Kampanye Malaysia : Klaim Lagu Rasa Sayang-Sayange

Di suatu sore, sambil menikmati buka puasa, ada seorang kawan menjumpai saya di dunia maya. menawarkan roti bakar rasa keju untuk menemani minum se-liter fanta seperti yang tercantum dalam status di Y!messenger.

Awalnya saya disodori link dari sebuah blog ( sepertinya sih pendatang baru tapi kelihatan sudah familiar banget :mrgreen: ) tentang “Rasa Sayange, lagu lokal Malaysia?” oleh Mas Otak. Dari sana saya terdampar ke sebuah kabar dari situs berita online, sudah agak basi sih, keluaran awal bulan ini.

Anda pasti hafal atau setidaknya pernah mendengar lagu ‘Rasa Sayang Sayange’ kan? Selama ini bangsa Indonesia mengenalnya sebagai lagu daerah dari Sulawesi/Maluku. Namun, saat ini lagu terkenal ini jadi lagu iklan pariwisata Malaysia.( Jadi Lagu Malaysia, Lagu ‘Rasa Sayang Sayange’ Heboh : Detik.com 01/10/2007)

Bagi kita, rakyat Indonesia tentunya sudah tak asing lagi terhadap lagu ini :

Rasa sayange…
rasa sayang sayange…
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayang….. [rasa sayang-sayange]

Sebagian besar, kalau tak berani menyebut keseluruhan dari kita mengenali lagu tersebut sebagai lagu daerah yang berasal dari daerah Maluku. Sebuah lagu khas yang sering dinyanyikan di berbagai event kesenian saat kita masih di sekolah dasar dahulu. Tapi negeri tetangga itu bagai menyulut api baru. Memakai lagu itu sebagai jingle promo pariwisata “Malaysia, the Truly Asia“. Silahkan dengarkan di Youtube dan telinga anda pastilah sangat mengenali lagu tersebut.

Perkara klaim-mengklaim sepertinya sudah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat jaman sekarang. Sebentar lihat peluang bagus, segera mencari pembenaran untuk mengajukan klaim. Tapi sebagai manusia yang bukan lagi primitif, dimana banyak sumber informasi yang bisa kita gali untuk bahan acuan pengajuan klaim, maka sudah sepatutnya kita mencari informasi sebenar-benarnya baru kemudian mengklaim sesuatu. Tentunya malu dong kalau sampai mengklaim sesuatu yang jelas-jelas milik orang lain.

Di sebuah situs berbahasa Belanda terangkum beberapa teks lagu daerah dari Indonesia (Indische Songtexten) dan diantaranya terdapat lagu Rasa Sayange ini. Di sebuah situs juga menyatakan lagu ini merupakan kumpulan dari lagu-lagu daerah aseli Indonesia. Tapi terus terang saya belum menemukan bukti otentik tentang kebenaran lagu ini berasal dari Indonesia. Termasuk dari situs-situs pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab terhadap kelestarian budaya bangsa. Mungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau.

Di sebuah harian Malaysia, seorang petinggi negara tersebut menyatakan bahwa protes terhadap pemakaian lagu ini dipicu oleh bibit benci yang berlebihan dari rakyat Indonesia yang menyimpan kemarahan akibat beberapa kasus terdahulu, baik itu pemukulan pelatih karate maupun tindakan represif terhadap TKI di Malaysia. Perkara saling klaim lagu ini juga didasari kegeraman Indonesia akibat kabar pengambilan hak paten atas kerajinan batik oleh negeri tetangga itu. Sedangkan di sebuah situs berbahasa melayu memuat lirik panjang (hanya beberapa kata pertama saja yang memuat kata Rasa Sayange) seakan memperkuat fakta bahwa lagu ini sudah populer di malaysia sebelum lagu ini diributkan seperti sekarang ini. Diperkuat juga dengan situs Kementrian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia yang menyediakan fasilitas download lagu rasa Sayang versi malaysia dalam format MP3.

Dengarkan disini (streaming audio 600 Kb)

Berdasarkan definisi dari Wikipedia, ada banyak versi dari lagu ini. Namun dari liriknya tetap diawali oleh kalimat “Rasa sayange rasa sayang sayange, Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange” dan diakhir lagu ini liriknya selalu diakhiri dengan kalimat “Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi… Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi“.

Sampai sejauh ini saya sendiri masih tidak berani menyimpulkan bagaimana sebenarnya asal usul lagu tersebut. Namanya juga lagu daerah yang diajarkan turun temurun seperti halnya cerita rakyat yang tak tahu siapa pengarangnya. Demikian pula dengan lagu dari Maluku yang mungkin saja dibawa oleh orang Maluku/Indonesia yang pindah ke Malaysia. Secara turun temurun diajarkan dan kemudian menyebar luas ke seluruh Malaysia. Sehingga kemudian masyarakat Malaysia menganggap itu adalah lagu mereka.

Tapi jika benar semua ini dilakukan untuk memancing kemarahan Indonesia, sebagaimana hobby yang telah ditekuni negara tetangga tersebut sejak bertahun lalu, maka sudah saatnya Indonesia meradang. Perang! Libas habis, lalu selamatkan Siti Nurhaliza! :mrgreen:

Hm…Dari batik, pulau, sampai sekarang lagu daerah diklaim oleh negeri tetangga itu. Lalu apa ini juga selanjutnya di klaim sama negeri tetangga itu? Sila…

124 Tanggapan ke “Kampanye Malaysia : Klaim Lagu Rasa Sayang-Sayange”


  1. 1 hoek Oktober 3, 2007 pukul 8:32 pm

    yay VERTAMAXXXXX!!!!!!!!!

  2. 2 hoek Oktober 3, 2007 pukul 8:32 pm

    bacanya belakangan!!!

  3. 3 hoek Oktober 3, 2007 pukul 8:32 pm

    HETTRIX SKALIAN!!!!!MHUAHUAHUA

  4. 4 hoek Oktober 3, 2007 pukul 8:45 pm

    ah ya, dengan seenaknya saja fejabad malaysia berimbuh soal bibit-benci-entah-dari-mana, humm…dari omongannya aja uda kliatan, kalo mereka emang ga bisa diajak komfromi lage, bisa-bisanya dibilang bibid benci??!! arrghh…mereka yang menabur, mereka fula yang menuai.
    bener katamu kawand, ini saadnya kita PERANG!!!
    *nyulud fetasan*
    be te we, munkin sebaiknya siti nurhaliza diamankan di furwokerto saja, begimana?

  5. 5 hoek Oktober 3, 2007 pukul 8:47 pm

    dengan ijin antobilang…
    TOP SCOREXXXX!!!!!!!

