Di suatu sore, sambil menikmati buka puasa, ada seorang kawan menjumpai saya di dunia maya. menawarkan roti bakar rasa keju untuk menemani minum se-liter fanta seperti yang tercantum dalam status di Y!messenger.
Awalnya saya disodori link dari sebuah blog ( sepertinya sih pendatang baru tapi kelihatan sudah familiar banget
) tentang “Rasa Sayange, lagu lokal Malaysia?” oleh Mas Otak. Dari sana saya terdampar ke sebuah kabar dari situs berita online, sudah agak basi sih, keluaran awal bulan ini.
Anda pasti hafal atau setidaknya pernah mendengar lagu ‘Rasa Sayang Sayange’ kan? Selama ini bangsa Indonesia mengenalnya sebagai lagu daerah dari Sulawesi/Maluku. Namun, saat ini lagu terkenal ini jadi lagu iklan pariwisata Malaysia.( Jadi Lagu Malaysia, Lagu ‘Rasa Sayang Sayange’ Heboh : Detik.com 01/10/2007)
Bagi kita, rakyat Indonesia tentunya sudah tak asing lagi terhadap lagu ini :
Rasa sayange…
rasa sayang sayange…
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayang….. [rasa sayang-sayange]
Sebagian besar, kalau tak berani menyebut keseluruhan dari kita mengenali lagu tersebut sebagai lagu daerah yang berasal dari daerah Maluku. Sebuah lagu khas yang sering dinyanyikan di berbagai event kesenian saat kita masih di sekolah dasar dahulu. Tapi negeri tetangga itu bagai menyulut api baru. Memakai lagu itu sebagai jingle promo pariwisata “Malaysia, the Truly Asia“. Silahkan dengarkan di Youtube dan telinga anda pastilah sangat mengenali lagu tersebut.
Perkara klaim-mengklaim sepertinya sudah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat jaman sekarang. Sebentar lihat peluang bagus, segera mencari pembenaran untuk mengajukan klaim. Tapi sebagai manusia yang bukan lagi primitif, dimana banyak sumber informasi yang bisa kita gali untuk bahan acuan pengajuan klaim, maka sudah sepatutnya kita mencari informasi sebenar-benarnya baru kemudian mengklaim sesuatu. Tentunya malu dong kalau sampai mengklaim sesuatu yang jelas-jelas milik orang lain.
Di sebuah situs berbahasa Belanda terangkum beberapa teks lagu daerah dari Indonesia (Indische Songtexten) dan diantaranya terdapat lagu Rasa Sayange ini. Di sebuah situs juga menyatakan lagu ini merupakan kumpulan dari lagu-lagu daerah aseli Indonesia. Tapi terus terang saya belum menemukan bukti otentik tentang kebenaran lagu ini berasal dari Indonesia. Termasuk dari situs-situs pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kelestarian budaya bangsa. Mungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau.
Di sebuah harian Malaysia, seorang petinggi negara tersebut menyatakan bahwa protes terhadap pemakaian lagu ini dipicu oleh bibit benci yang berlebihan dari rakyat Indonesia yang menyimpan kemarahan akibat beberapa kasus terdahulu, baik itu pemukulan pelatih karate maupun tindakan represif terhadap TKI di Malaysia. Perkara saling klaim lagu ini juga didasari kegeraman Indonesia akibat kabar pengambilan hak paten atas kerajinan batik oleh negeri tetangga itu. Sedangkan di sebuah situs berbahasa melayu memuat lirik panjang (hanya beberapa kata pertama saja yang memuat kata Rasa Sayange) seakan memperkuat fakta bahwa lagu ini sudah populer di malaysia sebelum lagu ini diributkan seperti sekarang ini. Diperkuat juga dengan situs Kementrian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia yang menyediakan fasilitas download lagu rasa Sayang versi malaysia dalam format MP3.
Dengarkan disini (streaming audio 600 Kb)
Berdasarkan definisi dari Wikipedia, ada banyak versi dari lagu ini. Namun dari liriknya tetap diawali oleh kalimat “Rasa sayange rasa sayang sayange, Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange” dan diakhir lagu ini liriknya selalu diakhiri dengan kalimat “Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi… Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi“.
Sampai sejauh ini saya sendiri masih tidak berani menyimpulkan bagaimana sebenarnya asal usul lagu tersebut. Namanya juga lagu daerah yang diajarkan turun temurun seperti halnya cerita rakyat yang tak tahu siapa pengarangnya. Demikian pula dengan lagu dari Maluku yang mungkin saja dibawa oleh orang Maluku/Indonesia yang pindah ke Malaysia. Secara turun temurun diajarkan dan kemudian menyebar luas ke seluruh Malaysia. Sehingga kemudian masyarakat Malaysia menganggap itu adalah lagu mereka.
