antobilang™

Only a life lived for others is a life worthwhile

Syak Wasangka

Dulu sekali sering saya mendengar penggalan kata ini. Iya, syak wasangka. Suasananya seperti tidak menyenangkan. Penuh tebakan dan terkesan misterius. Setelah saya menjadi bloger, saya kembali mendengar itu dari pabrik diksi bloger indonesia, ki Wicaksono.
Eh, ternyata si A itu baik banget lho,
padahal dulu kupikir dia itu begini, begitu, bla, bla, bla
Seberapa sering kalimat ini dan yang senada muncul kemudian dalam hidup kita. Dalam tata pergaulan dengan sesama manusia, tentu tak semua komunikasi bisa berjalan secepat kereta listrik dan semulus body jaguar baru. Batu keengganan dan jengah, sering datang menyekat dua irama yang hendak bertaut.
Setiap mengenal orang yang baru, sistem pikiran kita akan menciptakan definisi tentang orang yang baru kita kenal. Lengkap dengan segala pranala dan data pendukung yang sering kali ketika tak ditemukan dari orang lain, kitapun serta merta menciptakannya. Pendukung yang membuat kita menciptakan data-data tentang orang yang kita kenal biasanya penampilan fisik, kesan pertama, dan tentu saja feeling atau intuisi.
Mencoba menebak orang lain ini biasanya sebagai mekanisme melindungi diri, tentunya kita tak mau terlalu dekat bergaul dengan seorang yang psikopat atau maniak. Kewaspadaan ini dalam level normal bisa membantu kita meniti hidup dengan hati-hati, namun jika berlebihan pastinya akan menghalangi kita dari pintu rejeki.
Dengan berjalannya waktu, komunikasi yang kemudian membaik serta intensitas yang meningkat akan membuat sinar cerah diantara ruang misterius yang selama ini tersekat syak wasangka.
Ambil saja contoh, sampeyan pasti kenal dengan Anangku? Saya sumpahi sampeyan kudisan tujuh turunan kalau sampai bilang tak kenal siapa beliau.
Bisa jadi, begitu kita mengetahui keberadaan makhluk satu itu, kita akan langsung membuat definisi tentang anang yang pendiam, pelit, dan sok sibuk. Ini mungkin dikarenakan pandangan sekilas beliau yang selalu berusaha dengan keras menyapa setiap orang sedang waktunya tak banyak, berusaha meninggalkan komentar untuk menghargai pemilik blog, serta hematnya beliau dalam merangkai tuts papan ketik.
Dan sampeyan pun bisa jadi akan menyesal ketika syak wasangka yang sampeyan jatuhkan ke anang, meleset. Karena ternyata kemudian sampeyan mengetahui fakta bahwa anang itu adalah sahabat yang baik, suka berbagi, dan tentu saja rajin menasehati.
Eh, nang, kamu tuh cuma permisalan lho. Bukan kamu yang kumaksud :D
Sebenarnya saya cuma ingin share aja, hari ini saya dapet pengalaman yang berharga banget, paling nggak buat diri saya pribadi. Ternyata menjalin komunikasi dengan orang yang selama ini bersebrangan faham dengan kita, mempunyai banyak keuntungan dan tentunya membuka pintu rejeki yang baru.

Filed under: Celoteh Tolol, In My Search

35 Responses

  1. goop mengatakan:

    Baru sekedar tahu saja, tidak benar-benar kenal yak??
    btw… maaf mas, mungkin keuntungan dan rejeki baru itu bisa lebih dijelaskan…
    soalnya saya yang bodo ini masih bertanya-tanya seperti apa kongkritnya :D

  2. Dee mengatakan:

    Ternyata Anangku orangnya kudisan to?
    Maaf yo To, kalau saya pernah berprasangka bahwa sampeyan orangnya gagah, gedhe, dhuwur, bagus, ramah, suka menolong….
    Ternyata …..

  3. Dee mengatakan:

    Eh, sampeyan dikasih rejeki apa sama Ndoro Wicak?

  4. Goenawan Lee mengatakan:

    Latihan menasehati nih om? :lol:

  5. Anang mengatakan:

    wah ada apa ini, kok nggosip… mak clekit krasane ak hehe.. urip neng ndunya mung sedhela.. ayo padha eling lan waspada..