  6. 6 nieznaniez Oktober 3, 2007 pukul 10:07 pm

    huhh..
    dasar Malaysia menyebalkan.
    apa-apaan sih dy.
    sungguh sangad ga kreatif.
    mungkin karena mreka ga punya lagu daerah kali yaa.
    ngiri sama indonesa yang kaya sama lagu daerah.
    dikiranya nyomot 1 ga bakal ketauan.
    dasar menyebalkan.
    apa sih yang ada di otak mereka hah ?!?
    huhh..

    *injek-injek Malaysia sampe hancur berkeping-keping
    *timpukin Malaysia pake monitor rusak
    *tonjokin Malaysia pake jurus seribu tangan

    *lalu kabuuuuurr

  7. 7 'K, Oktober 3, 2007 pukul 10:27 pm

    ya kita yg punya juga ga ngejaga dengan baik,,tapi kalo diambil baru kebakaran jenggot.Ini sih masih ga seberapa dibanding dengan hak paten tempe yg ada ditangan jepang

  8. 8 almascatie Oktober 4, 2007 pukul 12:09 am

    mainkan jarimu kawan dengan rasa sayang e
    :lol:

  9. 9 Resta Oktober 4, 2007 pukul 12:53 am

    klo itu lagu dari daerah sumatra ato kalimantan gw masih bisa terima itu lagu melayu, tapi itu lagu dari maluku…jauuuuuuh dari sumatra ato kalimantan, apalagi dari malingsia…jauuuh banget

    dasar malingsia goblok, tolol, cuma bisa nyuri daripada bikin sendiri.

  10. 10 auriNgoNpaiSte Oktober 4, 2007 pukul 1:53 am

    O.o
    Kefetulan banget nih anto lagi mbahas soal lagu ini
    Saya bingung jawab pertanyaannya si Bule Lotion lor
    Dia tanya, lagu Rasa Sayang Sayange itu darimana asalnya
    Hmmmhhh
    *mikir*
    Oh, on the lighter side, dia udah afal itu lagu
    Dan nyanyi dengan accent german :mrgreen:

  11. 11 aRuL Oktober 4, 2007 pukul 2:16 am

    secara kita memang satu ras apalagi satu Asia Tenggara…
    musik dan ketukan bunyi2annya hampir sama..
    pengalaman kemaren di philipina
    musik daerah mereka hampir sama malah dengan lagu2 daerah indonesia jawa dan sulawesi…
    apalagi gerakan tarinya, benar2 hampir sama…

    apalagi alat musiknya…
    bayangkan aja di museum mereka, saya melihat gamelan khas jawa gitu tertulis kira demikian “alat musik tradisional islam dari mindanao”.. wuih.. *itukan dari khas jawa rek*
    begitu juga beberapa2 kontent kalimatnya, ada yang hampir sama.

    Dan Itu philipina, apalagi malaysia kemungkinan akan sama akan sangat banyak lagi.

    Saya menitikberatkan kepada pihak pemerintah Indonesia sendiri yang kurang kuat menjaga Heritage of Indonesia yah gini, makin lama makin sedikit yang kita bisa banggakan buat Indonesia jika semakin hari kekayaan kita dikuras…

  12. 12 mardun Oktober 4, 2007 pukul 2:17 am

    Huuuh, dasar tukang rebut sembarange. mulai pulau, tanah, sampe lagu. habis ini jgn2 istana negara diakui punya malaysia :P

    Ganyang aja tuh malaysia…..

    btw pemerintah setempat juga nggak becus menjaga lagu-lagunya sendiri sih

  13. 13 aRuL Oktober 4, 2007 pukul 2:22 am

    gimana tanggapan dari almascatie secara elo dari maluku??

  14. 14 auriNgoNpaiSte Oktober 4, 2007 pukul 2:24 am

    @Arul
    Di KL Tower Malaysia, Gamelan malah diakui sebagai alat musik tradisional mereka :lol:
    Hayooo, invasi ke malaysia~!!!
    :twisted:

  15. 15 almascatie Oktober 4, 2007 pukul 2:29 am

    @aRuL
    tanggapan sayah
    *ambil gitar ama totobuang, ke pantai gelar tikar, nyanyikan “rasa sayang” sambil bakar ikan*
    :lol:

  16. 16 aRuL Oktober 4, 2007 pukul 2:53 am

    @ almascatie :: eh lagu “totobuang” itu saya suka banget loh sejak SD, diajarin sama ibu guru SD saya….

  17. 17 ekowanz Oktober 4, 2007 pukul 4:00 am

    ah pagi ini saya bikin partiturnya ah..trus daptarin ke kantor paten.
    kali aj bisa dpt duit :p

  18. 18 celotehsaya Oktober 4, 2007 pukul 4:43 am

    entah hanja perasaan ik adja ataoe emang daripada orang indonesia kebanjakan memang lagoe itoe njanjinja lebih bagoes kalo jang njanjiin orang malajsia dan orang maloekoe asli….

    soempah dagh… _ _v

  19. 19 dokterearekcilik Oktober 4, 2007 pukul 4:51 am

    Salam kenal…waaah cepetan bikin hak cipta untuk semua lagu daerah…nanti keduluan di klaim malaysia. tanggapan para petinggi kita gimana ya ???

  20. 20 celotehsaya Oktober 4, 2007 pukul 6:24 am

    g perloe itoe…mendingan kita pertjepet adja ahli kepemilikan semoea boedaja Indonesia…teroes kalo oedah, kita kan tinggal ganti kewarganegaraan…setjara sittoe lebih baik daripada sini…

    *dikedjer angkatan nasionalis*

  21. 21 arya Oktober 4, 2007 pukul 8:35 am

    eh itu arul kok hobi banget pake kata secara? sekolah calon tentara? :mrgreen:

  22. 22 arya Oktober 4, 2007 pukul 8:41 am

    eh iya, pemerintah kita emang sontoloyo kok… ndak mampu melindungi aset2nya

  23. 23 Wahyunansyah Oktober 4, 2007 pukul 8:45 am

    usul aja nich buat pemerintah..
    semua lagu2 jadul yang enggak tahu penciptanya (NN)
    dan sudah terlanjur populer di indonesia
    di PATEN kan saja..
    supaya tidak kecolongan..seperti ini lagi..

