, sejak aku SD. sepengetahuanku, warung2 itu digusur, sesaat stlh siang2(eh ato sore ya??) jalan wongsodirjan (lokasi kopi joss) itu tiba2 macet-cet. ga jelas knp, tp kendaraan merembet pelan bgt. kiran di jl.mangkubumi ada demo atau apa. tyt, selepas dr jl.wongsodirjan, lancar2 aja.
    penyebabnya tyt parkiran motot dan mobil yg memenuhi kedua sisi jalan wongsodirjan itu.

    entah ada hubungannya ato endak, sehari stlh itu, pas aku lewat situ lg siang, kok ada petugas yg mbongkari warung2. tp kupikir yg dibongkari warung2 nakal yg mbangun warungnya scr permanen, ngikut2 alias manfaatin keramaian angringan Lek Man itu.

    kl yg dibongkar warung2 itu, saya setuju. soale bnr2 udah mengganggu pejalan kaki, sgt mengganggu. kami, pejalan kaki harus turun ke jalan raya, krn lokasi tersita oleh bangunan semi permanen bakul pulsa, warung indomie & ramesan, dll. bahkan di siang hari (saya sempet jd pejalan kaki yg setia meyusuri jalan tsb tiap brangkat dan pulang sekolah, dr SMP-kuliah).
    dan ga nyangka, tyt angkringan tugu ikut terbongkar.

    sayagnya, aparat pemkot itu lamban. knp ga dari dulu, ketika warung2 itu msh baru berdiri. sll gt, nunggu brp lama, baru dibongkar. bikin masyarakat jg jadi memanfaatkan ketdktegasan itu. membentuk masyarakat yg bermental oportunis.

    hehe…jd ngeblog di blogmu Tok ;)

  28. 31 adityasani Mei 18, 2008 pukul 7:39 pm

    serius digusur nto???

  29. 32 telmark Mei 18, 2008 pukul 8:14 pm

    jadi kepengen Nto… :)

  30. 33 economatic Mei 18, 2008 pukul 8:55 pm

    Seperti kata pepatah,’Karena setitik arang, heboh kopi segentong.’
    Salam kenal http://economatic.wordpress.com/

  31. 34 sandalian Mei 18, 2008 pukul 9:15 pm

    Melihat bahwa gentong-gentong masih tersisa di situ, saya sedikit ada harapan bahwa angkringan tugu nantinya diberi hak lagi untuk kembali ke situ.

    Semoga!

    **Duh, aku simpen di mana sih nomernya Mas penjual angkringan?**

  32. 35 westnu Mei 18, 2008 pukul 9:36 pm

    doh..saya tunggu info lokasi pndahnya

  33. 36 sufimuda Mei 18, 2008 pukul 10:18 pm

    ngopi yook…. :-)

  34. 37 fatah75 Mei 18, 2008 pukul 10:37 pm

    wah.. jadi pengen nyoba kopi joss nih

  35. 38 nenyok Mei 18, 2008 pukul 11:57 pm

    salam
    Kopinya bikin sendiri saja :)

  36. 39 sofyanr Mei 19, 2008 pukul 12:19 am

    Dulu sewaktu masih menggelandang di jogja, sudah gak keitung berapa ratus nyawa saya ajak kesana sekadar buat mampir ngopi joss atau nyruput teh gula batu. Lha kok sekarang digusur

  37. 40 zam Mei 19, 2008 pukul 9:27 am

    jancooookkkkk!!!

    aku meh nangis, ntok! asli..

    pemkot Jogja GOBLOK!! ASUUU!!!

    *speechless*

    feelingku kok dadi nyoto yoh?

  38. 41 wier Mei 19, 2008 pukul 9:46 am

    padahal iku kan yo ikon jogja, nek angkringane pak man yo digusur sisan to?

  39. 42 eko Mei 19, 2008 pukul 9:57 am

    walah…
    padahal aku belum pernah kesana je…

  40. 43 warmorning Mei 19, 2008 pukul 10:24 am

    yg nata kota itu sok tau, gak gaul, gak ngerti jiwa muda, gak pernah begadang, introvert, payah, gak tau selera orang banyak, egois blah bla blah *emosi saya jadinya*

  41. 44 jarwadi Mei 19, 2008 pukul 10:43 am

    yeahhh namanya juga wong cilik
    mau gimana

  42. 45 alief28 Mei 19, 2008 pukul 11:36 am

    ternyata bukan cuman jakarta aja yang ‘bersih2′….daerah lain juga…

  43. 46 The Bitch Mei 19, 2008 pukul 11:44 am

    IT’S NOT FAIR! IT’S NOT FAIR!

    aku durung pamit karo Pak Man…

    hix )=

  44. 47 annots Mei 19, 2008 pukul 12:23 pm

    beginilah kalau diri tak bisa pindah ke lain hati angkringan :(

  45. 48 antobilang Mei 19, 2008 pukul 1:09 pm

    eh ada kabar2, akan buka lagi tuh. :D semoga

    **batal nyiapin petisi**

  46. 49 Nazieb Mei 19, 2008 pukul 1:35 pm

    Lha pak waline ga tau nongkrong ndek kono hare..
    Nongkrong-e ndek diskotik terus :P