  6. Sugeng Rianto mengatakan:

    Dan saya tidak mau disumpahi kudisan 7 turunan gara-gara tidak mengenal anang. Tapi sumpah saya baru tahu kalau anang adalah tokoh fiktif di ayat-ayat cinta anang. :D

  7. Totok Sugianto mengatakan:

    tolong saya jangan disumpahi ya Nto, aku kenal anangku dengan baik kok :P

  8. cK mengatakan:

    kenapa nggak saya aja yang dijadiin contoh, nto?? :mrgreen:

    *dicium daniel radcliffe*

  9. yati mengatakan:

    hihihi….!
    ah, ketawa gw ga seru…ganti: wakakakakak!

    to, jangan kek gw ya, suka berburuk sangka kek di tulisan ini http://senandung.wordpress.com/2008/01/30/memilah/ (maap, ga promosi).

    tapi to, kok contohnya anang sih?

  10. venus mengatakan:

    atau aku :D

  11. yati mengatakan:

    ehm….simbok pengen jadi contoh? biar bisa samaan ma itu yaa? xixixi….idolanya simbok kan? saya masih nyimpen cetingan kita lho….

  12. Iman Brotoseno mengatakan:

    nto,
    lekas YM an…ada hal yang harus diluruskan
    ( wakaakakaakk )

  13. funkshit mengatakan:

    “anang yang pendiam, pelit, dan sok sibuk”
    ” anang itu adalah sahabat yang baik, suka berbagi, dan tentu saja rajin menasehati”

    kamu jangan suka memfitnah gitu bil. . .
    fitnah itu kejam lho. . .

  14. Mrs. Fortynine mengatakan:

    waw! komentar anang memang selalu membawa pencerahan dimana mana! :lol:

  15. pengki mengatakan:

    anangku..memang sosok penyejuk kalbu.. :D

  16. fujimori mengatakan:

    wabah homok sedang merajalela..
    *kabur
    :mrgreen:

  17. antobilang mengatakan:

    *fujimori/morishige :
    homok? wah saya kasian sama kamu, homok-oriented gak kesampaian…
    ga ada yang bahas homok eh malah kamu nyambungin ke homok2an… plis deh.

  18. Kompor mengatakan:

    digepuki ae :P

  19. antobilang mengatakan:

    oke kang hed, sesuai titahmu, tak garap kene!
    *mak jeganggik*

  20. BlogDokter mengatakan:

    Nto, domain antobilang di blogdetik sudah saya amankan. Mau dipake? alamatnya ini http://antobilang.blogdetik.com atau mau dihapus?

  21. antobilang mengatakan:

    waaaaaaa…. pak dokter! kasih loginnya ke akuuu :) )

  22. Fany mengatakan:

    hahaha.. ya ampun contohnya itu lho… :lol:

  23. The Sandalian mengatakan:

    Tak kusangka, Anto plirting ke Anang :D

  24. Cabe Rawit mengatakan:

    Ane bersyak-sangka, kalo Bang Anto ama Anang ada hubungan khusus. Ane kagak bilang homok atau semacamnya… Ane cuma bilang di antara keduanya sepertinya ada hubungan yang intens, kental, terikat secara rohani, kadang dibumbui ama cemburu… mangkin mempermanis hubungan keduanya…

    Ane ngomong apaan ya? :mrgreen:
    *diulek anto pake stum*

  25. indrasby mengatakan:

    Anangku??????Siaapa sich lo???…
    He..He..He..Bcanda..

  26. komikus keren mengatakan:

    anang memang baik, meski tiap malam jadi topik utama pembicaraan di angkringan ya nto? hahaha …

  27. zam mengatakan:

    masih nunggu Baginda Nabi..

  28. fujimori mengatakan:

    *balik lagi..
    lha? itu sepertinya sampeyan mesra2an sama om anang..
    *kabur lagi sebelum digebukin..
    :mrgreen:

  29. antobilang mengatakan:

    *fujimori
    kalau otak isinya udah homok-oriented emang susah sih.

  30. Wah, sudah mengenal Mas Anang. Karena Masa Anang adalah Anagku, bukan Anangmu ataupun anangnya mereka.

    *Ngawur, kena kutuk*

  31. manusiasuper mengatakan:

    Anangku siapa? :mrgreen:

    Sekarang naksir mas anang lagi ya to? *Bersyak wasangka*

  32. Alle mengatakan:

    Klo anang jd cnth, tokoh sebenernya sape nto?
    :D

  33. stey mengatakan:

    kalimat terakhir:membuka pintu rejeki baru? makan-makan..hehe..

  34. [...] Om Google tentang sejarah Menteng. Tetapi temuan-temuan saya ini cukup memberikan sebuah syakwasangka tersendiri buat saya. Bagaimana “Kejar Jakarta” benar-benar berlari, sejak zamannya [...]

Leave a Reply

Beli Buku?

Side Link