  24. 24 funkshit Oktober 4, 2007 pukul 9:15 am

    untung bukan lagu indonesia raya 3 stanza yang dipatenkan sama mereka

  25. 25 Ina Oktober 4, 2007 pukul 9:19 am

    25
    Tak sanggup berkata kata hanya prihatin ama nasib moral dunia.

  26. 26 Takodok! Oktober 4, 2007 pukul 9:50 am

    *Kipas2* :mrgreen:
    Lagi2, lagi2…

  27. 27 abangnya biru Oktober 4, 2007 pukul 11:26 am

    ‘Rasa Sayang’ milik Nusantara! milik Kepulauan Melayu (Malay Archipelago). Bukan hanya dinyanyikan di INA malah di Singapur & Brunei. Iya mungkin aslinya dari Maluku tapi itu sebelum berdirinya negara yg bernama Indonesia & Malaysia. Maka Indonesia tiada hak dan bukti mengatakan lagu itu milik anda.

  28. 28 goop Oktober 4, 2007 pukul 11:45 am

    @almas
    ikut gabung, acara nyanyi2 di pantainya ya??

    -mari, bahu-membahu, selamatkan siti nurhaliza…dan beberapa wanita malaysia yg cantik, kita klaim mereka, menjadi istri-istri kita…huwahuwahuwa

  29. 29 can masagi Oktober 4, 2007 pukul 11:47 am

    Ntar kucing garong yang dicatut he.. he..

  30. 30 venus Oktober 4, 2007 pukul 12:17 pm

    kita apain enaknya negeri tetangga kita yg njelehi itu?

    arrgghhhhhhhhhhhhhhhhhh

  31. 31 aad Oktober 4, 2007 pukul 12:21 pm

    Ganyang Malaysia !!!

  32. 32 ayahshiva Oktober 4, 2007 pukul 12:52 pm

    aku cuma bisa wait and see aja, apakah kali ini pemerintah berani mengambil tindakan tegas atau mengalah lagi

  33. 33 mathematicse Oktober 4, 2007 pukul 2:07 pm

    Dasar ya si Jiran Malaysia itu! Pertama pula-pulau kecil mereka klaim, dicaplok. Terus batik, lagu-lagu, wilayah perbatasan, tambang minyak, dst. Mungkin besok-besok pulau-pulau besar juga akan diklaim oleh mereka. Sumatra akan diakui mereka, Kalimantan mungkin juga akan dicaploknya. Bahkan pulau Jawa juga akan diklaim miliknya, dan orang Indonesia akan diusir dari tanahnya.

    Ini akibat kita terlalu banyak warisan, namun tak pandai mengurusnya. Melihat hal ini tidak ada yang ngurus, Malaysia yang kurang kerjaan, jadinya ngurusin punya kita. :D

    Ah makin kurang ajar saja mereka!

  34. 34 Sawali Tuhusetya Oktober 4, 2007 pukul 2:14 pm

    bukti lagi arogansi malesa pada negeri kita. Sayangnya kaum elite kok posisi tawarnya kayaknya rendah sekali di mata bangsa malesa itu. Ini ibarat pepatah “lupa kacang akan kulitnya”. malesa yang dulu berguru ke indonesia, stelh itu dijadikan bulan2an mainan. Apa ini untuk makin membutkikan idiom baru bahwa murid yang baik adalah murid yang mampu “membunuh” gurunya? :mrgreen:
    *sela;ian minta izin ngopi banner FPI-nya ya Kang Anto? Trims*

  35. 35 QNEWT Oktober 4, 2007 pukul 3:08 pm

    masihkan kita berharap pada pemerintah?

  36. 36 cK Oktober 4, 2007 pukul 3:19 pm

    dengan ini saya mematenkan bahwa CHIKA™ adalah milik negara Indonesia™.

    Sekian.

    *kiss bye ke semua penduduk Indonesia* 8)

  37. 37 k' tutur Oktober 4, 2007 pukul 3:47 pm

    bener cK, paten kan dulu
    kangtutur’s™ weblog

  38. 38 sigid Oktober 4, 2007 pukul 3:49 pm

    Malaysian kayaknya memang suka mencuri yah.
    Lha tapi pemerintah kita juga diam saja je waktu kekayaan bangsa diambil/ dipatenkan satu persatu termasuk Liga Inggis di TV gratis.
    Bahkan sudah tahu TKI disiksa masih diekspor terus ke malaysia :sad:

  39. 39 k' tutur Oktober 4, 2007 pukul 3:49 pm

    banyak juga maunya Malaysia itu yah……
    Batik dia patenkan
    Getah dari Sumatera di yg Jual
    Sawit dai Sumatera di yg dapt Laba
    kemaren Sipadan Ligitan
    tapi yg gue Kesel RENDANG dipatenkan oleh pebisnis Malaysia
    kok bisa sih???
    SERANGGGGGGGGGGG……….!!!

  40. 40 beratz Oktober 4, 2007 pukul 3:51 pm

    ungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau <== Nah ini yang perlu kita khawatirkan bahwa kali ini beliau tidak membuat manuver yang membuat semakin kacau negara kita dengan pernyataan-pernyataannya. Amin

  41. 41 beratz Oktober 4, 2007 pukul 3:51 pm

    mungkin sebentar lagi akan ada pakar telematika yang akan menyelamatkan kita dari kebuntuan ini. Semoga saja beliau kali ini tidak meracau <== Nah ini yang perlu kita khawatirkan bahwa kali ini beliau tidak membuat manuver yang membuat semakin kacau negara kita dengan pernyataan-pernyataannya. Amin

  42. 42 CallMeKimi Oktober 4, 2007 pukul 3:51 pm

    panas…panas…diri ini… *nyanyi lagu Gigi*

    sialan bgt tu negeri jiran! ngaku2 aja bisanya,, dasar gak kreatip.. kirain cuma indo aja yg gak kreatip,, ternyata tetangga sebelah jg toh..

  43. 43 kalengkrupuk Oktober 4, 2007 pukul 4:12 pm

    Udah pernah dengar/baca kabar mengenai kapal Polairud Indonesia ditembaki kapal Malaysia? ***Kompor mode: ON***

    :-D

  44. 44 almascatie Oktober 4, 2007 pukul 4:38 pm

    anto kemana? kemaren kan diangkat sebagai komandan pasukan kodok bayut
    kok ga mimpin barisan gerilya nih??
    :lol:

  45. 45 qizinklaziva Oktober 4, 2007 pukul 5:08 pm

    Biarin aza semuanya diklaim. Nanti juga borobudur diklaim punya negara Myanmar atau Thailand. Atau jangan-jangan blangkon juga nanti bakal diklaim lagi oleh engara lain.
    Oke biarkan saja. Habisin saja semuanya. Biar kita semua kemudian sadar, kalau kita sudah miskin…. :(

  46. 46 mbelgedez Oktober 4, 2007 pukul 5:17 pm

    HAJAAAARR…..
    SIKAAAAATTT…..