Tapi jika benar semua ini dilakukan untuk memancing kemarahan Indonesia, sebagaimana hobby yang telah ditekuni negara tetangga tersebut sejak bertahun lalu, maka sudah saatnya Indonesia meradang. Perang! Libas habis, lalu selamatkan Siti Nurhaliza!
Hm…Dari batik, pulau, sampai sekarang lagu daerah diklaim oleh negeri tetangga itu. Lalu apa ini juga selanjutnya di klaim sama negeri tetangga itu? Sila…
Filed under: Celoteh Tolol, In My Search





yay VERTAMAXXXXX!!!!!!!!!
bacanya belakangan!!!
HETTRIX SKALIAN!!!!!MHUAHUAHUA
ah ya, dengan seenaknya saja fejabad malaysia berimbuh soal bibit-benci-entah-dari-mana, humm…dari omongannya aja uda kliatan, kalo mereka emang ga bisa diajak komfromi lage, bisa-bisanya dibilang bibid benci??!! arrghh…mereka yang menabur, mereka fula yang menuai.
bener katamu kawand, ini saadnya kita PERANG!!!
*nyulud fetasan*
be te we, munkin sebaiknya siti nurhaliza diamankan di furwokerto saja, begimana?
dengan ijin antobilang…
TOP SCOREXXXX!!!!!!!
huhh..
dasar Malaysia menyebalkan.
apa-apaan sih dy.
sungguh sangad ga kreatif.
mungkin karena mreka ga punya lagu daerah kali yaa.
ngiri sama indonesa yang kaya sama lagu daerah.
dikiranya nyomot 1 ga bakal ketauan.
dasar menyebalkan.
apa sih yang ada di otak mereka hah ?!?
huhh..
*injek-injek Malaysia sampe hancur berkeping-keping
*timpukin Malaysia pake monitor rusak
*tonjokin Malaysia pake jurus seribu tangan
*lalu kabuuuuurr
ya kita yg punya juga ga ngejaga dengan baik,,tapi kalo diambil baru kebakaran jenggot.Ini sih masih ga seberapa dibanding dengan hak paten tempe yg ada ditangan jepang
mainkan jarimu kawan dengan rasa sayang e
klo itu lagu dari daerah sumatra ato kalimantan gw masih bisa terima itu lagu melayu, tapi itu lagu dari maluku…jauuuuuuh dari sumatra ato kalimantan, apalagi dari malingsia…jauuuh banget
dasar malingsia goblok, tolol, cuma bisa nyuri daripada bikin sendiri.
O.o
Kefetulan banget nih anto lagi mbahas soal lagu ini
Saya bingung jawab pertanyaannya si Bule Lotion lor
Dia tanya, lagu Rasa Sayang Sayange itu darimana asalnya
Hmmmhhh
*mikir*
Oh, on the lighter side, dia udah afal itu lagu
Dan nyanyi dengan accent german
secara kita memang satu ras apalagi satu Asia Tenggara…
musik dan ketukan bunyi2annya hampir sama..
pengalaman kemaren di philipina
musik daerah mereka hampir sama malah dengan lagu2 daerah indonesia jawa dan sulawesi…
apalagi gerakan tarinya, benar2 hampir sama…
apalagi alat musiknya…
bayangkan aja di museum mereka, saya melihat gamelan khas jawa gitu tertulis kira demikian “alat musik tradisional islam dari mindanao”.. wuih.. *itukan dari khas jawa rek*
begitu juga beberapa2 kontent kalimatnya, ada yang hampir sama.
Dan Itu philipina, apalagi malaysia kemungkinan akan sama akan sangat banyak lagi.
Saya menitikberatkan kepada pihak pemerintah Indonesia sendiri yang kurang kuat menjaga Heritage of Indonesia yah gini, makin lama makin sedikit yang kita bisa banggakan buat Indonesia jika semakin hari kekayaan kita dikuras…
Huuuh, dasar tukang rebut sembarange. mulai pulau, tanah, sampe lagu. habis ini jgn2 istana negara diakui punya malaysia
Ganyang aja tuh malaysia…..
btw pemerintah setempat juga nggak becus menjaga lagu-lagunya sendiri sih
gimana tanggapan dari almascatie secara elo dari maluku??
@Arul
Di KL Tower Malaysia, Gamelan malah diakui sebagai alat musik tradisional mereka
Hayooo, invasi ke malaysia~!!!
@aRuL
tanggapan sayah
*ambil gitar ama totobuang, ke pantai gelar tikar, nyanyikan “rasa sayang” sambil bakar ikan*
[...] Kampanye Malaysia yang meng-klaim lagu “Rasa Sayang-Sayange” mengenai Hak Cipta Lagu Rasa Sayang makin tajam, mulai dari seniman-seniman Nasional sampai seniman daerah (Maluku) turut berkoar-koar mendukung pemerintah untuk menuntut penggunaan Lagu Rasa Sayang e (hey) sebagai lagu nasional malaysia. [...]
