Iklan Starmild ‘Telanjangi’ Polisi

Pemandangan baru di berbagai kantor kesilupan Jogja. Saya kurang tau dengan keadaan di kota lain. Mungkin ada yang mau melaporkan kejadian serupa?

Neon box besar, berwarna dasar kuning dengan tulisan hitam Arial Black, tak lupa logo besar sebuah merek rokok. Ehm… lebih tepatnya, sebuah iklan rokok yang di beri label nama kantor kesilupan. Rokok, iya rokok yang haram itu. Hehehe. Logo produk rokok yang besarnya melebihi nama kantor kesilupan yang dimaksud. Kalimat yang ada di neon box itu pun membuat geli :

OBSESI : SIAP MELAYANI MASYARAKAT

Owalah, jadi selama ini cuma obsesi doang, bos?

Seperti halnya iklan rokok atau deterjen pembersih yang memberi label warung kaki lima dan warung kelontong. Atau provider selular yang melabeli counter hengpon atau isi ulang elektrik. Strategi branding, namanya. Menariknya, yang sedang dibranding ini adalah kantor kesilupan. Di setiap pos silup penjaga lalu lintas pun demikian. Sebuah iklan rokok di tempat aparat pelayan publik, di kantor simbol pungli pelindung masyarakat.

Sekilas iklan berkedok branding ini tampak biasa. Ya, sama halnya seperti iklan yang lain. Tapi… (ada tapinya saudara-saudara) … Apa ya pantes, kantor polisi, dibranding semacam itu, iklan rokok pula? Oke , saya bukan bahas kenapa iklan rokok atau bukan. Tapi coba dilihat dari sisi yang lain, iklan ini justru menyindir dan menelanjangi aib para silup secara blak-blakan, di depan muka publik.

Iklan Starmild Menelanjangi Polisi

Neon box itu telah menelanjangi fakta bahwa para anggota silup selama ini hanya berobsesi untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya. Seolah neonbox itu menyuarakan obsesi mereka yang sebenar-benarnya. Betul, cuma obsesi semata. Dan yang namanya obsesi sih, kesannya sih cenderung tidak pernah serius untuk dibuktikan. Kok pak silup oke-oke saja ya dipasangin iklan begitu?

Apa biaya untuk membuat plang polisi berupa neon box itu tidak bisa disisihkan dari kas hasil razia kendaraan yang dimiliki oleh kantor kesilupan? Terlepas dari apakah mereka tidak memiliki dana untuk membuat plang nama yang baik, apakah mereka tidak merasa bahwa iklan itu justru menyindir? Ah, mungkin ini bentuk instrospeksi diri mumpung menjelang Bulan Ramadhan.

Saya justru mau berterima kasih kepada StarMild yang sudah ‘menelanjangi’ kesilupan Indonesia secara nyata. Tanpa adanya iklan kalian yang ukurannya maha besar itu, tidak akan ada yang berani mengolok-olok pak silup di depan publik seperti kalian. :mrgreen:

Sebagai catatan, neon box yang dipasang di kantor silup lalu lintas Bulaksumur dekat universitas tercinta telah dicopot,merasa tersinggung kah? Bagaimana dengan nasib neonbox yang lain?

96 Tanggapan ke “Iklan Starmild ‘Telanjangi’ Polisi”


  1. 4 hoek September 22, 2007 pukul 10:15 am

    hwahwahwa…ko’ skarang mas antogirang jadi kritisi iklan yah? wah…wah..wah..mo terjun ke bisnis periklanan ya mas?
    obsesi…bener juga tuh, kalo diiklan tipi entuh obsesi orang-orang cuma digambarin sok berlagak, padahal salah tempat, (misal obsesi selebritis di tempat mbikin KTP) nah brarti polisi juga dunk, obsesi = berlagak tapi salah tempat…

  2. 5 hoek September 22, 2007 pukul 10:16 am

    WOOOW…AFAKAH SAIA TOP SCOREXXX!!!!!

  3. 6 hoek September 22, 2007 pukul 10:18 am

    munkin justru polisina jadi ngrasa keren tuh gara-gara jadi “bintang iklan”nya rokok…? munkin mereka malah dibayar sama starmild selaen dibikinin neon box?