    GANYANG MALAYSIA !!!

  47. 47 antobilang Oktober 4, 2007 pukul 5:27 pm

    :mrgreen: hoek
    ah, kalau di purwokerto kasian dia, mendingan di kostku aja, hehehe

    :mrgreen: niez
    wah, sadis juga ternyata, huehuhe

    :mrgreen: ‘K,
    tumben komengnya serius.

    :mrgreen: almascatie
    mainkan jari? wah ada muatan 17++ nih

    :mrgreen: Resta
    mungkin itulah perlu penyelidikan lebih lanjut tentang asal mula lagu tersebut, apa benar dari rumpun melayu atau dari maluku.

    :mrgreen: auriNgoNpaiSte
    wah, katanya dia diajarin ama neneknya yang orang indo ya?

    :mrgreen: aRuL
    betul rul, memang perlu diselidiki lebih lanjut masalah ini. dan Indonesia pun harus mulai berkaca agar tak menelantarkan kekayaan budaya.

    :mrgreen: mardun
    ganyangnya dicampur saos dulu gak?

    :mrgreen: auriNgoNpaiSte
    gamelan juga? *shit* invasi ke malaysia, kita lindungi kopral geddoe yang sudah menyusup kesana!

    :mrgreen: ekowanz
    weks, dasar musisi *ngumpet ah*

    :mrgreen: celotehsaya
    rasanya cara berkomentar kayak anda perlu dipatenkan juga deh *kabur*

    :mrgreen: dokterearekcilik
    Para petinggi kita beragam pendapatnya, ada yang cuek bebek ada yang sok-sok peduli. Kalo komandannya sih santai2 aja tuh.
    Salam kenal juga.

    :mrgreen: arya
    iya aRul memang calon tentara. TKD = tentara karepe dewe

    :mrgreen: Wahyunansyah
    mungkin korupsi juga sekalian dipatenkan?

    :mrgreen: funkshit
    wak kalo lagu itu sih hak patennya sudah ama si om oi

    :mrgreen: Ina
    katanya gak sanggup berkata2, lah itu masih berkomentar. hehe

    :mrgreen: Takodok!
    bakar..bakar…

    :mrgreen: abangnya biru
    Nanti dulu kalau mau bicara bukti, saya rasa perlu penyelidikan baik dari asal usul maupun tata struktur bahasa lagu tersebut. Sehingga akan jelas kepemilikan lagu tersebut apakah dari melayu atau maluku.

    :mrgreen: goop
    wah, siti nurhaliza jangan dikalim rame2 dong, buat saya aja.

    :mrgreen: can masagi
    wekeke… kalo lagu itu mah kasih2 aja

    :mrgreen: venus
    gangbang mungkin solusi paling baik.

    :mrgreen: aad
    ganyangnya pakai nasi ama sambel?

    :mrgreen: ayahshiva
    ya mungkin wait-nya kita akan lama banget kang.

    :mrgreen: mathematicse
    kira2, kalo korupsi dan sinetron laknat bakal mereka klaim juga gak?

    :mrgreen: Sawali Tuhusetya
    wah, gimana kalo dilanjutkan, guru yang dibunuh muridnya akan balas menghantui murid ?
    :mrgreen: QNEWT
    seumpamanya bisa mas, seumpamanya lho…

    :mrgreen: cK
    najoooong

    :mrgreen: k’ tutur
    halah, sekalian kang ” antobilang™ ”

    :mrgreen: sigid
    untuk beberapa kasus (misal lagu ini) kita tidak terlalu kuat, tapi bisa dilihat sebenarnya bibit kebencian mereka terhadap indo begitu besar. baca saja komentar mereka di media.

    :mrgreen: beratz
    kalau si pakar kita patenkan dulu gimana?

    :mrgreen: CallMeKimi
    lho, itu namanya gak kreatif ya mbak? *manggut-manggut*

    :mrgreen: kalengkrupuk
    ah masa sih? mana linknya?
    *mulai terbakar*

    :mrgreen: almascatie
    ini anto, almas kangen ya…

    :mrgreen: mbelgedhez
    waduh, blog saya jangan dibakar kang…

  48. 48 mitra w Oktober 4, 2007 pukul 6:08 pm

    buat mas resta, wah jangan gitu mas… kalo ntar kalimantan juga direbut malaysia gimana????
    secara gitu loh gw orang kalimantan, nter orang semanis gw direbut malaysia, kan ente-ente juga yg rugi (bwahahahaha… apaan sih gw???)

    tapi emang menyebalkan !!!! mereka tuh emang ga bisa bikin lagu bagus. Liat deh lagu-lagu mereka, palagi yang band nya, muales banget deh (duh, komenku mulai ngawur :P )

    terserah deh, gw yg emang lagi males berbijak-bijak ria… cuman mau bilang, ganyang malaysia !!!!!!!!!!!

  49. 49 arya Oktober 4, 2007 pukul 6:25 pm

    Banner VISIT MALINGSIA-nya KEREN ABISSSS
    malingsia memang truli maling asia
    gyahahahaha

  50. 50 celotehsaya Oktober 4, 2007 pukul 6:34 pm

    ajjooooo….ganjang malajsia…gangbang adja…

    siti nurhaliza dan michelle yeohnja digang bang rame-rame….

    wakakakakakakakakakak

    *ditendang anto*

    betewe, edjaan lama ik maoe ik patenkan djoega lah…daripada dimaling djoega…bener djoega apa jang jij bilang ni….

  51. 51 fertob Oktober 4, 2007 pukul 7:25 pm

    hehehe… malaysia (juga singapura) memang paling tahu sifat-sifat kita sebagai bangsa…

  52. 52 Shelling Ford Oktober 4, 2007 pukul 7:38 pm

    menyetujui paragraf kedua dari terakhir

  53. 53 auliahazza Oktober 4, 2007 pukul 7:48 pm

    Malaysia ga kreatif =)) ketahuan amat …

  54. 54 roffi Oktober 4, 2007 pukul 9:20 pm

    maling maling sia malaysia maling

  55. 55 tan andalas Oktober 4, 2007 pukul 9:33 pm

    cemplungin malesa ke sidoarjo…

    *sambil nunggu tanggapan yang jadi pemerintah di indonesia*

  56. 56 mardun Oktober 4, 2007 pukul 9:50 pm

    Setuju sama Joe, katanya temenku (tentara) yang dinas di Ambalat, disana udah tegang lho. Ibaratnya kotoran burung jatuh saja sudah bisa perang karena dikira “kiriman” Malaysia
    :D Jadi gak usah nanggung, ganyang aja tuh Malaysia

    @Anto
    Pake saos Australia piye? :P

  57. 57 imcw Oktober 4, 2007 pukul 10:01 pm

    inilah akibat dari banyaknya lagu kuno yang diciptakan oleh NN alias Noname…:)

  58. 58 traju Oktober 4, 2007 pukul 10:39 pm

    hidup malesa…
    *berlalu*

  59. 59 celo *kagak login* Oktober 4, 2007 pukul 10:51 pm

    inilah akibat dari banyaknya lagu kuno yang diciptakan oleh NN alias Noname…:)

    emang noname itoe orang mana sih…???lagoe tjiptaannja banjak kok ik g pernah kenal dia..