@ almascatie :: eh lagu “totobuang” itu saya suka banget loh sejak SD, diajarin sama ibu guru SD saya….
[...] lantang tanpa ada gerakan yang berarti. sampai kemudian, belakangan ini, diketahui bahwa lagu daerah dari Kerajaan Endonesa pun dipakai oleh Kerajaan Malesa sebagai backsound untuk pariwisata [...]
ah pagi ini saya bikin partiturnya ah..trus daptarin ke kantor paten.
kali aj bisa dpt duit :p
…
entah hanja perasaan ik adja ataoe emang daripada orang indonesia kebanjakan memang lagoe itoe njanjinja lebih bagoes kalo jang njanjiin orang malajsia dan orang maloekoe asli….
soempah dagh… _ _v
Salam kenal…waaah cepetan bikin hak cipta untuk semua lagu daerah…nanti keduluan di klaim malaysia. tanggapan para petinggi kita gimana ya ???
g perloe itoe…mendingan kita pertjepet adja ahli kepemilikan semoea boedaja Indonesia…teroes kalo oedah, kita kan tinggal ganti kewarganegaraan…setjara sittoe lebih baik daripada sini…
*dikedjer angkatan nasionalis*
eh itu arul kok hobi banget pake kata secara? sekolah calon tentara?
eh iya, pemerintah kita emang sontoloyo kok… ndak mampu melindungi aset2nya
usul aja nich buat pemerintah..
semua lagu2 jadul yang enggak tahu penciptanya (NN)
dan sudah terlanjur populer di indonesia
di PATEN kan saja..
supaya tidak kecolongan..seperti ini lagi..
untung bukan lagu indonesia raya 3 stanza yang dipatenkan sama mereka
25
Tak sanggup berkata kata hanya prihatin ama nasib moral dunia.
*Kipas2*
Lagi2, lagi2…
‘Rasa Sayang’ milik Nusantara! milik Kepulauan Melayu (Malay Archipelago). Bukan hanya dinyanyikan di INA malah di Singapur & Brunei. Iya mungkin aslinya dari Maluku tapi itu sebelum berdirinya negara yg bernama Indonesia & Malaysia. Maka Indonesia tiada hak dan bukti mengatakan lagu itu milik anda.
@almas
ikut gabung, acara nyanyi2 di pantainya ya??
-mari, bahu-membahu, selamatkan siti nurhaliza…dan beberapa wanita malaysia yg cantik, kita klaim mereka, menjadi istri-istri kita…huwahuwahuwa
Ntar kucing garong yang dicatut he.. he..
kita apain enaknya negeri tetangga kita yg njelehi itu?
arrgghhhhhhhhhhhhhhhhhh
Ganyang Malaysia !!!
aku cuma bisa wait and see aja, apakah kali ini pemerintah berani mengambil tindakan tegas atau mengalah lagi
Dasar ya si Jiran Malaysia itu! Pertama pula-pulau kecil mereka klaim, dicaplok. Terus batik, lagu-lagu, wilayah perbatasan, tambang minyak, dst. Mungkin besok-besok pulau-pulau besar juga akan diklaim oleh mereka. Sumatra akan diakui mereka, Kalimantan mungkin juga akan dicaploknya. Bahkan pulau Jawa juga akan diklaim miliknya, dan orang Indonesia akan diusir dari tanahnya.
Ini akibat kita terlalu banyak warisan, namun tak pandai mengurusnya. Melihat hal ini tidak ada yang ngurus, Malaysia yang kurang kerjaan, jadinya ngurusin punya kita.
Ah makin kurang ajar saja mereka!
bukti lagi arogansi malesa pada negeri kita. Sayangnya kaum elite kok posisi tawarnya kayaknya rendah sekali di mata bangsa malesa itu. Ini ibarat pepatah “lupa kacang akan kulitnya”. malesa yang dulu berguru ke indonesia, stelh itu dijadikan bulan2an mainan. Apa ini untuk makin membutkikan idiom baru bahwa murid yang baik adalah murid yang mampu “membunuh” gurunya?
*sela;ian minta izin ngopi banner FPI-nya ya Kang Anto? Trims*
masihkan kita berharap pada pemerintah?
dengan ini saya mematenkan bahwa CHIKA™ adalah milik negara Indonesia™.
Sekian.
*kiss bye ke semua penduduk Indonesia*
bener cK, paten kan dulu
kangtutur’s™ weblog
Malaysian kayaknya memang suka mencuri yah.
Lha tapi pemerintah kita juga diam saja je waktu kekayaan bangsa diambil/ dipatenkan satu persatu termasuk Liga Inggis di TV gratis.
Bahkan sudah tahu TKI disiksa masih diekspor terus ke malaysia
banyak juga maunya Malaysia itu yah……
Batik dia patenkan
Getah dari Sumatera di yg Jual
Sawit dai Sumatera di yg dapt Laba
kemaren Sipadan Ligitan
tapi yg gue Kesel RENDANG dipatenkan oleh pebisnis Malaysia
kok bisa sih???