  4. 7 deKing September 22, 2007 pukul 10:30 am

    Hehehehe sepertinya pihak kepolisian kurang teliti tuch kok bisa2nya iklan itu lolos. Atau mereka memang tidak bisa berbahasa Indonesia yang baik ya?
    Tapi repotnya kalau ada pihak kepolisian yang membaca blogmu ini Nto? Bisa2 produsen Starmild (mana sich, ga tau je) dituntut karena telah melakukan pencemaran nama baik suatu institusi terhormat.

  5. 8 Ina September 22, 2007 pukul 10:35 am

    Mata kamu jeli juga yach,nto.

    Obsesi yang cuma jadi obsesi. Yg lama baru bisa terwujud.

  6. 9 Ina September 22, 2007 pukul 10:40 am

    *bikin neonbox juga buat anto

    Obsesi : …… (isi sendiri,nto)

  7. 10 Ina September 22, 2007 pukul 10:40 am

    genapin jd 10 comment

    Sekalian HETRIXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

  8. 11 hoek September 22, 2007 pukul 10:42 am

    huahuahua….bayut berkuasa sefertina disini…*clingak-clinguk nyari jendral bayut*
    ko si jendral malah belum dateng yak?

  9. 12 hoek September 22, 2007 pukul 10:44 am

    @deking
    ah, ndak munkin mereka nuntut, soale lha wong suda sudi difasang begono, kalo mereka nuntut itu brarti nunjukin mereka emang benar-benar amad goblog sangadh!!! skarang aja uda goblog…

    @antobilang/girang
    mas anto?numfang njawab komen yak?makasihh

  10. 13 rozenesia September 22, 2007 pukul 12:25 pm

    Di perempatan Gejayan rasanya juga ada spanduknya, om… :?

  11. 14 nrkhlsmjd September 22, 2007 pukul 12:35 pm

    pak pulisi emang jarang pake otak…
    terbuktikan!! disindir blak2an masih g ngerasa…
    maklumlah…upetinya dah cukup :D

    thx buat starmild…
    lain kali yg lebih ekstrim bro…

  12. 15 manusiasuper September 22, 2007 pukul 12:51 pm

    Siap-siap nyatet wasiat Anto, kali aja diculik…

  13. 16 ekowanz September 22, 2007 pukul 1:26 pm

    lha ini si anto lg diculik ke dalem candi prambanan :p

  14. 17 ekowanz September 22, 2007 pukul 1:26 pm

    lha ini si anto lg diculik ke dalem candi prambanan :p

  15. 19 cK September 22, 2007 pukul 2:18 pm

    antogirang™

    OBSESI: normal…

  16. 20 cK September 22, 2007 pukul 2:18 pm

    maksudnya jadi normal kekekekekk :lol:

  17. 22 mitra w September 22, 2007 pukul 3:11 pm

    hmmm, padahal ga semua polisi lalu lintas merokok star mild…
    ada marlboro, a mild, gudang garam… :P

    mungkin supaya polisi lalu lintas ga pada mati suri… (kan star mild bikin hidup lebih hidup… :)

  18. 24 Jendral Bayut™ September 22, 2007 pukul 3:42 pm

    untuk letnan bayutanto, sebaiknya lebih fokus saja urus SKRIPSI

  19. 25 Jendral Bayut™ September 22, 2007 pukul 3:44 pm

    anakh buah sayah adah ygh dobelh hetrixxh
    sayah harush minimalh hetrixxh

  20. 26 hoek September 22, 2007 pukul 4:02 pm

    MAS ANTOGIRANG, AJARIN SAIA BIKININ HALAMAN KAYA ARISAN GETO DUNK?!!!

  21. 27 cK September 22, 2007 pukul 4:13 pm

    @hoek
    itu tinggal aplot gambar, trus tulisannya disetting supaya kecil-kecil…
    yang bikin capek adalah ngumpulin avatarnya…
    kalau bisa sih bikinnya jangan ngikut anto punya. bikin versi sendiri aja. lebih original. :D

  22. 28 hoek September 22, 2007 pukul 5:19 pm

    hoo…begitu ya?
    saia tadi segh uda nanya langsung ama orangnya.
    bikin persi sendiri?
    hmm…akan saia pikirkan^^
    makasi cK!