  47. 50 indra1082 Mei 19, 2008 pukul 1:40 pm

    Kpi joss memang nge-joss lebih joss dari #^%$@ joss

  48. 51 nonadita Mei 19, 2008 pukul 2:25 pm

    *masukin nama tempat2 di atas ke daftar tujuan kalo suatu saat nanti ke Jokja*

  49. 52 ulan Mei 19, 2008 pukul 4:19 pm

    kirain kopi pake extrajoss..
    surabaya aja mas.. masih banyak lesehan

  50. 53 Biyung Nana Mei 19, 2008 pukul 4:26 pm

    yah.. jangan digusur… kan Nana belom ke sana… suruh nunggu taon depan ajah… tunggu tabungannya Nana ngepas buat jalan2 lagi :(

  51. 54 Iwan Rystiono Mei 19, 2008 pukul 5:51 pm

    Udah digusur?? Ya ampun…padahal pengen banget kesana…

    Kemarin malam minggu pada ilang/sibuk semua ya…

    Semoga juminten minggu ini aku bisa dateng…:D

  52. 55 didut Mei 19, 2008 pukul 6:45 pm

    emang gak tau pindah ke mana?!?

  53. 57 cempluk Mei 19, 2008 pukul 9:48 pm

    masih ada taman bungkul tempat cangkrukan blogger… :D :D

    SAYA SEDIH ATAS GUSURAN WARUNG KOPI JOSS..BERARTI ITU KALI TERAKHIR CEMPLUK KOPDAR DISANA BERSAMA KALIAN PARA EBLIS…

  54. 58 kangdiman Mei 19, 2008 pukul 11:08 pm

    ho oh mas anto angkring ilang…di gondol shaolin nang borobudur

  55. 59 ocha milan Mei 20, 2008 pukul 9:36 am

    Semoga tidak digusur.. saya belum coba itu kopi joss. Hikzz

  56. 60 nyoman Mei 20, 2008 pukul 9:59 am

    rasa kopinya gimana? arangnya dimasukin ke kopi??

  57. 61 Aristo Mei 20, 2008 pukul 11:44 pm

    harus ada yang brani mbukak angkring lagi di depan kraton

  58. 62 soegirang Mei 21, 2008 pukul 1:16 am

    Nto, maaf sangadh OOT.
    itu templatenya sudah saia kirim ke antobilang [at] gmail [dot] com, ah ya, dan kayanya saia mesti nyetting dari dasbod WP antobilang.com lansun deh, soale saia sanksi tuh theme kompatibel ndak sama WP 2.5, soale funya unclegoop ndak kompatibel he.. T_T
    ps : saia uda komeng ditempat yang baek & benar disini. tapi dikau tiada membalas. bales ke email saia yak!

  59. 63 stey Mei 21, 2008 pukul 11:43 am

    Aku belum kopdar disana ya mas?

  60. 64 Oy Uyo Mei 21, 2008 pukul 2:05 pm

    Ankringannya udah buka lagi.

    Tuh kan, apa kata saya… Bloger itu banyakan penipu.

    *abis nyamar jadi Oy Uyo, kabuuuur*

  61. 65 Orang jojga Mei 21, 2008 pukul 2:26 pm

    saya kesana masih ada kok angkringan nya
    yang jelas dong mas kasih info nya
    digusur apa ngga ini .. .

  62. 66 escoret Mei 21, 2008 pukul 4:04 pm

    iya,udah liat bbrp hr yg lalu…
    makanya tok…klo kencing ojo sembarangan..!!!!

  63. 67 chic Mei 21, 2008 pukul 5:19 pm

    hah? ketinggalan berita nih… angkringan tugu itu udah ga ada??? :eek:
    hwaaaaaaa… tidaaaaaaak…

  64. 68 ogi Mei 22, 2008 pukul 9:26 am

    lhohhh, kok ditutuppp….
    bodong nih penggusur e

  65. 69 unai Mei 22, 2008 pukul 3:44 pm

    beberapa postingan tentang angkringan…mau alih profesi Nto?

  66. 70 ngodod Mei 22, 2008 pukul 4:41 pm

    temenku yang jauh2 datang dari jakarta sekedar pengen merasakan nikmatnya kopi joss langsung lemes ketika tau kopi joss dah digusur..
    masih untung ada blandongan, dan sodara2nya ningrati dan nucleus…

  67. 71 nasim Mei 22, 2008 pukul 6:44 pm

    wah.. gua juga pernah nih.. emang uniknya gak ada dua deh kopi njoss ini!