SERANGGGGGGGGGGG……….!!!
ungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau <== Nah ini yang perlu kita khawatirkan bahwa kali ini beliau tidak membuat manuver yang membuat semakin kacau negara kita dengan pernyataan-pernyataannya. Amin
mungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau <== Nah ini yang perlu kita khawatirkan bahwa kali ini beliau tidak membuat manuver yang membuat semakin kacau negara kita dengan pernyataan-pernyataannya. Amin
panas…panas…diri ini… *nyanyi lagu Gigi*
sialan bgt tu negeri jiran! ngaku2 aja bisanya,, dasar gak kreatip.. kirain cuma indo aja yg gak kreatip,, ternyata tetangga sebelah jg toh..
Udah pernah dengar/baca kabar mengenai kapal Polairud Indonesia ditembaki kapal Malaysia? ***Kompor mode: ON***
anto kemana? kemaren kan diangkat sebagai komandan pasukan
kodokbayutkok ga mimpin barisan gerilya nih??
Biarin aza semuanya diklaim. Nanti juga borobudur diklaim punya negara Myanmar atau Thailand. Atau jangan-jangan blangkon juga nanti bakal diklaim lagi oleh engara lain.
Oke biarkan saja. Habisin saja semuanya. Biar kita semua kemudian sadar, kalau kita sudah miskin….
HAJAAAARR…..
SIKAAAAATTT…..
GANYANG MALAYSIA !!!
ah, kalau di purwokerto kasian dia, mendingan di kostku aja, hehehe
wah, sadis juga ternyata, huehuhe
tumben komengnya serius.
mainkan jari? wah ada muatan 17++ nih
mungkin itulah perlu penyelidikan lebih lanjut tentang asal mula lagu tersebut, apa benar dari rumpun melayu atau dari maluku.
wah, katanya dia diajarin ama neneknya yang orang indo ya?
betul rul, memang perlu diselidiki lebih lanjut masalah ini. dan Indonesia pun harus mulai berkaca agar tak menelantarkan kekayaan budaya.
ganyangnya dicampur saos dulu gak?
gamelan juga? *shit* invasi ke malaysia, kita lindungi kopral geddoe yang sudah menyusup kesana!
weks, dasar musisi *ngumpet ah*
rasanya cara berkomentar kayak anda perlu dipatenkan juga deh *kabur*
Para petinggi kita beragam pendapatnya, ada yang cuek bebek ada yang sok-sok peduli. Kalo komandannya sih santai2 aja tuh.
Salam kenal juga.
iya aRul memang calon tentara. TKD = tentara karepe dewe
mungkin korupsi juga sekalian dipatenkan?
wak kalo lagu itu sih hak patennya sudah ama si om oi
katanya gak sanggup berkata2, lah itu masih berkomentar. hehe
bakar..bakar…
Nanti dulu kalau mau bicara bukti, saya rasa perlu penyelidikan baik dari asal usul maupun tata struktur bahasa lagu tersebut. Sehingga akan jelas kepemilikan lagu tersebut apakah dari melayu atau maluku.
wah, siti nurhaliza jangan dikalim rame2 dong, buat saya aja.
wekeke… kalo lagu itu mah kasih2 aja
gangbang mungkin solusi paling baik.
ganyangnya pakai nasi ama sambel?
ya mungkin wait-nya kita akan lama banget kang.
kira2, kalo korupsi dan sinetron laknat bakal mereka klaim juga gak?
wah, gimana kalo dilanjutkan, guru yang dibunuh muridnya akan balas menghantui murid ?
seumpamanya bisa mas, seumpamanya lho…
najoooong
halah, sekalian kang ” antobilang™ ”
untuk beberapa kasus (misal lagu ini) kita tidak terlalu kuat, tapi bisa dilihat sebenarnya bibit kebencian mereka terhadap indo begitu besar. baca saja komentar mereka di media.
kalau si pakar kita patenkan dulu gimana?
lho, itu namanya gak kreatif ya mbak? *manggut-manggut*
ah masa sih? mana linknya?
*mulai terbakar*
ini anto, almas kangen ya…
waduh, blog saya jangan dibakar kang…
[...] 4 Okt 07 Malaysia kembali berulah dengan mengklaim lagu daerah Maluku Rasa Sayang Sayange sebagai lagu mereka. Mereka akan terus begitu sampai kita beri [...]
buat mas resta, wah jangan gitu mas… kalo ntar kalimantan juga direbut malaysia gimana????
secara gitu loh gw orang kalimantan, nter orang semanis gw direbut malaysia, kan ente-ente juga yg rugi (bwahahahaha… apaan sih gw???)
tapi emang menyebalkan !!!! mereka tuh emang ga bisa bikin lagu bagus. Liat deh lagu-lagu mereka, palagi yang band nya, muales banget deh (duh, komenku mulai ngawur
)
terserah deh, gw yg emang lagi males berbijak-bijak ria… cuman mau bilang, ganyang malaysia !!!!!!!!!!!