  23. 29 aRuL September 22, 2007 pukul 5:46 pm

    @ anto :: tumben.. pemerhati iklan sekarang nih.. :P
    ah.. itu mah persepsinya mas anto aja, kalo saya sih tidak melihat seperti itu, hanya terlihat sebagai iklan biasah.
    kalo sebenarnya sih mau diungkit2 (dikaji lebih dalam) yah semua iklan atau reklame itukan semua berkata tidak benar, itukan tujuan mereka mempublikasi diri ajah.
    Makanya jangan percaya iklan… percaya sama pengalaman… :)

  24. 30 Resta September 22, 2007 pukul 5:54 pm

    masih mending punya obsesi yang baik.
    artinya selama ini tidak punya obsesi dan tidak punya niat untuk melayani masyarakat ya?! hehehe

  25. 31 alex September 22, 2007 pukul 6:22 pm

    Ahahahaha…
    Jadi ketawa ngakak liat iklan begitu.
    Tungguin deh, kira-kira disomasi apa nggak ya StarMild gara-gara celetukan begitu :lol:

  26. 32 venus September 22, 2007 pukul 6:31 pm

    hahahah…reality bites!

  27. 33 ayahshiva September 22, 2007 pukul 7:03 pm

    wka..wka..wka…
    kena lo kali pak polis

  28. 34 peyek September 22, 2007 pukul 7:07 pm

    saya berobsesi…. “Endonesah tanpa Silup”

  29. 35 almascatie September 22, 2007 pukul 7:39 pm

    anto bener2 senang menonton yg telanjang2
    apalagi dikantor polisi

  30. 36 almascatie September 22, 2007 pukul 7:42 pm

    aha…. kalo isilup dah masang iklan berarti duit iklan masok kantong isilup
    dan berarti ujung2nya kalo si pemilik iklan ada bahaya maka yg dikasih duit harus membela yang memberi??
    good.. makin pintar aja nih.. dulu gelap2an skarang terang-terangan
    *angkat jempol empat*

  31. 37 antobilang September 22, 2007 pukul 7:58 pm

    :mrgreen: hoek
    obsesi = berlagak tapi salah tempat…?
    boleh juga, cukup mematikan.

    :mrgreen: deKing
    mencemarkan yang sudah tercemar maksudnya?

    :mrgreen: Ina
    mata siapa dulu? hahahaha

    :mrgreen: rozenesia
    ohya, nanti om cek kalau lewat sana.

    :mrgreen: nrkhlsmjd
    wah, upeti ya? mungkin begitu.

    :mrgreen: manusiasuper
    hahahaha, wasiatku, menikahlah sama farid.

    :mrgreen: ekowanz
    huuu..ngisi komen disebelah ada orangnya. hehehe

    :mrgreen: Luthfi
    koe ki ngopo e? hehehe.

    :mrgreen: chiKa
    wah, saya berobsesi homok aja deh kalo gitu

    :mrgreen: mitra w
    hohohoho…different perspective, thanks

    :mrgreen: Jendral Bayut™
    siyap jenderal!

    :mrgreen: aRuL
    yah, silahkan untuk berbeda pendapat.
    tapi ini benar-benar berbeda dan mengusik.

    :mrgreen: Resta
    ya, mungkin benar begitu

    :mrgreen: alex
    adakah iklan serupa di aceh?

    :mrgreen: venus
    hayah, nggo basa enggres, nggaya!

    :mrgreen: ayahshiva
    hahaha, pas silupnya masih nggak nyadar.

    :mrgreen: peyek
    whaduh, nanti mereka mo cari duit darimana pak?
    hehehehe

    :mrgreen: almascatie
    [dulu gelap2an skarang terang-terangan]
    sebuah kata-kata menarik!

  32. 38 alex September 22, 2007 pukul 8:54 pm

    adakah iklan serupa di aceh?

    Belum pernah liat, Nto.
    Tapi ada reklame milik Polantas yang *ueeghhh…* ndak kreatif banget. Nyomot abis dari iklan Mild yang “Taat cuma kalo ada yang liat”.
    Heh! Ngambil iklan orang majang pula lagi di depan kantornya :lol:

  33. 40 WW September 22, 2007 pukul 10:03 pm

    hehehe dasar PO**SI pekok disindir gak ngerasa

  34. 41 roffi September 22, 2007 pukul 11:22 pm

    nice observation. Apakah mungkin mereka bikin reclame ga mikir dampaknya.. keliatannya sih asal jadi aja. Pasti reklame proyekan itu.