  60. 60 telmark Oktober 4, 2007 pukul 11:09 pm

    Perang! Libas habis, lalu selamatkan Siti Nurhaliza!
    hehehe…. dasar.
    btw, mengenai masalah lagu dan berbagai kesenian musik, Indonesia memang saya anggap belum mampu utk menghargai art bidang tsb.

  61. 61 telmark Oktober 4, 2007 pukul 11:10 pm

    spt biasa, numpang trbk. :)

  62. 62 guebukanmonyet Oktober 5, 2007 pukul 7:28 am

    Udah kita perang aja ama Malaysia, makin dibiarin makin jadi. Whahaha. Ganyang Malaysia?

  63. 63 unai Oktober 5, 2007 pukul 8:26 am

    Huh gak kreatip blas…enak eee maten matenke sing bukan gaweane.

  64. 64 atmo4th Oktober 5, 2007 pukul 8:39 am

    duh udah kita kirim TKI yang banyak, masing-masing bawa bom bunuh diri.. :D *peace

  65. 65 dwi Yanto Oktober 5, 2007 pukul 8:40 am

    Intinya Ketegas pemerintah di perlukan supaya gak di remehkan mulu.Setujuuuu!!

  66. 66 baliazura Oktober 5, 2007 pukul 9:13 am

    yo wes,emang negara endonesia ini baik hati ,biarin aja dach lagunya diambil.
    kan masih ada lagu cucak rowo yg bisa di jadiin jigle promo visit endonesia 2008 :mrgreen:

  67. 67 coled Oktober 5, 2007 pukul 9:46 am

    kebbaacuuutttttt!!!!

  68. 68 zam Oktober 5, 2007 pukul 10:46 am

    sebelum candi juga dikalim punya malaysia, GANYANG COWOK-COWOK MALAY!! SELAMATKAN ENCIK-ENCIK COMEL MALAY!!

  69. 69 annots Oktober 5, 2007 pukul 11:16 am

    Ah malaysia ga punya ide, sepertinya kok belum kaffah kalo disebut sebagai sebuah negara.

  70. 70 gessh Oktober 5, 2007 pukul 11:35 am

    biasa aja..udah nggak usah rame, kalo perlu sih Indonesia dan seisinya biar diambil rame2 sm negara tetangga.
    *siyul siyul…*

  71. 71 Elang Oktober 5, 2007 pukul 11:42 am

    sayah juga pengen ke malay
    lam kenal bung! sepertinya blog anda sudah tenar

  72. 72 aRuL Oktober 5, 2007 pukul 1:00 pm

    @ arya :: cuman sekali pake kata “secara” koq dibilang suka pake kata “secara” :P

    gimana solusina coba buat lagu rasa sayange??

  73. 73 abangnya biru Oktober 5, 2007 pukul 1:51 pm

    yahh Perang saja!! kan sekarang lagu trend…

  74. 74 arya Oktober 5, 2007 pukul 4:56 pm

    dua kali Rul… :p
    nih:

    secara kita memang satu ras apalagi satu Asia Tenggara…

    dan juga ni:

    gimana tanggapan dari almascatie secara elo dari maluku??

    hehehehe

    solusinya: ganyang malingsia, goyang siti nurhaliza dan tendang suaminya ke pangkuan antoHOMOK

  75. 76 Anti Malingsia Oktober 5, 2007 pukul 11:33 pm

    Ayo! Ganyang malingsia :twisted:
    Tapi sisakan selamatkan siti nurhaliza***Bletak*** :lol:

  76. 77 hamlennon Oktober 5, 2007 pukul 11:50 pm

    Ayo GANGBANG MALAYSIA!!!
    Memang negri jiran kita yang satu ini, ga ada matinya. Denger2 juga pakar(katanya) telematika kita udah mau turun tangan. Mudah2an ga bikin kacau N malu2in kita lagi..

  77. 78 septianw Oktober 6, 2007 pukul 12:02 am

    kok jadi perang lagi sama malaysia sih?

  78. 79 septianw Oktober 6, 2007 pukul 12:08 am

    ganyang malaysia timbul lagi. GANYANG MALAYSIA!!!!! toh dari mereka, *dari kasus-kasus yang kemaren* gak ada itikat baik.

  79. 80 aRuL Oktober 6, 2007 pukul 12:27 am

    katanya anti kekerasan, kalo berkata2 “ganyang” yah… percuma aja…..
    berarti kita dukung kekerasan dunkz…
    jelasnya juga mereka membalikkan ke Indonesia, disuruh buktikan kalo lagu itu milik kita…

    So menurut saya nih, pemerintah harus segera mencari bukti2 terkait jangan asal ngomong doang dong pak…

  80. 81 mardun Oktober 6, 2007 pukul 1:34 am

    ganyang kan gak mesti pake kekerasan to rul…..

    ganyang itu kan cuma ekspresi bahwa itu tidak bisa dibiarkan dan harus dihentikan/dilenyapkan……

    *sok bijak mode off*

    Ganyang Malaysia :P

  81. 82 caplang™ Oktober 6, 2007 pukul 1:58 am

    wah telat…
    pokoknya Goyang Siti Nurhaliza!!

  82. 83 iphan Oktober 6, 2007 pukul 3:12 am

    sebel juga sama negara tetangga yang semakin congkak.
    kalo marah wajar.
    tapi kalo mau perang, pikir-pikir dulu deh. malaysia itu bekas jajahan inggris, yang jadi anggota NATO. bisa-bisa lawan kita dibalik malaysia adalah Inggris… tidak…

  83. 84 antobilang Oktober 6, 2007 pukul 8:33 am

    :mrgreen: mitra w
    ya, mitra ganyang yang cowok2 aja ya.

    :mrgreen: arya
    halah, itu kan dari kamu, hehehe

    :mrgreen: celotehsaya
    waduh, siti nurhaliza dan michelle yeoh buat saya aja.
    kamu khusus ahmad badawi aja

    :mrgreen: fertob
    betul om, masyarakat yang mudah terpancing kan? hehehe

    :mrgreen: Shelling Ford
    halah, kamu itu.