Banner VISIT MALINGSIA-nya KEREN ABISSSS
malingsia memang truli maling asia
gyahahahaha
ajjooooo….ganjang malajsia…gangbang adja…
siti nurhaliza dan michelle yeohnja digang bang rame-rame….
wakakakakakakakakakak
*ditendang anto*
betewe, edjaan lama ik maoe ik patenkan djoega lah…daripada dimaling djoega…bener djoega apa jang jij bilang ni….
hehehe… malaysia (juga singapura) memang paling tahu sifat-sifat kita sebagai bangsa…
menyetujui paragraf kedua dari terakhir
Malaysia ga kreatif =)) ketahuan amat …
maling maling sia malaysia maling
cemplungin malesa ke sidoarjo…
*sambil nunggu tanggapan yang jadi pemerintah di indonesia*
Setuju sama Joe, katanya temenku (tentara) yang dinas di Ambalat, disana udah tegang lho. Ibaratnya kotoran burung jatuh saja sudah bisa perang karena dikira “kiriman” Malaysia
Jadi gak usah nanggung, ganyang aja tuh Malaysia
@Anto
Pake saos Australia piye?
inilah akibat dari banyaknya lagu kuno yang diciptakan oleh NN alias Noname…:)
hidup malesa…
*berlalu*
emang noname itoe orang mana sih…???lagoe tjiptaannja banjak kok ik g pernah kenal dia..
Perang! Libas habis, lalu selamatkan Siti Nurhaliza!
hehehe…. dasar.
btw, mengenai masalah lagu dan berbagai kesenian musik, Indonesia memang saya anggap belum mampu utk menghargai art bidang tsb.
spt biasa, numpang trbk.
Keganasan ikan Hiu merengut keperawananku. (Bag.1)
Whitetip reef Shark. (Triaenadon obesus) yg di foto di Medang, Perairan Kita.
Gambar didapat dari/Picture taken from Sharks – Squali http://www.robertosozzani.it/Sharks/cont.html
Sumber dan Inspirasi : Sebuah restoran china, WWF Indonesia, Gatra.c…
Udah kita perang aja ama Malaysia, makin dibiarin makin jadi. Whahaha. Ganyang Malaysia?
Huh gak kreatip blas…enak eee maten matenke sing bukan gaweane.
duh udah kita kirim TKI yang banyak, masing-masing bawa bom bunuh diri..
*peace
Intinya Ketegas pemerintah di perlukan supaya gak di remehkan mulu.Setujuuuu!!
yo wes,emang negara endonesia ini baik hati ,biarin aja dach lagunya diambil.
kan masih ada lagu cucak rowo yg bisa di jadiin jigle promo visit endonesia 2008
kebbaacuuutttttt!!!!
sebelum candi juga dikalim punya malaysia, GANYANG COWOK-COWOK MALAY!! SELAMATKAN ENCIK-ENCIK COMEL MALAY!!
Ah malaysia ga punya ide, sepertinya kok belum kaffah kalo disebut sebagai sebuah negara.
biasa aja..udah nggak usah rame, kalo perlu sih Indonesia dan seisinya biar diambil rame2 sm negara tetangga.
*siyul siyul…*
sayah juga pengen ke malay
lam kenal bung! sepertinya blog anda sudah tenar
@ arya :: cuman sekali pake kata “secara” koq dibilang suka pake kata “secara”
gimana solusina coba buat lagu rasa sayange??
yahh Perang saja!! kan sekarang lagu trend…
dua kali Rul… :p
nih:
dan juga ni:
hehehehe
solusinya: ganyang malingsia, goyang siti nurhaliza
dan tendang suaminya ke pangkuan antoHOMOKno 70 spam
Ayo! Ganyang malingsia
Tapi
sisakanselamatkan siti nurhaliza***Bletak***Ayo GANGBANG MALAYSIA!!!
Memang negri jiran kita yang satu ini, ga ada matinya. Denger2 juga pakar(katanya) telematika kita udah mau turun tangan. Mudah2an ga bikin kacau N malu2in kita lagi..
kok jadi perang lagi sama malaysia sih?
ganyang malaysia timbul lagi. GANYANG MALAYSIA!!!!! toh dari mereka, *dari kasus-kasus yang kemaren* gak ada itikat baik.
katanya anti kekerasan, kalo berkata2 “ganyang” yah… percuma aja…..
berarti kita dukung kekerasan dunkz…
jelasnya juga mereka membalikkan ke Indonesia, disuruh buktikan kalo lagu itu milik kita…
So menurut saya nih, pemerintah harus segera mencari bukti2 terkait jangan asal ngomong doang dong pak…
ganyang kan gak mesti pake kekerasan to rul…..
ganyang itu kan cuma ekspresi bahwa itu tidak bisa dibiarkan dan harus dihentikan/dilenyapkan……
*sok bijak mode off*
Ganyang Malaysia
wah telat…
pokoknya Goyang Siti Nurhaliza!!