  35. 42 almascatie September 22, 2007 pukul 11:23 pm

    @anto
    dikaw jga mulai berubah nih…
    uhmmm *pertimbangkan ah*
    :lol”

  36. 43 abeeayang September 23, 2007 pukul 3:01 am

    weleh………
    si anto sekarang jadi pemerhati iklan……. :-)
    layak neh dapet penghargaan satya lencana adhi adji mumpung logatapo ngehe dari gubernur jendral orang gila alias sinthing alias gelow…….
    ;-) :-) ;;-)

  37. 44 baliazura September 23, 2007 pukul 3:38 am

    mudah mudahan aja obsesinya dijalankan
    tapi klo liat ‘polisnya’ dan acak kadul,ruwet,kusut,ga genah,sablengnya tetekbengek yang terjadi di INA,sepertinya …………??

    *geleng-geleng*

  38. 45 maztikno September 23, 2007 pukul 4:37 am

    bukan basa-basi juma obsesi doang :D

  39. 46 extremusmilitis September 23, 2007 pukul 4:41 am

    lho belon tahu ya…itu kan ada setorannya, gede lagi…
    cukup buat ngebiayain aku dan cucu-cucuku
    :mrgreen:

  40. 47 ndoro kakung September 23, 2007 pukul 5:08 am

    ada dua kemungkinan: pembuat iklan ndak sadar kalau sudah menelanjangi polisi atau polisinya yang nggak sadar sudah ditelanjangi. nice post, nto!

  41. 48 arxizm September 23, 2007 pukul 5:12 am

    hahahaha…..
    baru nyadar…
    :)

  42. 49 mardun September 23, 2007 pukul 5:25 am

    ya gini ini, polisi punya impian kok nggak boleh :P

    kasian kan mereka, dirasani orang banyak terus…… sekalinya punya impian harus disampaikan lewat iklan :P

  43. 50 fikriana September 23, 2007 pukul 5:30 am

    owalah ternyata para pelayan masyarakat seperti itu, terus berburu keadilan mas, bagaimanapun mereka di bayar untuk menjadi pelayan yang baik, yo to. salam kenal, mampir ke blogku

  44. 51 antobilang September 23, 2007 pukul 5:44 am

    :mrgreen: alex
    sepertinya perlu tim kreatif untuk buat plang kantor polisi yang lebih cihuy. kau mau lex mendesainkan satu plang bagus buat mereka?

    :mrgreen: Anang
    wogh, mas anang juga sangar! hehehe

    :mrgreen: WW
    Hahaha, begitulah.

    :mrgreen: roffi
    iya kang, proyek yang aneh, hehehe

    :mrgreen: almascatie
    asik… kakak ipar ya?

    :mrgreen: abeeayang
    buat kamu aja deh penghargaannya.

    :mrgreen: baliazura
    kalo gak kesampaian artinya polisi obsesif dong?
    hehehe

    :mrgreen: maztikno
    ya ya ya, begitulah kira-kira.

    :mrgreen: extremusmilitis
    oh, ada mbahnya silup nih, hehehe

    :mrgreen: ndoro kakung
    atau pura-pura nggak sadar kalau sedang ditelanjangi, ndoro? hehehe.
    trims ndoro…

    :mrgreen: arxizm
    syukurlah kalau sudah siuman.

    :mrgreen: mardun
    wogh, bukan ngerasani dun, tapi mengolok-olok. beda tho?
    hehehehe

    :mrgreen: fikriana
    bener mbak, mereka itu udah dibayar kok dan masih minta tambahan lewat razia-razia kendaraaan makanya harus diawasi, hehehe

  45. 52 kakeko September 23, 2007 pukul 7:08 am

    Pertama kali bacanya aku juga sudah tertawa, tapi ternyata banyak yang berpikiran hal yang sama yah, syukur deh :)

  46. 53 imcw September 23, 2007 pukul 7:22 am

    apa sih yang tidak bisa dibeli di negeri ini?