  68. 72 Okta Sihotang Mei 22, 2008 pukul 8:47 pm

    kopi JOSs??
    bgimana sih rasanya ??
    lom pernah minum tuh

  69. 73 ginjoy666 Mei 23, 2008 pukul 11:14 am


    Mustahil Kristen Bisa Menjawab

    mustahil-kristen-bisa-menjawab.blogspot.com

  70. 75 bravo9682 Mei 23, 2008 pukul 1:12 pm

    kudune sing digusur kuwi yo daerah SARKEM to dab.
    wah…wah…wah…berarti wis ilang ki legenda kuliner jogja
    sedih banget rasane yoo

    piye ki cah jogja sekalian…..
    http://bravo9682.wordpress.com

  71. 76 ABe Mei 23, 2008 pukul 5:56 pm

    Diamputtthhhhh…

    Lik Man wis ra ono tho??? Padahal rencana Juni ini mo maen ke situ..siyaaaaaaaaallll

  72. 77 ABe Mei 23, 2008 pukul 5:57 pm

    eh..eh

    setelah melihat info di komen, kayanya ada lagi tu…yo wis, nek ngono tak coba mampir pas pulang nanti :D

  73. 78 agung! Mei 24, 2008 pukul 12:49 am

    yahhh….
    belom sempat pulang sudah digusur….

    nasib…

    itu digusur ato direlokasi?
    kalo direlokasi dipindah ke mana?

  74. 79 hanny Mei 24, 2008 pukul 1:10 am

    awww.

    kalo saya ke jogja dan mau napak tilas jejak & peristiwa bersejarah para blogger gimana, dong… padahal belum pernah mampir di sana. menyedihkan sekali :(

    biasanya kalo habis digusur gitu beberapa minggu/bulan kemudian terkadang suka kembali beroperasi lagi, deh. semoga saja.

  75. 80 ario saja Mei 24, 2008 pukul 12:55 pm

    masak di Jogja ada juga gusur-menggusur yah ??? kaya di Jakarta aja

  76. 81 almascatie Mei 25, 2008 pukul 3:25 pm

    sarkem??? oh tidakkkkkk simbok ama anto mengingatkan saahaja
    ouchhhhhhh

    *kabooooorrrrrrrrrrrr*

  77. 82 niez-nya adit Mei 25, 2008 pukul 4:25 pm

    saya yang ga suka kopi aja terkesima sama kopi joss…
    uhuhuhhuuu…

  78. 83 wongdidit Mei 26, 2008 pukul 10:28 am

    wew., dah digusur toh?
    baru tau. trus pindah kmn to’?
    jgn” km nih pulang pagi kekos kluyuran nyari kopi joss yg g ketemu” yo?:D

  79. 84 joesatch yang legendaris Mei 27, 2008 pukul 12:27 pm

    ayo pindah ke caesar semuaaaaaaaaaa!!!!!!! :twisted:

  80. 85 diditjogja Mei 27, 2008 pukul 12:54 pm

    kemana ku kan nyruput kopi sembari menyantap sunduk-demi-sunduk sate usus yang jorok-namun legit itu….hiks…

  81. 86 Aki Herry Mei 27, 2008 pukul 7:34 pm

    Ah sayah pernah kesini…

  82. 87 Chintoenx Mei 29, 2008 pukul 9:32 am

    Aku juga denger kabar dari temen kalo Lek Man’s Angkringan digusur..
    Wah, jan edian tenan Pemkot iki.
    Pabu Sacilad !!!
    Padahal minggu depan dah rencana ke Jogja trus ngopi joss bareng temen-temen.:(

  83. 88 siHarri Mei 29, 2008 pukul 2:51 pm

    waduh tetap dipertahankan.. cuma denger2 ceritanya azaaaa sampe skrg.. :D

  84. 89 agungwasono Mei 29, 2008 pukul 4:32 pm

    ditutup to, mulane kapan kae liwat kok sepi banget.

  85. 90 agungwasono Mei 29, 2008 pukul 4:34 pm

    nampaknya perlu diupdate informasi neng :
    http://wiki.cahandong.org/Kopi_Joss

    *sedih*

  86. 91 cah bocah Juni 1, 2008 pukul 6:26 pm

    wahh..aku meloo sedih kiye dab..pdhl kono ki iso go dolan2 ngafee murah, lah drpd dugem kr do ngamar,mending mangan sego kucing mbek kopine..hayahh..murah meriah ra merugikan sopo sopo..kecuali nek aku kon bayar kabehh..wahh dalahhh!

  87. 92 antobilang Juni 6, 2008 pukul 8:51 pm

    SUDAH DIBUKA KEMBALI, Mas Dab sekalian.
    Sekarang ngangkringnya ke sini saja.


  1. 1 Jakarta Gudeg Hunting! « jengjeng matriphe! Lacak balik pada Mei 26, 2008 pukul 11:53 am
  2. 2 Angkringan Tugu Kembali Lagi « antobilang™ Lacak balik pada Juni 6, 2008 pukul 6:03 pm
Komentar ditutup.