Malaysia Klaim Wayang Kulit
Satu lagi klaim Malaysia tentang kekayaan budaya Indonesia yaitu Wayang Kulit. Menteri Kebudayaan mereka Dr Rais Yatim mengungkapkan bahwa wayang kulit, yang sering dipentaskan di Malaysia, tak ada urusannya dengan Indonesia karena kesenian itu berasal…
sebel juga sama negara tetangga yang semakin congkak.
kalo marah wajar.
tapi kalo mau perang, pikir-pikir dulu deh. malaysia itu bekas jajahan inggris, yang jadi anggota NATO. bisa-bisa lawan kita dibalik malaysia adalah Inggris… tidak…
ya, mitra ganyang yang cowok2 aja ya.
halah, itu kan dari kamu, hehehe
waduh, siti nurhaliza dan michelle yeoh buat saya aja.
kamu khusus ahmad badawi aja
betul om, masyarakat yang mudah terpancing kan? hehehe
halah, kamu itu.
lha, emang gitu mbak
katanya sih, lagu rasa sayange itu ibarat mainan yang disia-siakan saudara tua, makanya si adik ngambil mainan yang katanya disia-siakan itu, hehe
weks, kejem amat bro… mendingan ke kawah aja deh
kalo ganyang siti nurhaliza, gak usah pake apa-apa deh, hehehe
selain itu, juga karena kita malas memeliharanya
weks, bole bole… beda pendapat tho?
setahu saya NN malah No Nude tuh?
betul om, kita terlalu senang bergelimpangan kekayaan budaya tanpa pernah mau sekedar mengorganisirnya agar terlindung dari pencoleng
trekbek, oke aja om.
mungkin perangnya pakai cara lain ya? kalau adu fisik, jelas mereka banyak beking-nya. ah, macam tempat hiburan malam saja, hehehe
enak e pancen dipateni sisan kok mbak, tonggo sebelah kui.
waduh, kejem ah, kasian TKInya atuh.
oke, setuju itu!
whaduh, cucak rowo? kenapa gak kucing garong aje?
lah, yang kebacut2 itu gimana caranya gak terulang.
weks, saya mau dong ENCIK-ENCIK COMEL MALAY-nya
wakaka, negara yang kaffah? afa fula itu? macam blogger kaffah po?
halah, malah siyul-siyul
ini malah pengen kesana, hehehe
salam kenal juga, makasih sudah mampir
heh, pertarungan urusan intern rumah tangga jangan diekspos disini dong, hehehe
anda dari malaysia kan? kenapa minta perang?
tidak baca balesan komentar saya ke anda ya?
waduh, idem deh ama arul “heh, pertarungan urusan intern rumah tangga jangan diekspos disini dong, hehehe”
btw, solusimu katrok, hahaha
*jitakin sugeng, rebut siti nurhaliza*
wah, sang pakar mau turun tanga ya?
baguslah, semoga kali initidak ngawur.
btw, kalau si pakar di klaim sebagai pakar telematika malaysia, gimana ya?
ya gitu kalo ngelunjak dibiarin aja. nambah ngelunjak, hahaha
betul rul, yang suka kekerasan bilang “ganyamg” kalo yang suka kekenyalan bilang “gangbang” hahaha *dirajam orang sekampung*
btw, idem sama mardun, istilah ganyang lebih ke makna kiasan aja deh, artinya kita gak diem aja kalo direndahkan.
ganyangnya pake saus australia ya?
waduh, ini malah minta goyang-goyang, hehe.
asal tau saja kitapun dikelilingi beberapa negara budak persemakmuran inggris lho.
walah, sekarang kok malah jadi ribut terus sih ama malay, perasaan dari dulu tetanggaan
[...] Malaysia Yang Aneh Jump to Comments Ini bukan bahsan tentang Malaysia yang telah “merebut” banyak hal dari Indonesia. Ato tentang Malaysia yang telah “menyakiti” Indonesia. Bukan juga tentang pendapat subjektifku bahwa Malaysia itu menyebalkan dalam hal penggunaan lagi Rasa Sayange yang lagi banyak dibahas itu yang juga dibahas disini. [...]
kemaren pulau, trus batik lalu wayang, seterusnya TKW TKI puls pelatihkarate digebugin. sikat aja malaysia, ayo kita perkosa rame-rame siti nur h, kan dia juga cantik
saya mengucapkan selamat untuk Indonesia,karna lagunya digunakan oleh Malaysia negara berkembang,
hebat kali bukan!!!Malaysia nyontek lagu indonesia.