  47. 54 merahitam September 23, 2007 pukul 7:40 am

    Polisinya pura-pura gak peduli kali. Yang penting kan sudah dibayar dan dapet jatah rokok terus. Kurang apalagi coba?

  48. 55 Mihael "D.B." Ellinsworth September 23, 2007 pukul 8:04 am

    Seperti biasa, masih menunggu oknum – oknum calon pungli untuk mendamprat empunya blog ini. :mrgreen:

  49. 56 extremusmilitis September 23, 2007 pukul 8:12 am

    oh, ada mbahnya silup nih, hehehe

    betul…betul…tebakan anda betul… 8)
    makanya dari tadi saya diam-diam saja dengan mulut tertutup
    dan tahu tidak setorannya itu nolnya ada 12 digit, harus 13 tapi saya tidak mau, karena angka itu kan angka sial ;)

  50. 57 Paijo September 23, 2007 pukul 8:17 am

    Bravo … kreatif amat tuh pembuat iklannya, salam eksperimen.

  51. 58 aRuL September 23, 2007 pukul 9:26 am

    wekz ada yang kopipes tulisan ini… :)

  52. 59 aRuL September 23, 2007 pukul 9:30 am

    wekz cepat banget tanggapannya… sampe sudah ada tulisan “fotocopi nih” sama monyetnya. :P

  53. 61 aRuL September 23, 2007 pukul 9:34 am

    quadtrikz.. sudah ada postingannya lagi.. :)

  54. 62 alex September 23, 2007 pukul 9:46 am

    @ anto

    sepertinya perlu tim kreatif untuk buat plang kantor polisi yang lebih cihuy. kau mau lex mendesainkan satu plang bagus buat mereka?

    Apa mereka juga mau mendisainkan kartu bebas tilang seumur hidup seperti di permainan monopoli itu? :mrgreen:

  55. 63 asukowe September 23, 2007 pukul 11:33 am

    Sep banget iklannya, kok aku enggak pernah liat ya? padahal aku tinggal di Jogja, artinya tuh…

  56. 64 raka berkata September 23, 2007 pukul 11:51 am

    Kok aku as orang jogja yang baru sebulan gak pnah liat ya!!!
    Tapi sayangnya udah ditelanjangi tetep gak mau berubah kan?!!!!?
    Ya gak seh…..!!!!

  57. 65 Shelling Ford September 23, 2007 pukul 12:49 pm

    sebelum dicopot malah ditutupi pake kertas dulu lho neonboxnya, kekekekeke!

  58. 66 pr4s September 23, 2007 pukul 1:40 pm

    Belom pernah liat tuh…..

  59. 67 telmark September 23, 2007 pukul 1:44 pm

    namanya Polisi. asal ada untung, malu didapatpun rasanya kaga ngaruh.

    Nto, ntu tb kok sama persis ? (22indra`s weblog). disengaja ?

  60. 68 alex September 23, 2007 pukul 1:58 pm

    Melihat ada dua komen diatas yan mengaku warga Jogja dan belum pernah melihat iklan itu, maka patut dicurigai ini adalah konspirasi™ antara Antogirang™ dengan oknum-oknum™ di kepolisian untuk ngejar publikasi ala seleb…

    *siap-siap nangkis kalo digampar sama anto* :mrgreen:

  61. 69 alex September 23, 2007 pukul 2:00 pm

    halah… typo :(

    Eh, dibayar berapa sama polantas biar mereka bisa masuk iklan dan diomongi ala seleb begini, Nto? :lol:

    *minggat*

  62. 70 alex September 23, 2007 pukul 2:01 pm

    Udah dua komen. Sayang juga kalo ndak hetrik.
    :cool:

  63. 71 Mrs. Neo Forty-Nine September 23, 2007 pukul 2:51 pm

    setidaknya masih ada obsesi Mas…
    ehem
    :lol:

  64. 72 mbelgedez September 23, 2007 pukul 4:17 pm

    KALO NDAK SALAH, DI DAERAH MARGONDA, DEPOK PERNAH SAYAH LIAT NYANG BEGITUAN. TAPI NDAK TAU SEKARANG MINGSIH ADA APA NDAK..