    :mrgreen: auliahazza
    lha, emang gitu mbak

    :mrgreen: roffi
    katanya sih, lagu rasa sayange itu ibarat mainan yang disia-siakan saudara tua, makanya si adik ngambil mainan yang katanya disia-siakan itu, hehe

    :mrgreen: tan andalas
    weks, kejem amat bro… mendingan ke kawah aja deh

    :mrgreen: mardun
    kalo ganyang siti nurhaliza, gak usah pake apa-apa deh, hehehe

    :mrgreen: imcw
    selain itu, juga karena kita malas memeliharanya

    :mrgreen: traju
    weks, bole bole… beda pendapat tho?

    :mrgreen: celo *kagak login*
    setahu saya NN malah No Nude tuh?

    :mrgreen: telmark
    betul om, kita terlalu senang bergelimpangan kekayaan budaya tanpa pernah mau sekedar mengorganisirnya agar terlindung dari pencoleng
    trekbek, oke aja om.

    :mrgreen: guebukanmonyet
    mungkin perangnya pakai cara lain ya? kalau adu fisik, jelas mereka banyak beking-nya. ah, macam tempat hiburan malam saja, hehehe

    :mrgreen: unai
    enak e pancen dipateni sisan kok mbak, tonggo sebelah kui.

    :mrgreen: atmo4th
    waduh, kejem ah, kasian TKInya atuh.

    :mrgreen: dwi Yanto
    oke, setuju itu!

    :mrgreen: baliazura
    whaduh, cucak rowo? kenapa gak kucing garong aje?

    :mrgreen: coled
    lah, yang kebacut2 itu gimana caranya gak terulang.

    :mrgreen: zam
    weks, saya mau dong ENCIK-ENCIK COMEL MALAY-nya

    :mrgreen: annots
    wakaka, negara yang kaffah? afa fula itu? macam blogger kaffah po?

    :mrgreen: gessh
    halah, malah siyul-siyul

    :mrgreen: Elang
    ini malah pengen kesana, hehehe
    salam kenal juga, makasih sudah mampir

    :mrgreen: aRuL
    heh, pertarungan urusan intern rumah tangga jangan diekspos disini dong, hehehe

    :mrgreen: abangnya biru
    anda dari malaysia kan? kenapa minta perang?
    tidak baca balesan komentar saya ke anda ya?

    :mrgreen: arya
    waduh, idem deh ama arul “heh, pertarungan urusan intern rumah tangga jangan diekspos disini dong, hehehe”
    btw, solusimu katrok, hahaha

    :mrgreen: Anti Malingsia
    *jitakin sugeng, rebut siti nurhaliza*

    :mrgreen: hamlennon
    wah, sang pakar mau turun tanga ya?
    baguslah, semoga kali initidak ngawur.
    btw, kalau si pakar di klaim sebagai pakar telematika malaysia, gimana ya?

    :mrgreen: septianw
    ya gitu kalo ngelunjak dibiarin aja. nambah ngelunjak, hahaha

    :mrgreen: aRuL
    betul rul, yang suka kekerasan bilang “ganyamg” kalo yang suka kekenyalan bilang “gangbang” hahaha *dirajam orang sekampung*
    btw, idem sama mardun, istilah ganyang lebih ke makna kiasan aja deh, artinya kita gak diem aja kalo direndahkan.

    :mrgreen: mardun
    ganyangnya pake saus australia ya?

    :mrgreen: caplang™
    waduh, ini malah minta goyang-goyang, hehe.

    :mrgreen: iphan
    asal tau saja kitapun dikelilingi beberapa negara budak persemakmuran inggris lho.

  84. 85 Adi Nugroho Oktober 6, 2007 pukul 4:55 pm

    walah, sekarang kok malah jadi ribut terus sih ama malay, perasaan dari dulu tetanggaan

  85. 86 dol kempul Oktober 8, 2007 pukul 11:50 am

    kemaren pulau, trus batik lalu wayang, seterusnya TKW TKI puls pelatihkarate digebugin. sikat aja malaysia, ayo kita perkosa rame-rame siti nur h, kan dia juga cantik

  86. 87 ach rozikin Oktober 8, 2007 pukul 12:58 pm

    saya mengucapkan selamat untuk Indonesia,karna lagunya digunakan oleh Malaysia negara berkembang,
    hebat kali bukan!!!Malaysia nyontek lagu indonesia.

    MALASYSIA SI TUKANG CONTEK ;)

    gak kreatif

  87. 88 harriansyah Oktober 9, 2007 pukul 1:26 pm

    nyiapin shell
    scanning port dot my

  88. 89 fikaboo Oktober 9, 2007 pukul 8:45 pm

    Dear all,

    Rasa sayang bukanlah jingle promosi pariwisata malaysia untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke malaysia. Rasa sayang merupakan jingle penyemangat bagi warga negara malaysia sebagai salah satu program promosi pariwisata mereka. Semoga dapat dipahami.

    Pemerintah akan melaksanakan konferensi pers secepatnya terkait masalah ini. Bagi warga Indonesia yang “sakit hati” harap berperilaku bijaksana menghadapi situasi ini.Semoga ini dapat menjadi pembelajaran kita semua untuk menghargai dan mencintai nilai-nilai budaya yang kita miliki.

    Pemerintah Malaysia tidak pernah (bahkan tidak akan bisa) mengklaim bahwa Rasa Sayange adalah lagu malaysia. Bahkan, Warga Indonesia merupakan pasar potensial bagi pariwisata malaysia. Dalam hal ini, Malaysia sedang pusing karena secara tidak sengaja “menyakiti” warga Indonesia. Karena situasi ini dapat menurunkan jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia ke Malaysia.

    Mari kita bertindak tenang, karena kita dijajah oleh Belanda bukan Inggris… dimana kebudayaan dan sejarah kita diarsipkan secara “hebat” oleh pemerintah Belanda.

    Salam budaya,

  89. 90 orang aneh Oktober 11, 2007 pukul 7:30 pm

    sebenernya,indo itu kaya (asal dimanfaatkan dg baik kelebihannya) dan sesungguhnya MALAYSIA itu miskin,ga kereatif,dodol,oncom etc!!di bbrp forum malaysia, bnyk org protes ama indo..(yg hrsnya protes kan kita ya ga)

  90. 91 CT Oktober 18, 2007 pukul 11:40 pm

    Abang2, kakak2 dan adik semua,
    macamana nak kelaim lagu rasa sayang hey lagu indonesia. Kamu di sini cakap Bahasa Melayu pun tidak betul. Dan mana ada perkataan sayange dalam bahasa Melayu. Kamu berpantunpun tidak tahu..Kalau saya silap, saya amat berharap dapatlah orang Maluku atau jawa mengajukan pantun..
    Salam Muhibbah..