MALASYSIA SI TUKANG CONTEK
gak kreatif
nyiapin shell
scanning port dot my
[...] bilang Malingsia, so kalian juga jangan manggil kita2 dengan panggilan Indon). Ok, dari kasus klaim lagu Indonesia, pulau, tradisi & budaya, sepertinya semua kejadian-kejadian itu membuat beberapa oknum di [...]
Dear all,
Rasa sayang bukanlah jingle promosi pariwisata malaysia untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke malaysia. Rasa sayang merupakan jingle penyemangat bagi warga negara malaysia sebagai salah satu program promosi pariwisata mereka. Semoga dapat dipahami.
Pemerintah akan melaksanakan konferensi pers secepatnya terkait masalah ini. Bagi warga Indonesia yang “sakit hati” harap berperilaku bijaksana menghadapi situasi ini.Semoga ini dapat menjadi pembelajaran kita semua untuk menghargai dan mencintai nilai-nilai budaya yang kita miliki.
Pemerintah Malaysia tidak pernah (bahkan tidak akan bisa) mengklaim bahwa Rasa Sayange adalah lagu malaysia. Bahkan, Warga Indonesia merupakan pasar potensial bagi pariwisata malaysia. Dalam hal ini, Malaysia sedang pusing karena secara tidak sengaja “menyakiti” warga Indonesia. Karena situasi ini dapat menurunkan jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Malaysia.
Mari kita bertindak tenang, karena kita dijajah oleh Belanda bukan Inggris… dimana kebudayaan dan sejarah kita diarsipkan secara “hebat” oleh pemerintah Belanda.
Salam budaya,
[...] banyak yang aku dapetin di sini. dari soal agama, korupsi, kedetektifan?, tentang motor, tentang isu-isu yang sedang berkembang, ah macem-macem dah [...]
sebenernya,indo itu kaya (asal dimanfaatkan dg baik kelebihannya) dan sesungguhnya MALAYSIA itu miskin,ga kereatif,dodol,oncom etc!!di bbrp forum malaysia, bnyk org protes ama indo..(yg hrsnya protes kan kita ya ga)
Abang2, kakak2 dan adik semua,
macamana nak kelaim lagu rasa sayang hey lagu indonesia. Kamu di sini cakap Bahasa Melayu pun tidak betul. Dan mana ada perkataan sayange dalam bahasa Melayu. Kamu berpantunpun tidak tahu..Kalau saya silap, saya amat berharap dapatlah orang Maluku atau jawa mengajukan pantun..
Salam Muhibbah..
hahaha…. saya tertarik dgn orang aneh
kami ‘miskin’… kami ngak kreatif… kami dodol (durian ke dodol biasa hahaha)
ngak mau klaim KLCC kamu punya jugak?
ngak mau klaim Litar Sepang kamu punya jugak?
ngak mau klaim Menara KL, Menara Telekom, segala menara di Malaysia kalian punya jugak?
ngak mau klaim Berjaya Times Square (mall terbesar di Asean & ke 5 terbesar di dunia) sbg hak kamu?
ngak mau klaim malaysia adalah milik kamu?
ngak malu punya INDON! dasar INDON yang mundur
Semua bangsa saya jamin takut sama rakyat Indonesia, apalagi kalau sudah marah dan bersatu gak takut mati… masih inget kan kasus Ambalat dimana di beberapa kota besar ratusan bahkan ribuan relawan menyatakan siap dikirim ke pulau tersebut dan berperang dengan Malaysia.
Apakah bisa populer lagi slogan yang dulu sangat2 hot:
GANYANG MALAYSIA !!
orang indon bodoh2 belaka
hantarla sukarelawan ke ambalat
kami hantarn sukhoi dan kapal selam dahle
sorang2 mati agaknya..
kami di malaysia tidak bising hal remeh2
jika media kami juga mengapi apikan
nescaya seluruh TKI di nmalaysia dalam bahaya
malah tentera2,RELA,polisi dan semua penduduk dimalaysia akan ke kawasan2 TKI
dan membelasah mereka..cuma kami ngak mahu jadi sebegitu
sesungguhnya kami masih ada akal
[...] dibaca, disini, dan disini. beberapa blogger kita yang populer seperti priyadi, kang kombor, antobilang, tikabanget, dudi, (eh eh.. kl blogger ngetop yang satu ini saya kenal lo…;p). indra, (yang [...]
[...] Kampanye Malaysia : Klaim Lagu Rasa Sayang-Sayange – Antobilang [...]
mudah2an ini jadi pelajaran terkhir buat pemerintah Indonesia
trus semoga isu2 ini diselesein sampe tuntas dan gak cuma jadi angin lalu aja setelah udah gak heboh dan banyak orang udah males saling mencaci dan menghujat
DEAR MALAISYA………………….?????