  65. 73 cK September 23, 2007 pukul 4:55 pm

    anto seleb. blognya dikupipes… :mrgreen:

  66. 74 aRuL September 23, 2007 pukul 5:31 pm

    eh bayangin posting ini berada di posisi 2 BOTD trus yang copipes itu berada di urutan 22… woow…. mau mengejar…

  67. 75 erander September 24, 2007 pukul 1:37 am

    Obsesi atau utopia ya Nto? .. duuhh, padahal bentar lagi hari Bhayangkara loh.

  68. 76 annots September 24, 2007 pukul 2:57 am

    sepertinya objek kita pernah sama boss, hehehehe

  69. 77 alimahmudi September 24, 2007 pukul 2:59 am

    kalian semua itu bilang sebagai sebuah obsesi tapi aku bilang itu hanya sebagai………???????
    EEEMANSIPASI doank ya gak?

  70. 79 morishige September 24, 2007 pukul 4:03 am

    haha.. keren, nto..
    gw dah liat postingan lo yang dibajak..
    jadi ada gambar monyet bilang, “fotokopi nih..!!”
    btw ajarin dong gw caranya…
    hehe…

  71. 80 ankerzone September 24, 2007 pukul 4:47 am

    Obsesi : Tidak Terobsesi

  72. 81 dobelden September 24, 2007 pukul 5:15 am

    saya liat di polsek KM 9.5 masih ada kayaknya… dan kemungkinan besar di kantor2 polisi se DIY sudah di pasangi Iklan ini,,

    coba nanti saya liat yg didaerah magelang… sekalian mo jalan2 kesana :D

  73. 82 atmo4th September 24, 2007 pukul 5:26 am

    wah, di kota saya gak ada yang kaya gitu…

  74. 83 alimahmudi September 24, 2007 pukul 7:51 am

    gak ada malang bener kota kamu

  75. 84 funkshit September 24, 2007 pukul 8:50 am

    ya.. itu emang cuman obsesi aja kok .. .

  76. 85 siawhietji September 24, 2007 pukul 11:01 pm

    Iklan rokok sekarang pada kreatif-kreatif yah.

    Di kotaku (Surabaya) juga ada tuh iklan rokok yang cool, bunyinya “Siang ditahan-tahan, Malam balas dendam”. Iklan yang sarat makna dan pesan moral ini sampai-sampai bikin salah satu anggota DPRD mencak-mencak, dia bilang tuh iklan bisa melukai umat muslim. Dasar wakil rakyat, bisanya cuman treak-treak omong kosong, pemikirannya dangkal banget. Padahal tu iklan kan ngingetin kalo seharusnya kita, umat muslim, untuk berpuasa sepuasa-puasanya. gak kayak realita di mayarakat, kebanyakan masih cuman nahan laper dan haus (termasuk aku juga, hehehe). tul gak?

  77. 86 harriansyah September 26, 2007 pukul 9:15 am

    kritik yg mantab
    lucunya kenapa polisinya setubuh satu neon box ya

  78. 87 rd Limosin September 26, 2007 pukul 2:30 pm

    iklan yang mana ya??

    *coba inget²*

  79. 88 iram Desember 5, 2007 pukul 11:40 am

    star losta emang bisa bikin aparat senang seolah2 kantornya tambah assesoris dengan mild masta nya.

  80. 89 Indonesia-Ku Desember 5, 2007 pukul 1:23 pm

    serem, belum pernah lihat di surabaya

  81. 90 iwan Agustus 28, 2008 pukul 3:13 pm

    satu kata buat polisi…………………anjing!


  1. 1 Iklan Starmild ‘Telanjangi’ Polisi « 22indra’s Weblog Lacak balik pada September 23, 2007 pukul 8:09 am
  2. 2 Fotocopy Blog? « antobilang Lacak balik pada September 23, 2007 pukul 9:28 am
  3. 3 Antara Blogging dan Kebiasaan Berkomentar dari Belakang « Chaos Region Lacak balik pada September 25, 2007 pukul 8:50 am
  4. 4 Preman Berseragam « Fortynine’s Notes Lacak balik pada Oktober 22, 2007 pukul 4:38 pm
  5. 5 Anda Peduli? « cK stuff Lacak balik pada Desember 1, 2007 pukul 8:20 am
  6. 6 Preman Berseragam « Generasi Biru Lacak balik pada Desember 10, 2007 pukul 7:03 pm

Tinggalkan Balasan