  91. 92 thehushworld Oktober 19, 2007 pukul 1:14 am

    hahaha…. saya tertarik dgn orang aneh

    kami ‘miskin’… kami ngak kreatif… kami dodol (durian ke dodol biasa hahaha)

    ngak mau klaim KLCC kamu punya jugak?

    ngak mau klaim Litar Sepang kamu punya jugak?

    ngak mau klaim Menara KL, Menara Telekom, segala menara di Malaysia kalian punya jugak?

    ngak mau klaim Berjaya Times Square (mall terbesar di Asean & ke 5 terbesar di dunia) sbg hak kamu?

    ngak mau klaim malaysia adalah milik kamu?

    ngak malu punya INDON! dasar INDON yang mundur

  92. 93 purmana Oktober 21, 2007 pukul 7:51 am

    Semua bangsa saya jamin takut sama rakyat Indonesia, apalagi kalau sudah marah dan bersatu gak takut mati… masih inget kan kasus Ambalat dimana di beberapa kota besar ratusan bahkan ribuan relawan menyatakan siap dikirim ke pulau tersebut dan berperang dengan Malaysia.

    Apakah bisa populer lagi slogan yang dulu sangat2 hot:

    GANYANG MALAYSIA !!

  93. 94 perjuangan Oktober 22, 2007 pukul 10:05 am

    orang indon bodoh2 belaka
    hantarla sukarelawan ke ambalat
    kami hantarn sukhoi dan kapal selam dahle
    sorang2 mati agaknya..
    kami di malaysia tidak bising hal remeh2
    jika media kami juga mengapi apikan
    nescaya seluruh TKI di nmalaysia dalam bahaya
    malah tentera2,RELA,polisi dan semua penduduk dimalaysia akan ke kawasan2 TKI
    dan membelasah mereka..cuma kami ngak mahu jadi sebegitu
    sesungguhnya kami masih ada akal

  94. 95 QQ Oktober 25, 2007 pukul 12:22 pm

    mudah2an ini jadi pelajaran terkhir buat pemerintah Indonesia
    trus semoga isu2 ini diselesein sampe tuntas dan gak cuma jadi angin lalu aja setelah udah gak heboh dan banyak orang udah males saling mencaci dan menghujat

  95. 96 bangsoat Oktober 25, 2007 pukul 8:45 pm

    DEAR MALAISYA………………….?????
    Malaisya mang maling ke-sya-ngan habis ide X yeEE……….buat ngbikin lagu sndiri mang pantas malaiaya di juluki maling atu PENCURI terbesar di ASIA hehehe……..dasar orang – orang gk punya pinya IDE otak ta’i, otak udang, ota burung DLL yang berkaitan dengan biadab ya gk heheh……..mule dari Tahu Tempe, Batik mape lagu milik daerah asli MALUKU-INDONESIA di akui mereka poenya yang lebih sadis lagi ney WaSIT Indonesia di keroyok ma polisi yang gak bermoral di Malaisya dasar Banci maen ngrok ja bisanya.

    gw ngse tao yeE tlong diperhatikan cukup udah lw pade ngRampas hak Indonesia lok gk maka Malaisya adalah Negara kecil yang padat penduduknya bakal di hancurkan kami warga Indonesia siap berperang dengan lw-lw pade Malaisya Bangsat……….!!!!
    sekali lagi gunakan otak lw buat berpikir yang positif jangan membiasakan diri ngrampas hak orang lain ok.
    salam THE BEST U’R ENEMI.

  96. 97 IR. SILWANUS TALAKUA, MP Oktober 26, 2007 pukul 4:04 pm

    RASA SAYANG E ADALAH LAGU ASLI MALUKU

    Sangat biadab bangsa Malaysia, Lagu Rasa Sayang E adalah ASLI DAERAH MALUKU yang tidak dimiliki oleh Negara manapun di dunia ini. Harap pemerintah tegas dalam masalah klaim lagu ini.

  97. 98 niex Oktober 27, 2007 pukul 9:56 am

    mlaysia akan membayar royalty hak paten lagu rasa sayange terhadap rakyak indonesia sekalian bayar gaji para pembantu indo yang di malaysia… ha…ha…ha… pemerintah bertindak dong, jangan sampai rakyat jadi cuek ma bangsanya sendiri coz pemerintahny ag pernah tanggap terhadap hal begini… rakyat aja respon cepat…

  98. 99 aris Oktober 27, 2007 pukul 11:14 am

    kita sebage bansa yg punya harga jelasnya ya….MARAH>>>>>>> emang paling enak itu mengaku barang milik orang..kayak orang gila kan …..ga pernah permisi klo klo kepengin apa ….ya tinggal ngambil……yang saya heran apa ya ga bisa bikin lagu sediri…….???????? lah orang sebanyak itu ngapain aja….gila semua yah…

  99. 100 pu3 Oktober 28, 2007 pukul 12:24 pm

    malaysia apa-apaan sih??

    plissss dehhhhhhhhh!!!!!!

  100. 101 OrangIndonesiaAsli Oktober 28, 2007 pukul 12:27 pm

    Malaysia kretif dikit dong..!
    usil banget sih dari dulu sama indonesia??

  101. 102 mbah kakung November 16, 2007 pukul 11:11 pm

    JANGAN LUPAKAN KESENIAN DAERAH KITA MASING-MASING.

    Kalau bicara Malaysia bikin badan ini gemetar karena marah.
    Makanya saya lebih memilih instropeksi bangsa kita sendiri, masihkah kita mencintai budaya aseli kita ?
    Berapa banyak sih yang suka lagu keroncong “Bengawan Solo” nya Gesang ? rasaya hanya beberapa gelintir saja.
    Bukan tidak mungkin besok akan di claim milik Malaysia diganti dengan “Bengawan Johor” dan setelah itu banyak yang meradang serta ngajak perang.
    Sundari Sukoco penyanyi keroncong belum ada yang tertarik untuk menggantikannya, penyanyi muda misalnya Agnes Monica lebih suka meniru gayanya Britney Spears.
    Mbah Waljinah, Nyi Tjondro Lukito sudah sepuh, penggantinya belum ada yang mampu setenar beliau, malah bermunculan sinden dari America dan Jepang.
    Ki Narto Sabdo almarhum, belum ada dalang yang bisa menyamai kemampuannya sampai saat ini, malah ada dalang dari Australia.
    Ini merupakan tanda2 bahwa generasi bangsa kita sudah mulai melupakan keseniannya sendiri.
    Mari kita selesaikan masalah “Rasa Sayange” !!! tapi jangan lupakan kesenian daerah kita.
    Minimal kita menyukai, syukur2 kalau bisa berbuat lebih.
    Andaikata saya masih mampu ingin rasanya membawa AK 45 seperti dulu lagi, menembus hutan belantara Kalimantan Utara.
    Kalau negara tetangga itu menjengkelkan memang sejak dahulu sudah begitu.