Malaisya mang maling ke-sya-ngan habis ide X yeEE……….buat ngbikin lagu sndiri mang pantas malaiaya di juluki maling atu PENCURI terbesar di ASIA hehehe……..dasar orang – orang gk punya pinya IDE otak ta’i, otak udang, ota burung DLL yang berkaitan dengan biadab ya gk heheh……..mule dari Tahu Tempe, Batik mape lagu milik daerah asli MALUKU-INDONESIA di akui mereka poenya yang lebih sadis lagi ney WaSIT Indonesia di keroyok ma polisi yang gak bermoral di Malaisya dasar Banci maen ngrok ja bisanya.
gw ngse tao yeE tlong diperhatikan cukup udah lw pade ngRampas hak Indonesia lok gk maka Malaisya adalah Negara kecil yang padat penduduknya bakal di hancurkan kami warga Indonesia siap berperang dengan lw-lw pade Malaisya Bangsat……….!!!!
sekali lagi gunakan otak lw buat berpikir yang positif jangan membiasakan diri ngrampas hak orang lain ok.
salam THE BEST U’R ENEMI.
RASA SAYANG E ADALAH LAGU ASLI MALUKU
Sangat biadab bangsa Malaysia, Lagu Rasa Sayang E adalah ASLI DAERAH MALUKU yang tidak dimiliki oleh Negara manapun di dunia ini. Harap pemerintah tegas dalam masalah klaim lagu ini.
mlaysia akan membayar royalty hak paten lagu rasa sayange terhadap rakyak indonesia sekalian bayar gaji para pembantu indo yang di malaysia… ha…ha…ha… pemerintah bertindak dong, jangan sampai rakyat jadi cuek ma bangsanya sendiri coz pemerintahny ag pernah tanggap terhadap hal begini… rakyat aja respon cepat…
kita sebage bansa yg punya harga jelasnya ya….MARAH>>>>>>> emang paling enak itu mengaku barang milik orang..kayak orang gila kan …..ga pernah permisi klo klo kepengin apa ….ya tinggal ngambil……yang saya heran apa ya ga bisa bikin lagu sediri…….???????? lah orang sebanyak itu ngapain aja….gila semua yah…
malaysia apa-apaan sih??
plissss dehhhhhhhhh!!!!!!
Malaysia kretif dikit dong..!
usil banget sih dari dulu sama indonesia??
[...] Malaysia? Atau memang ada suatu misi khusus dari Dhani dkk untuk memberikan label yang khas “tentang suatu penjiplakan atau pencurian” kepada [...]
JANGAN LUPAKAN KESENIAN DAERAH KITA MASING-MASING.
Kalau bicara Malaysia bikin badan ini gemetar karena marah.
Makanya saya lebih memilih instropeksi bangsa kita sendiri, masihkah kita mencintai budaya aseli kita ?
Berapa banyak sih yang suka lagu keroncong “Bengawan Solo” nya Gesang ? rasaya hanya beberapa gelintir saja.
Bukan tidak mungkin besok akan di claim milik Malaysia diganti dengan “Bengawan Johor” dan setelah itu banyak yang meradang serta ngajak perang.
Sundari Sukoco penyanyi keroncong belum ada yang tertarik untuk menggantikannya, penyanyi muda misalnya Agnes Monica lebih suka meniru gayanya Britney Spears.
Mbah Waljinah, Nyi Tjondro Lukito sudah sepuh, penggantinya belum ada yang mampu setenar beliau, malah bermunculan sinden dari America dan Jepang.
Ki Narto Sabdo almarhum, belum ada dalang yang bisa menyamai kemampuannya sampai saat ini, malah ada dalang dari Australia.
Ini merupakan tanda2 bahwa generasi bangsa kita sudah mulai melupakan keseniannya sendiri.
Mari kita selesaikan masalah “Rasa Sayange” !!! tapi jangan lupakan kesenian daerah kita.
Minimal kita menyukai, syukur2 kalau bisa berbuat lebih.
Andaikata saya masih mampu ingin rasanya membawa AK 45 seperti dulu lagi, menembus hutan belantara Kalimantan Utara.
Kalau negara tetangga itu menjengkelkan memang sejak dahulu sudah begitu.
[...] nga heran kl lama kelamaan bangsa ini berserta dengan pulau- pulaunya, kebudayaannya, dan manusia – manusia didalamnya jadi milik bangsa asing. Secara mempertahankan [...]
[...] Kampanye Malaysia : Klaim Lagu Rasa Sayang-Sayange [...]
[...] rock 70-an asal Belanda, Kayak, berjudul Ruthless Queen. Namun, liriknya sudah berbahasa Indonesia. Nyontekkah? Tergantung sudut pandang. Kalau mirip2, agak banyak, ya kemungkinan besar itu nyontek. Tapi kalau [...]
OO malaysia ga kreatif lagu aja pake nyonto,
Lagu itu tak apa dinyanyika di malaysia tapi orang dunia harus tau itu lagu dari indonesia
CAYo INDONESIAA
ih malaysia tu jahat anget ci….
manknya ga punya lagu daerah ya mpe ngejiplak punya indonesia