  102. 103 hilman Juli 1, 2008 pukul 9:26 pm

    OO malaysia ga kreatif lagu aja pake nyonto,
    Lagu itu tak apa dinyanyika di malaysia tapi orang dunia harus tau itu lagu dari indonesia :D
    CAYo INDONESIAA

  103. 104 fany Juli 29, 2008 pukul 2:44 pm

    ih malaysia tu jahat anget ci….
    manknya ga punya lagu daerah ya mpe ngejiplak punya indonesia

  104. 105 siauni September 1, 2009 pukul 3:53 pm

    kalau dengar kata malaysia bokek banget negara itu,ega punya uang bangun sebuah pulau sendiri,,,jelas2 pulau2 lagu2 daerah,tarian,batik punya negara tercinta yaitu INDONESIA.malaysia cocok nya punya pulau kapuk alias iler nya indonesia.seharusnya malaysia makan batu aja.negara noordin m top juga,ya tuhan MALAYSIA negara TERORIS

  105. 106 chan September 1, 2009 pukul 4:14 pm

    kasihanilah malay tuu…saking miskinnya akan budaya lokalnya sendiri sampe2 bela2in nyuri budaya negara lain..ck..ck..ck..poor of u malaysia…

  106. 107 zul Oktober 4, 2009 pukul 12:13 pm

    Saya orang Malaysia. Saya sudah nyayi lagu sanyangyeh sejak dari umur saya 6 tahun dan sekarang umur saya sudah 37 tahun. Abang saya yang sudah berumur 50 tahun pun kata dia juga nyanyi lagu itu masa kecilnya. So lagu itu lagi nusantara yang dikongsi oleh seluruh umat melayu di Nusantara. Kenapa harus orang Indonesia klaim lagu ini milik mereka sahaja. Sedangkan nenek moyang kita kan sama. Sebelum wujud negara malaysia dan Indoneasia penduduk di Kepulauan Melayu berpindah randah. Di Malaysia sahaja terdapat hampir 2 juta orang dari keturunan Jawa. Jadi mereka ini lah yang membawa budaya ini ratusan tahun dulu.

  107. 108 penghuni dunia Oktober 6, 2009 pukul 10:35 am

    salam semua jika isu kecil ini sentiasa diambil berat oleh rakyat indinesia sampai kiamat pun tidak pernah akan selesai….

    saya rasa rakyat indonesia harus dan perlu untuk tidak melihat kepada perbedaan dan fokus kepada persamaan dan yang paling penting sekali di kala rakyat indonesia menghadapi bencana dan malapetaka dari ALLAH kami semua rakyat dari bumi yang kamu cemuh dan keji ini hanya menutup telinga dan lupakan semua rasa kecewa kami terhadap jiran tetangga kami dan sedia membantu dangan tangan terbuka serta hati yang penuh ihklas menghulurkan bantuan…..

    sedangkan kami di sini tidak pernah memprovok pihak indonesia dengan apa – apa pun cara sekali pun….

    dan sudah jelas isu tarian pendet itu di lakukan oleh rakyat yang bukan dari Malaysia tapi masih lagi di perbesarkan …

    jika mahu di kirakan dengan rakyat indonesia yang datang ke Malaysia hanya untuk membuat onar , mencuri, membunuh , memperkosa anak gadis tempatan , merosakan alam semulajadi Malaysia, merosakkan pemandangan kota kami dengan cara mengotorkan kawasannya, menculik anak gadis kami dan di bawa pulang ke lombok untuk di kahwini, dan pembantu rumah yang mencuri serta menculik anak majikan mereka …kami masih lagi menerima rakyat anda untuk mencari rezeki di sini….

    sudahlah hidup hanya sementara ,
    fokuskan kepada keharmonian dunia bukan mengalakan perang dan menanamkan rasa benci…..
    sekian
    salam… untuk semua penghuni dunia..

  108. 110 onesimpletech Oktober 31, 2009 pukul 1:02 am

    Nice article…

    Indonesia Page – All About Indonesia
    The Adsense Site – Guide to Online Adsense Earning


  1. 1 Rasa Sayang & Kebodohan Bangsa « :: a l m a s c a t i e ::: Lacak balik pada Oktober 4, 2007 pukul 2:51 am
  2. 2 Endonesa Dan Malesa « BLoG GiRanG Lacak balik pada Oktober 4, 2007 pukul 3:44 am
  3. 3 Nasionalisme Ganyang Malaysia « Budayawan Muda Lacak balik pada Oktober 4, 2007 pukul 5:59 pm
  4. 4 Telmark. Lacak balik pada Oktober 4, 2007 pukul 11:28 pm
  5. 5 Budayawan Muda Lacak balik pada Oktober 6, 2007 pukul 2:03 am
  6. 6 Malaysia Yang Aneh « panggil aku “..niez” Lacak balik pada Oktober 6, 2007 pukul 9:28 pm
  7. 7 Tips jika berada di negri jiran « Blog, Portfolios, Creativity Lacak balik pada Oktober 9, 2007 pukul 1:28 pm
  8. 8 kebanyakan blogwalking! « Lacak balik pada Oktober 10, 2007 pukul 8:00 am
  9. 9 ThrowInside » keberhasilan dan kesuksesan bukan sekedar angka Lacak balik pada Oktober 23, 2007 pukul 2:32 pm
  10. 10 Sikap Nasionalis « Fortynine’s Notes Lacak balik pada Oktober 24, 2007 pukul 3:10 pm
  11. 11 Cinta Malaysia « antobilang Lacak balik pada November 9, 2007 pukul 4:46 pm
  12. 12 (¯`·._.·Ina PuRpLeHoLiC·._.·´¯) Lacak balik pada Desember 11, 2007 pukul 9:32 pm
  13. 13 blogresensi untuk resensiblog « Again anD aGain aNd agaIn And agaiN Lacak balik pada Desember 13, 2007 pukul 9:57 pm
  14. 14 Ikatan Alumni SMK Telekomunikasi Malang » Blog Archive » Cintaku Tertinggal Di Malaysia Lacak balik pada Maret 25, 2008 pukul 10:48 am

Tinggalkan Balasan